Feature

Tim Tapak Suci eLKISI Siap Berlaga di International Moslem Pencak Silat Championship 2025

71
×

Tim Tapak Suci eLKISI Siap Berlaga di International Moslem Pencak Silat Championship 2025

Sebarkan artikel ini
Atlet Tapak Suci eLKISI berlatih intensif di halaman pesantren menjelang keikutsertaan dalam International Moslem Pencak Silat Championship 2025 di Tangerang, 16–19 September. (Tagar.co/Miftahul Alfin Rizaqul H.)

Tim Tapak Suci eLKISI mematangkan persiapan untuk International Moslem Pencak Silat Championship 2025 di Tangerang. Latihan disiplin pesantren dan doa jadi bekal menuju pentas dunia.

Tagar.co – Suasana penuh gairah tengah menyelimuti Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI, Mojosari, Kabupaen Mojokerto, Jawa Timur. Tim Tapak Suci mereka kini fokus mempersiapkan diri untuk tampil dalam ajang bergengsi International Moslem Pencak Silat Championship 2025 yang akan digelar di Tangerang, 16–19 September 2025.

Baca juga: PPIC eLKISI Juara Umum Pencak Silat Bupati Cup Mojokerto 2025

Kejuaraan internasional ini digelar dalam rangka memperingati 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Tidak sekadar kompetisi, acara ini juga menjadi momentum silaturahmi antarnegara melalui olahraga bela diri warisan nusantara.

Ajang Bergengsi dengan 31 Negara Peserta

Sebanyak 31 negara telah memastikan kehadiran. Mereka adalah: Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Mesir, Arab Saudi, Maroko, Yordania, Pakistan, Turki, Jerman, Britania Raya.

Lainnya: Belanda, Australia, Aljazair, Uni Emirat Arab, Irak, Kirgizstan, Uzbekistan, Rusia, Iran, India, Bangladesh, Qatar, Timor Leste, Belgia, Tunisia, Prancis, Selandia Baru, dan China.

Baca Juga:  Rihlah Pesantren, Siswa Muhdelta Belajar Kehidupan Santri di eLKISI Mojokerto

Kehadiran para pesilat dari berbagai belahan dunia ini menjadi tantangan tersendiri sekaligus peluang emas bagi tim eLKISI untuk menunjukkan kualitas terbaiknya di hadapan publik internasional.

Latihan Intensif dengan Spirit Pesantren

Lebih dari satu bulan terakhir, para atlet Tapak Suci eLKISI menjalani program latihan rutin setiap hari. Porsi latihan bukan hanya menekankan pada fisik dan teknik pencak silat, melainkan juga disiplin yaumiah di pesantren. Doa, ibadah, dan nilai spiritual menjadi bagian tak terpisahkan dari pembinaan.

Di halaman pesantren, Senin 8 September 2025, para atlet tampak berlatih serius. Ada yang berlatih tendangan menggunakan pelindung badan, ada pula yang melatih kelincahan dengan alat bantu sederhana. Keringat bercucuran, namun wajah mereka terlihat bersemangat.

Suasana latihan yang penuh kedisiplinan itu memperlihatkan perpaduan antara kekuatan fisik, fokus mental, dan nilai spiritual yang ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari di pesantren.

“Kemenangan bukan hanya soal meraih medali emas, perak, atau perunggu. Lebih penting dari itu, kemenangan sejati adalah doa yang selalu dipanjatkan dan perjuangan yang diniatkan karena Allah,” begitu pesan yang terus ditanamkan kepada para atlet.

Baca Juga:  Sekolah Kreatif Baratajaya Borong Gelar Juara di Sport and Art Competition 2026

Harapan dan Doa Mengiringi

Bagi keluarga besar eLKISI, partisipasi di ajang internasional ini bukan sekadar soal prestasi. Lebih jauh, keikutsertaan mereka merupakan bentuk kontribusi dalam memperkenalkan pencak silat sebagai warisan budaya Islam Indonesia kepada dunia.

Masyarakat, wali santri, hingga segenap keluarga besar eLKISI ikut mendoakan. Mereka berharap para atlet dapat meraih hasil terbaik, mengharumkan nama pesantren, sekaligus menjalin ukhuwah Islamiyah dengan para pesilat dari berbagai negara.

Semoga kerja keras, disiplin latihan, dan doa yang tak putus menjadi kunci keberhasilan tim Tapak Suci eLKISI di pentas dunia ini.

Jurnalis Miftahul Alfin Rizaqul H. Penyunting Mohammad Nurfatoni