Feature

Mariya Ernawati: Pemimpin Berprestasi yang Menyalakan Semangat Literasi Siswa

27
×

Mariya Ernawati: Pemimpin Berprestasi yang Menyalakan Semangat Literasi Siswa

Sebarkan artikel ini
Kepala SMKN 2 Buduran Sidoarjo Dra. Hj. Mariya Emawaty, M.M. (kiri) bersama Erna Kusumawati, S.P., M.M., Kepala Bidang Pengolahan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo. (Yekti Pitoyo/Tagar.co)

Mariya Ernawati, Kepala SMK Negeri 2 Buduran, dikenal luas sebagai penggiat literasi dan pendidik berprestasi nasional. Jejak kiprahnya dalam memimpin, menulis, dan memberdayakan siswa terus memberi inspirasi bagi dunia pendidikan.

Tagar.co – Suasana hangat menyelimuti kegiatan Bedah Buku “Aku (Tidak) Baik-Baik Saja” yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, Selasa (21/10/2025).

Di antara para pendidik dan pelajar yang hadir, tampak sosok yang akrab bagi dunia literasi Jawa Timur: Dra. Hj. Mariya Ernawati, M.M., Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Sidoarjo.

Baca juga: Erna Kusumawati dan Sedekah Ilmu: Mengubah Perpusda Sidoarjo Jadi Rumah Pengetahuan

Mariya hadir tidak hanya sebagai undangan, tetapi juga sebagai inspirasi yang menyala. Ia duduk berbaur bersama siswa SMA dan SMK peserta bedah buku, menyimak dan berbagi pandangan. Setiap ucapannya seolah menghidupkan kembali semangat membaca yang kadang terlupa.

“Literasi bukan hanya membaca buku, tapi memahami makna hidup dan membagikannya kepada orang lain,” tuturnya pelan, namun menyentuh.

Dari Guru Berprestasi hingga Pemimpin Sekolah Visioner

Lahir di Ngawi, Mariya memulai perjalanan sebagai PNS di SMKN 3 Surabaya pada 1993. Disiplin, dekat dengan siswa, dan tak kenal lelah berinovasi — reputasi itu mengiringinya hingga dipercaya menjadi Kepala SMKN Palang Tuban (2019) lalu Kepala SMKN 2 Buduran (2020–sekarang).

Baca Juga:  Menjaga Dongeng Tetap Mendidik di Tengah Ledakan Imajinasi Anak

Di bawah kepemimpinannya, SMKN 2 Buduran menjelma menjadi sekolah vokasi berkarakter dengan prestasi menembus dunia. Siswa-siswanya telah mengharumkan nama Indonesia di Brunei Darussalam, Korea, Australia, China, hingga Jepang.

Deretan Penghargaan yang Memantapkan Langkah

Mariya mencatat banyak cukup panjang apresiasi:

  • Mahasiswa Teladan (1989)

  • Guru SMK Berprestasi Nasional (2015)

  • Duta Vokasi Internasional di Ningbo, China (2018)

  • Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha (2023)

  • Pemegang Rekor MURI Syair Internasional (2023)

  • Juara 1 Gerakan Sekolah Sehat Nasional (2024)

  • Juara Nasional Sekolah Juara (2025)

  • Innovative Government Award (2025)

Namun baginya, penghargaan bukan tujuan utama, melainkan buah dari kerja kolektif sekolah yang penuh ketulusan.

Menulis sebagai Ibadah Intelektual

Selain memimpin sekolah, Mariya aktif menulis artikel populer dan esai pendidikan. Ia sempat meraih:

  • Penulis Terbaik Media Jawa Timur (2023)

  • Juara 1 Artikel Ilmiah Populer tingkat nasional (2025)

Menulis, baginya, adalah cara merawat akal dan nurani.

“Menulis itu bagian dari ibadah intelektual. Dari tulisan, kita bisa meninggalkan jejak pemikiran yang bermanfaat,” ucapnya sambil tersenyum.

Baca Juga:  Aisyiyah Ajak Lansia Tetap Bergerak di Usia Senja

Menyalakan Cahaya Perubahan lewat Literasi

Mariya percaya, pendidikan sejati bukan hanya tentang nilai akademik, melainkan pembentukan karakter dan kecintaan pada ilmu. Ia berusaha menanamkan itu di setiap aktivitas sekolah.

“Kunci keberhasilan adalah ketulusan hati. Kalau kita bekerja dengan hati, hasil terbaik akan datang dengan sendirinya,” pesannya.

Kini, nama Mariya Ernawati menjadi salah satu teladan di dunia pendidikan Sidoarjo. Ia membuktikan bahwa guru yang mencintai literasi tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga menyalakan cahaya perubahan di hati generasi muda — cahaya yang kelak akan menerangi masa depan bangsa. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni