Feature

Kuliah Ahli Teknik Industri UMG Kupas Peran Strategis Engineer di Dunia Proyek

79
×

Kuliah Ahli Teknik Industri UMG Kupas Peran Strategis Engineer di Dunia Proyek

Sebarkan artikel ini
narasumber, dosen, dan mahasiswa dalam kegiatan Kuliah Ahli Program Studi Teknik Industri UMG bertema “Peran Engineer dalam Manajemen Proyek: Menghubungkan Aspek Teknis dan Manajerial” yang berlangsung di Hall Sang Pencerah UMG, Selasa (6/5/2026).

Program Studi Teknik Industri UMG menggelar kuliah ahli bertema manajemen proyek dengan menghadirkan alumni profesional untuk membekali mahasiswa wawasan dunia industri dan peran strategis engineer.

Tagar.co – Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan dunia akademik dan industri melalui kegiatan Kuliah Ahli bertema “Peran Engineer dalam Manajemen Proyek: Menghubungkan Aspek Teknis dan Manajerial”, Rabu (6/5/26)

Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam bagaimana seorang engineer dituntut tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dalam dunia kerja profesional.

Baca juga: Teknik Industri UMG Dorong Keberlanjutan Sarung Tenun lewat Rekayasa Cerdas

Kuliah ahli tersebut menghadirkan dua alumni Teknik Industri UMG yang telah berpengalaman di bidang industri dan manajemen proyek, yakni Roy Abdul Rahman, S.T., yang saat ini menjabat sebagai Construction Manager PT Hikari Teknologi Indonesia, serta Muhammad Saifuddin, S.T., M.M. Kehadiran keduanya memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan kebutuhan kompetensi di dunia industri saat ini.

Baca Juga:  Teknik Industri UMG Dorong Keberlanjutan Sarung Tenun lewat Rekayasa Cerdas

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Teknik UMG, Dr. Misbah, S.T., M.T. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri untuk menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing menghadapi perkembangan zaman.

“Mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan teori, tetapi juga pengalaman dan wawasan praktis dari para profesional industri agar lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Program Studi Teknik Industri UMG, Akhmad Wasiur Rizqi, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Ahli merupakan bagian dari komitmen program studi dalam memperluas wawasan mahasiswa terkait implementasi keilmuan teknik industri di lapangan kerja.

Penyerahan sertifikat kepada narasumber dalam kegiatan Kuliah Ahli Program Studi Teknik Industri UMG bertema “Peran Engineer dalam Manajemen Proyek: Menghubungkan Aspek Teknis dan Manajerial”, Selasa (6/5/2026).

Dalam sesi pemaparan materi, Roy Abdul Rahman menjelaskan bahwa peran engineer dalam sebuah proyek tidak lagi terbatas pada aspek teknis semata. Seorang engineer juga harus mampu menjadi penghubung antara kebutuhan teknis dan strategi manajerial agar proyek dapat berjalan efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Sedangkan Muhammad Saifuddin mengatakan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga manajemen waktu menjadi sejumlah kompetensi yang dinilai penting untuk dimiliki oleh seorang engineer profesional. Mereka juga membagikan pengalaman langsung terkait tantangan pengelolaan proyek di lapangan, mulai dari koordinasi tim hingga penyelesaian masalah dalam proyek konstruksi dan industri.

Baca Juga:  Lulusan Terbaik UMG Sulap Limbah Kepuh Jadi Energi Alternatif

Suasana kuliah berlangsung interaktif. Mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengalaman kerja, tantangan industri, hingga peluang karier bagi lulusan Teknik Industri.

Ketua Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik Akhmad Wasiur Rizqi, S.T., M.T., berharap melalui kegiatan ini mahasiswa dapat memperoleh wawasan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Menurutnya, selain menjadi media sharing knowledge, kegiatan Kuliah Ahli juga diharapkan mampu mempererat kerja sama antara kampus dan dunia industri dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan meraih kesuksesan karier di masa depan. (#)

Jurnalis Hidayat Penyunting Mohammad Nurfatoni