
Anggota DPR RI Ahmad Labib menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sekaligus menyerap aspirasi nelayan HNSI Lamongan terkait kendala bahan bakar dan infrastruktur laut demi kesejahteraan masyarakat.
Tagar.co — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Labib, menyapa masyarakat pesisir dalam agenda Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada Rabu, 24 Desember 2025. Perwakilan rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur X yang meliputi Lamongan dan Gresik ini menemui sedikitnya 150 nelayan di Kantor Sekretariat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Ahmad Labib menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan tanggung jawab konstitusional untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara merata. Ia memandang nelayan sebagai elemen penting yang harus menjaga keutuhan bangsa melalui pemahaman ideologi yang kuat.
“Kehadiran kami di sini tidak semerta-merta melakukan sosialisasi lalu sudah, tetapi ini adalah mandat konstitusi yang mana nilai-nilai 4 pilar ini harus sampai kepada masyarakat secara merata agar bangsa ini dapat bersama-sama kita jaga dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Labib di hadapan para peserta.
Ia menekankan, implementasi nilai-nilai luhur bangsa harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Upaya ini bertujuan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga kedaulatan NKRI dari akar rumput, khususnya masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan yang menjadi garda terdepan di wilayah pesisir.

Solusi Bahan Bakar dan Kesejahteraan Nelayan
Selain memaparkan nilai kebangsaan, momen ini menjadi ruang bagi para nelayan untuk mengadukan nasib mereka. Ketua HNSI Kabupaten Lamongan, Haji Sukti, dan anggota DPRD Kabupaten Lamongan, Suyatmoko, turut mendampingi Labib untuk memastikan setiap keluhan warga mendapat tindak lanjut yang tepat sasaran.
Isu utama yang mencuat dalam dialog tersebut adalah sulitnya akses bahan bakar bagi nelayan. Para peserta mengaku sering mengalami kendala distribusi yang menghambat produktivitas mereka saat hendak melaut.
Menanggapi keresahan tersebut, Ahmad Labib berkomitmen untuk segera melakukan koordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait. Ia berkomitmen menjamin kelancaran pasokan bahan bakar bagi nelayan lokal.
Tidak hanya urusan bahan bakar, para nelayan juga menyampaikan keluhan mengenai pendangkalan laut yang menghambat aktivitas sandar kapal. Labib mencatat seluruh aspirasi tersebut sebagai prioritas kerja yang akan ia perjuangkan di tingkat pusat maupun daerah. Ia berjanji akan mengupayakan penyelesaian masalah ini secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.
“Forum sosialisasi sekaligus dengar aspirasi nelayan ini merupakan hak kemerdekaan yang harus diwujudkan dalam rangka mewujudkan 4 pilar kebangsaan,” tegas Labib menutup pertemuan tersebut. (#)
Jurnalis Aden Hubbil Khoiri Penyunting Sayyidah Nuriyah












