
Bingkisan Lebaran berisi beras 3 Kg, minyak 1 liter, gula 1 Kg, mi, dan teh celup. Barang-barang ini berasal dari infak jemaah yang dikumpulkan oleh Majelis Pembina Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial.
Tagar.co – Bagi bingkisan Lebaran dan pengajian Ramadan diadakan PCM Lakarsantri mulai Ahad (23/3/2025) hingga Senin (24/3/2025) pagi.
Bakti sosial bagi bingkisan Lebaran berlangsung di Masjid Al-Qohhar Lidah Kulon, Ahad pagi. Membagikan 110 paket sembako dan 80 santunan yatim.
Masjid Bahrul Ulum Sepat Lidah Kulon juga membagikan 50 bingkisan kepada kaum duafa.
Kemudian Majelis Pembina Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (MKKS) kerja sama dengan Majelis Tabligh mengadakan pengajian Ramadan dan bagi bingkisan Lebaran bertempat di Masjid Baitul Halim MI Muhammadiyah 28 Jln. Raya Bangkingan 46 Surabaya, Ahad sore.
Sedangkan MI Muhammadiyah 28 mengadakan bakti sosial bagi bingkisan Lebaran pada Senin (24/3/2025) pagi.
Guru dan murid membagikan 80 bingkisan kepada warga Bangkingan di sekitar madrasah.
Acara Ahad sore dihadiri jemaah dari enam Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Lidah Kulon, Lakarsantri, Sumurwelut, Lidah Wetan, Bangkingan, Jeruk, guru MI Muhammadiyah 28 dan TK ABA 59.
Pengajian Ramadan diisi oleh Musa Abdullah, bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Dalam acara itu Ketua PCM Lakarsantri Sugeng Purwanto menyerahkan secara simbolis bingkisan Lebaran kepada petugas kebersihan madrasah, Jumain.
Setelah itu enam perwakilan PRM menerima tujuh bingkisan dari Ketua MKKS Syaiful Anang untuk dibagikan kepada aktivis persyarikatan di kampungnya.
Bingkisan Lebaran berisi beras 3 Kg, minyak 1 liter, gula 1 Kg, mi, dan teh celup. Barang-barang ini berasal dari infak jemaah yang dikumpulkan oleh Majelis Pembina Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (MKKS).
Dalam sambutannya Sugeng Purwanto mengatakan, senang sekali anggota majelis dan amal usaha telah berinisiatif mengadakan kegiatan sesuai program yang diputuskan dalam rapat kerja di awal tahun.
”Kalau semua majelis sebagai unsur pembantu pimpinan menjalankan kegiatannya sesuai program yang dibuat, ini tanda organisasi PCM bergerak dan berkembang dengan baik,” katanya.
Kegiatan ini, sambung dia, merupakan wujud dari tujuan orang berpuasa Ramadan mencapai maqam tattaquun. Sebagaimana disampaikan Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 183.
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Wahai orang-orang yang berima, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa
”Berpuasa supaya kita menjadi orang bertakwa. Apakah kita ini sudah muttaqiin dapat dilihat dari ciri-cirinya yang salah satunya dijelaskan dalam surah Ali Imran: 134 لَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ,” ujarnya.
Ciri orang bertakwa, kata dia, berinfak dalam kondisi lapang maupun sempit, senang maupun susah. ”Orang berinfak dalam kondisi senang, ada duit, itu biasa. Sungguh luar biasa orang yang dalam kondisi sempit, miskin, susah masih mau berinfak,” tandasnya. (#)
Jurnalis Ichsan Mahyuddin Penyunting Sugeng Purwanto












