Feature

Pelepasan Santri TPA Al-Ikhlash 014 Sendangagung: Tangis Haru di Panggung Hijau

27
×

Pelepasan Santri TPA Al-Ikhlash 014 Sendangagung: Tangis Haru di Panggung Hijau

Sebarkan artikel ini
Para wisudawan TPA Al-Ikhlash 014, saat melaksanakan prosesi wisuda (Tagar.co/Anita Pradista)

Tangis haru mewarnai wisuda 19 santri TPA Al-Ikhlash 014 Sendangagung. Panggung hijau, mawar putih, dan pesan agar tak pernah meninggalkan Al-Qur’an jadi saksi pagi penuh berkah.

Tagar.co — Pagi yang cerah secerah hati para ustaz dan ustazah di TPA Al-Ikhlash 014, Sendangagung, Paciran, Lamongan. Senin (16/6/2025) itu, halaman yang tak seberapa luas penuh warna hijau wardah, senada dengan gamis dan kerudung para ustazah, juga baju koko para ustaz. Semua tampil dengan wajah berseri, menyambut momen istimewa: Wisuda Santri dan Penyerahan Rapor Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025.

Panggung dihias sederhana dengan nuansa hijau segar, dipercantik bunga mawar putih di sudut-sudutnya. Sementara, warna hitam toga yang dikenakan para santri menambah haru. Sebentar lagi, 19 santri akan dilepas untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Baca juga: Bazaar Murah Aisyiyah Kranji: Belanja Sembako, Tebar Ukhuwah dan Harapan

Kepala TPA Al-Ikhlash 014, Nur Azizah, S.Pd.I., tak kuasa menahan haru ketika menyampaikan sambutan. “Waktu berjalan sangat cepat. Tak terasa hari ini anak-anak diwisuda. Terima kasih kepada para wali yang telah mempercayakan TPA Al Ikhlash 014 sebagai tempat menuntut ilmu putra-putrinya. Semoga ilmunya berkah,” ucapnya terbata.

Baca Juga:  Bakti Sosial Menjelang Ramadan, Aisyiyah Sendangagung Tebar 132 Paket Sembako

Sambil menahan tangis, ia berpesan penuh makna, “Kalian sudah kami ikhlaskan untuk mencari ilmu ke jenjang lebih tinggi. Kapan pun dan di mana pun, jangan sekali-kali meninggalkan Al-Qur’an. Tetap ngaji setiap hari di rumah, tetap konsisten, karena hal itu lebih disukai Allah.”

Acara ini juga dihadiri para tokoh Muhammadiyah dan masyarakat, antara lain sesepuh Muhammadiyah H. Abdul Ghofar; H. Munir Ahmad; Kepala SMP Muhammadiyah 12 Sendangagung Aminuddin, M.Pd.; Ketua Takmir Masjid Sendangagung Ahmad Muhtar, M.Pd.; tokoh Muhammadiyah H. Uli Nuha, dan Ibtag Kula Ma’ruf.

Deretan undangan. Dari kanan, Ibtag Kula Ma’ruf’ M. Muhtar; Aminuddin; H. Abdul Ghofar; dan Uli Nuha (Tagar.co/Sri Asian)

Daftar Wisudawan

  1. Ahmad Aqil Kholqillah bin Saeri

  2. Ahmad Faizan An Najih bin Syaiful Najih

  3. Anuggrah Sega Putra bin M. Fatah

  4. Bagus Febriansyah bin Suharsono

  5. Fahri Zafran Khoiron bin Ridalul Adha (alm.)

  6. Farra Nafisa Almuna binti Agus Farid

  7. Fidela Arawinda binti M. Supriyadi

  8. Hafidz Rafie Rabbani bin Ikfi Mubarok

  9. Hanin Najati binti Agus Salim

  10. Khaila Batrisyia Elfonda binti Henri Fonda

  11. Laura Cindi Febriani Effendy binti Deddy Effendi

  12. M. Fakhri Rizqullah bin Rozikin

  13. M. Syafi’ur Rohman bin Didik Sunawar

  14. M. Syamil Imtiyaz bin M. Arromu Harmuzi

  15. M. Zidan Arrizqi bin Bambang Dwi Iswanto

  16. Salim Abdullah Tsani bin Hariyanto

  17. Yasmin Syadza El Islamy binti Robithoh Islami

  18. Zahir Hayfalqolbie bin Kuswaji

  19. Qobus Ihsani bin Muzayyin

Baca Juga:  UMM dan Aisyiyah Paciran Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan

Selamat menapaki jenjang baru, para santri. Semoga tetap berpegang teguh pada Al-Qur’an, di mana pun berada. (#)

Jurnalis Sri Asian Penyunting Mohammad Nurfatoni