Feature

Bazar Milad Muhammadiyah Diserbu Pengunjung

39
×

Bazar Milad Muhammadiyah Diserbu Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Bazar Milad Muhammadiyah berlangsung meriah di area Perguruan Muhammadiyah Lumajang, Sabtu (15/11/2025) pagi.
Pengunjung memadati bazar milad Muhammadiyah halaman di Perguruan Muhammadiyah Lumajang. (Tagar.co/Helmi)

Tagar.co – Bazar Milad Muhammadiyah berlangsung meriah di area Perguruan Muhammadiyah Lumajang, Sabtu (15/11/2025) pagi.

Gelaran bersamaan dengan pelaksanaan jalan sehat milad ke-113 Muhammadiyah. Menghadirkan 20 stan UMKM.

Bazar dikelola Panitia Milad Muhammadiyah Lumajang melalui tiga penanggung jawab bazaar. Yaitu Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Siti Robi’ah, Ketua Divisi UMKM Azkiq Fithri, dan tim MEK dan pengurus Ikatan Saudagar dan Wirausaha Aisyiyah (Iswara).

Bazar dibuka pukul 05.30 hingga 13.00 dengan alur pengunjung yang tertib di bawah pengawasan petugas keamanan.

Pengunjung mulai memadati area sejak pagi, terutama setelah peserta jalan sehat menyelesaikan rute.

Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari minuman segar, jajanan khas, camilan lokal, hingga merchandise.

Dua produk yang paling menarik perhatian adalah bumbu pecel Jatiroto dan kopi susu lereng Semeru.

Ketua Divisi UMKM, Azkiq Fithri, menyampaikan, kolaborasi menjadi salah satu kekuatan bazar tahun ini.

”Sebagian stan bekerja sama dengan sekolah dan perguruan untuk menampilkan produk lokal. Kami ingin memberi ruang seluas mungkin bagi UMKM agar semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  UMKM Dominan, Industrialisasi Terlambat: Alarm bagi Ekonomi Nasional

Nadya, salah satu UMKM, mengaku acara tahun ini terasa lebih variatif. “Pilihan produknya lebih banyak dari tahun lalu. Jadi lebih seru muter-muter stan,” tuturnya.

Sementara Attar, pengunjung, mengatakan, datang mencoba beberapa stan yang menarik.

“Yang paling bikin penasaran itu persewaan robot kontrol. Langsung rame dari pagi,” katanya.

Penjualan Ramai

Respons positif juga datang dari pelaku UMKM. Angger Jannata Naim, pemilik stan Win Kopi Tansuke mengungkapkan penjualan hari itu cukup memuaskan.

“Alhamdulillah, penjualan kami tembus sekitar empat ratus ribu. Acaranya rapi, cuma sempat hujan sebentar, tapi tetap ramai. Kalau tahun depan dibuat lebih besar, pasti lebih mantap,” ujarnya.

Untuk memastikan kenyamanan, panitia menyediakan tenda, meja stan, suplai listrik, tempat sampah, serta denah area bazar.

Kebersihan lokasi terjaga berkat tim kebersihan yang aktif berkeliling.  Petugas juga ditempatkan di beberapa titik halaman untuk menjaga keamanan acara.

Panitia mengatakan, hingga bazar ditutup tidak ada laporan kehilangan maupun antrean yang berpotensi mengganggu.

Dokumentasi kegiatan ditangani oleh tim khusus yang bertugas mengambil gambar suasana bazar, keramaian pengunjung, hingga transaksi jual beli.

Baca Juga:  Limbah Kain Perca Berubah Jadi Buket Menarik

Bazar milad ke-113 Muhammadiyah ditutup dengan capaian positif, sekaligus menunjukkan bahwa ruang UMKM lokal di Lumajang terus tumbuh melalui kegiatan komunitas seperti ini. (#)

Jurnalis Okta Melysa Putri  Penyunting Sugeng Purwanto