Feature

Tujuh Program Unggulan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik Tahun 2025

80
×

Tujuh Program Unggulan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Gresik, M. Fadloli Aziz saat menyampaikan program kerja, dalam raker di SMA Muhammadiyah 1 Gresi, Sabtu (1/2/25) (Tagar.co/Mohammad Nurfatoni)
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Gresik, M. Fadloli Aziz, M.Si., memaparkan tujuh program unggulan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Targetnya, pada tahun 2027 mendatang, persentase sekolah dengan akreditasi A mencapai 85 persen.

Tagar.co – Mengenakan baju batik lengan pendek dengan warna dominan cokelat, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik Gresik M. Fadloli Aziz, M.Si., menguraikan tujuh program unggulan tahun 2025.

Hal itu dia sampaikan dalam acara Rapat Kerja Majelis Dikdasmen dan PNF Se-Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Pertemuan 2 SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Sabtu (1/2/2025). Acara diikuti ketua dan sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kabupaten Gresik.

Baca juga: Hasil Survei: 85,72 Persen Wali Siswa Puas dengan Layanan Pendidikan SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Gresik

Ustaz Aziz, sapaan akrabnya, menjelaskan tujuh program itu disusun didasarkan pada pertama: Visi Pengembangan Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah hasil Muktamar Ke-48 Muhammadiyah Tahun 2022 di Surakarta.

Yaitu: Terwujudnya transformasi pendidikan dasar dan menengah berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama, holistik, dan integratif, serta menghasilkan lulusan berkemajuan dengan etos pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjawab kebutuhan zaman dengan tata kelola pendidikan unggul yang berdaya saing global dan inklusif.

Baca Juga:  Rajin Ibadah Bisa Gugur Jika Lima Hal Ini Tak Dijaga

Kedua, didasari oleh Tujuan Pendidikan Muhammadiyah: Menghasilkan lulusan yang berkemajuan dengan etos pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjawab tantangan zaman, berdaya saing global, dan inklusif yang berbasis pada Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama.    

Ketiga, dilandasi oleh Profil Pelajar Berkemajuan yang berisikan delapan poin. Yaitu: Taat beragama dan berakhlak mulia; Berbuat baik kepada orang tua, guru, dan sesama; Bermotivasi tinggi dan berprestasi; Memiliki sifat gemar membaca, menulis, dan berkreasi; Berilmu dan berkeahlian tinggi; Watak disiplin, kerja keras, dan mandiri; Bekerjasama dan berada di masyarakat; dan Cinta bangsa dan cinta kemanusiaan semesta.    

Tujuh Program Unggulan

Sebelum menyampaikan tujuh program unggulan majelisnya, Ustaz Aziz, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 80 sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik dengan jumlah siswa mencapai 14.403 orang.

Jumlah siswa itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2023 yang berjumlah 13.733. “Majelis Dikdasmen dn PNF PDM Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sekolah dan madrasah tersebut,” katanya.

Dengan menggunakan slide-slide yang menarik, dia menjelaskan progam-program Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik tahun 2025 yang dia kelompokkan menjadi tujuh program utama atau unggulan, yaitu:

  1. Penguatan Keunggulan Sekolah: Program ini meliputi 10 subprogram, yaitu pendampingan keunggulan dan akreditasi; rapat kerja; rapat koordinasi; school visit, monitoring dan supervisi sekolah; lomba lingkungan sekolah sehat; Podcast Lentera; pembuatan video profil sekolah; pendataan sekolah dan verbal GTK di Dapodik; monev dan tinfak lanjut layaan sekolah; serta pendampingan sekolah penyelenggara Majelis Dikdasmen dn PNF PDM Gresik.
  2. Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah: Terdiri dari dua program yakni diklat peningkatan kompetensi kepala sekolah serta seleksi calon kepala dan wakil kepala sekolah    
  3. Peningkatan Kualitas Guru: Meliputi workshop inovasi pembelajaran; training of trainer olimpiade sains; penguatan literasi dan numerasi; penguatan ideologi Muhammadiyah guru dankKepala sekolah serta simposium nasional guru Muhammadiyah.    
  4. Peningkatan Skill Tenaga Kependidikan: Diklat pengelolaan perpustakaan sekolah.  
  5. Peningkatan Budaya Mutu Peserta Didik: Festival Faqih Usman ke-9; pembinaan olimpiade dan festival sains; serta ujian sekolah Ismuba (PAS, PAT, dan USM).
  6. Penguatan Pendidikan Nonformal (PNF): Menyelenggarakan lembaga kursus pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (Sekolah Coding “Sang Surya”) serta menyelenggarakan lembaga pembinaan seni baca Al-Qur’an (Sekolah Tilawah “An-Nur”) kerja sama dengan Lembaga Pengembangan Pesantren PDM Gresik.
  7. Fasilitasi Networking dan Sinergi: Fasilitasi networking sekolah dengan mitra atau stakeholder, Fasilitasi networking antar UPP, ortom, dan lembaga; serta sinergi antarsekolah Muhammadiyah melalui program filantropi cilik dan Orang Tua Asuh.     
Baca Juga:  19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid
Pembukaan Rapat Kerja Majelis Dikdasmen dan PNF Se-Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Pertemuan 2 SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Sabtu (1/2/2025). (Tagar.co/Istimewa)

Target 2027

Selain menyampaikan tujuh program utama, Ustaz Aziz membeberkan target yang ingin dicapai pada tahun 2027. Pertama, peningkatan persentase sekolah dengan akreditasi A menjadi 85 persen. “Sebagai informasi, pada tahun pelajaran 2024/2024 jumlah sekolah yang terakreditasi A persentesenya baru mencapai 68,75 persen,” katanya.

Target kedua adalah penurunan jumlah sekolah berkembang (jumlah siswa kurang dari 60) menjadi 10 persen. Saat ini persentasenya adalah 22,5 persen.

Ketiga, peningkatan jumlah sekolah maju (jumlah siswa lebih dari 300) menjadi 25 persen. Pada tahun pelajaran 2024/2025 persentase kategori ini adalah 20 persen.

Dengan program kerja yang komprehensif dan terarah ini, Ustaz Aziz optimis dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dan madrasah Muhammadiyah Kabupaten Gresik dan menghasilkan lulusan yang berkemajuan, berdaya saing global, dan berakhlak mulia.

“Pada tahun pelajaan 2024 program Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik terealisasi 93 persen. Terealisasi 23 program dari rencana 25 program kerja,” katanya pada Tagar.co, Selasa (4/2/25).

Tentu saja, katanya, program dan target ini bisa terealisasi jika ada kolaborasi atau kerja sama yang baik antar-Majelis Dikdasmen dan PNF di tingkat PDM, PCM, PRM, serta sekolah dan madrasah. (#)

Baca Juga:  Capaian Gemilang Mugeb di Usia 31 Tahun Bukan Titik Akhir 

Jurnalis Mohammad Nurfatoni