
Sakatek Kreatif Teknologi mengajak generasi muda Tulungagung belajar budidaya ikan hias, memadukan kreativitas, produktivitas, dan literasi digital.
Tagar.co — Sebanyak 50 pemuda Tulungagung mengikuti Pelatihan Manajemen dan Pemasaran Budidaya Ikan Hias yang digelar digelar Sakatek Kreatif Teknologi di kawasan Minapolitan di Minapolitan, Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Ahad (30/11/25).
Peserta datang dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga wirausahawan pemula, dengan rentang usia 16–30 tahun.
Baca juga: Saatnya Mahasiswa Jadi Penggerak Bisnis Hijau
Ketua Sakatek Kreatif Teknologi M. Ilham Nurhakim menjelaskan, pelatihan ini menjadi bagian dari program penguatan kapasitas ekonomi pemuda yang dirancang untuk menjawab tantangan sosial dan ekonomi di era digital.
“Tujuannya tidak sekadar memberikan keterampilan baru, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan pola pikir produktif di kalangan generasi muda,” ujarnya. “Lebih khusus, lanjutnya, kegiatan ini sebagai upaya mengalihkan mereka dari praktik judi online.”
Teori dan Suvenir Ikan
Acara menghadirkan Aminatul Isnaini K., S.Pd., M.Pd., eksportir ikan hias sekaligus pemilik Goldfish Family, sebagai narasumber utama.
Ia membagikan pengalaman langsung mengenai manajemen budidaya ikan hias, mulai dari pemilihan indukan, pengelolaan kualitas air, pencegahan penyakit, hingga strategi pembesaran ikan hias bernilai jual tinggi.
Selain itu, peserta juga mempelajari inovasi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial sebagai etalase usaha, strategi branding, serta peluang ekspor ikan hias di pasar global.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, setiap peserta memperoleh suvenir berupa ikan hias yang dapat dipelihara di rumah. Menurut M. Ilham Nurhakim, langkah ini tidak hanya simbolis, tetapi mendorong peserta untuk langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh dan mencoba memulai usaha kecil secara mandiri.
“Pengalaman memelihara ikan hias menjadi langkah awal konkret dalam membangun kemandirian ekonomi pemuda,” ujarnya.

Langkah ke Depan
Dia menjelaskan program ini terselenggara berkat dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui hibah Good Game 2025. “Dukungan tersebut memungkinkan Sakatek menghadirkan pelatihan berkualitas, relevan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ilham menegaskan komitmen Sakatek Kreatif Teknologi untuk terus menyelenggarakan program serupa sebagai bagian dari agenda berkelanjutan. “Ke depan, kami berencana menghadirkan pelatihan berbasis literasi digital, ekonomi kreatif, dan kewirausahaan teknologi,” ungkapnya.
Dengan konsistensi tersebut, dia berharap Sakatek Kreatif Teknologi menjadi wadah pengembangan kompetensi dan kreativitas yang mampu memperkuat daya saing sekaligus ketahanan pemuda Tulungagung di tengah tantangan era digital. (#)
Jurnalis Eka Imbia Agus Diartika Penyunting Mohammad Nurfatoni












