Feature

Halalbihalal Foskam SMP/MTs Gresik, Sinergi Sekolah Menghangat lewat Sate Gule Kambing

100
×

Halalbihalal Foskam SMP/MTs Gresik, Sinergi Sekolah Menghangat lewat Sate Gule Kambing

Sebarkan artikel ini
Ketua Foskam SMP/MTs Muhammadiyah Gresik, Yugo Triawanto (kiri), menyampaikan sambutan didampingi KH Affan Achwan (tengah) didampingi Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) Sulistyaningsih M.Pd., dalam kegiatan Halalbihalal 1447 di MTs Muhammadiyah 9 Wotan, Panceng, Jumat (17/4/2026). (Tagar.co/Istimewa)

Halalbihalal Foskam SMP/MTs Kabupaten Gresik menjadi ruang mempererat relasi sekaligus menyatukan langkah. Kehangatan kebersamaan, yang mengalir hingga meja sajian sate dan gule kambing, mencerminkan solidnya sinergi antarsekolah dalam memajukan pendidikan.

Tagar.co — Suasana keakraban terasa kental dalam kegiatan Halalbihalal 1447 yang digelar oleh Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) MTs-SMP Kabupaten Gresik pada Jumat (17/4/2026).

Bertempat di MTs Muhammadiyah 9 Wotan, Panceng, acara ini menjadi momentum mempererat ukhuah sekaligus memperkuat komitmen memajukan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gresik.

Baca juga: Sambil Ngadem, Pembahasan Proker Foskam SMP/MTs Gresik di Dlundung

Kegiatan ini dihadiri para kepala SMP dan MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik. Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk bertukar gagasan dan memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan.

Tausiah disampaikan oleh K.H. Affan Achwan, sesepuh Muhammadiyah Wotan, Panceng, Gresik. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya menjadikan silaturahmi sebagai sarana membersihkan kesalahan antarsesama manusia.

Baca Juga:  Program Guru Bertukar Foskam Tebar Praktik Baik

Ia juga mengingatkan agar seluruh elemen Muhammadiyah terus berkontribusi dalam membesarkan persyarikatan melalui Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di sektor pendidikan.

Sebagai Ketua Foskam MTs-SMP Muhammadiyah Gresik saya menegaskan bahwa Halalbihalal ini memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan.

“Forum ini bukan hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis bagi kepala sekolah untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah di Gresik,” pesan saya.

Keunikan acara semakin terasa melalui sajian kuliner yang dihidangkan. Sate dan gule kambing menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan. Hidangan tersebut diracik oleh tim tuan rumah, dengan bahan utama kambing hasil ternak langsung dari Muhammad Tauhid, Kepala MTs Muhammadiyah 7 Pantenan, Panceng, Gresik.

Kehangatan suasana, obrolan ringan, serta kebersamaan dalam menikmati hidangan menjadikan momen ini lebih dari sekadar pertemuan formal. Acara Halalbihalal ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda kebersamaan dan komitmen yang terus terjalin di antara para pimpinan sekolah Muhammadiyah.

Jurnalis Yugo Triawanto Penyunting Mohammad Nurfatoni