Feature

Tebak Gaya Tema Ramadan Bikin Anak Lupa Lapar saat PKDA

72
×

Tebak Gaya Tema Ramadan Bikin Anak Lupa Lapar saat PKDA

Sebarkan artikel ini
Tebak gaya bertema Ramadan menghadirkan keseruan di Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) Ramadan 1446. Anak-anak kelas I Mugeb School seketika lupa lapar sebab fokus menebak gaya temannya.
Salah satu siswa kelas I Kilimanjaro memeragakan gaya di hadapan teman kelasnya saat bermain tebak gaya. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Tebak gaya bertema Ramadan menghadirkan keseruan di Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) Ramadan 1446. Anak-anak kelas I Mugeb School seketika lupa lapar sebab fokus menebak gaya temannya.

Tagar.co – Senin (17/3/2025) sore menjadi hari yang siswa nantikan. Terutama bagi siswa kelas I dan VI SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School). Ini kali pertama mereka masuk sore untuk mengikuti PKDA Ramadan 1446.

Seperti ketika masuk sekolah pada umumnya, para siswa menjalani serangkaian pembiasaan ibadah terlebih dahulu. Mereka berdoa, murajaah hadist, tarjim Asmaul Husna, lalu mengumpulkan infak. Kegiatan ini berlangsung di kelas masing-masing bersama wali kelas.

Setelahnya, barulah mereka bermain di luar kelas bersama teman-teman di satu jenjang kelas. Siswa kelas I Alpen, Fuji, Everest, Kilimanjaro, dan Elbrust bermain di lapangan timur. Sementara siswa kelas VI Amanah, Tabligh, Shiddiq, Fatonah, dan Al-Amin bermain di halaman Ekowisata Mugeb School.

Di saat bermain bersama ini, para siswa antusias terlibat. Mereka aktif memeragakan di hadapan teman sekelas maupun menebak gaya temannya. Seketika, tak ada lagi keluhan rasa lapar muncul di antara anak-anak berbusana muslim tersebut.

Baca Juga:  Sembuh melalui Iman: Terapi Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tebak gaya bertema Ramadan menghadirkan keseruan di Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) Ramadan 1446. Anak-anak kelas I Mugeb School seketika lupa lapar sebab fokus menebak gaya temannya.
Guru kelas I menunjuk siswa di kelasnya yang banyak mengacungkan tangan untuk mencoba menjawab permainan tebak gaya. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Tebak Gaya

Keseruan bermula ketika Nur Khomariah, S.Pd memimpin permainan siswa kelas I. Ia mengajak seorang perwakilan kelas maju dan mendekatinya. Ria, sapaan akrabnya, memberikan petunjuk kata untuk mereka peragakan gayanya.

Petunjuk yang ia berikan awalnya terdiri dari dua kata. Semakin lama, semakin bertambah jumlah katanya. Semakin sulit. Paling banyak terdiri dari tiga kata.

Berawal dari kata-kata monyet lapar, gajah duduk, mengumpulkan infak, hingga shalat lima waktu. Siswa kelas I itu berusaha berpikir kreatif memperagakan kata-kata tersebut.

Beragam respon muncul. Ada yang tertawa melihat tingkah gaya temannya, ada yang bingung menebak, banyak pula siswa yang langsung mengacungkan tangan untuk mencoba menjawab.

Angin sepoi-sepoi menambah seru suasana sore itu. Umbul-umbul–bendera hijau kuning bergambar nuansa Ramadan–yang melintang di atas mereka berkobar menghiasi langit mendung.

Ini sukses menghadirkan kesejukan di tengah riuhnya siswa kelas I yang mencoba menjawab. Semangat mereka turut berkobar, hingga siap membagikan kotak-kotak takjil ke tetangga sekitar sekolah maupun para pengendara di jalan raya dekat sekolah. (*)

Baca Juga:  Warga Dupak Bandarejo Bagikan 1.125 Takjil ke Pengendara

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni