Feature

Sosok Cekatan di Balik Laju Ambulans Lazismu

34
×

Sosok Cekatan di Balik Laju Ambulans Lazismu

Sebarkan artikel ini
Sosok ini memilih lebih banyak kerja daripada bicara. Setiap ada dering telepon meminta bantuan ambulans, langsung tancap gas, tak peduli siang atau tengah malam.
Rezy Yulian Firmansyah dan mobil ambulans Lazismu Lumajang. (Tagar.co/Kuswantoro)

Sosok ini lebih banyak kerja daripada bicara. Setiap ada dering telepon meminta bantuan ambulans, langsung tancap gas, tak peduli siang atau tengah malam.

Tagar.co – Ia tak banyak bicara. Tapi langkahnya lebih cepat dari orang lain. Namanya Rezy Yulian Firmansyah, sopir ambulans Lazismu Lumajang, yang tak pernah absen saat panggilan kemanusiaan datang.

Pagi, siang, malam, bahkan dini hari sekalipun, Rezy tetap sama. Satu telepon masuk, langsung tancap gas. Melaju ke arah mana pun umat membutuhkan.

“Dia itu ringan tangan, dan ikhlasnya luar biasa,” ujar Septian Darma menggambarkan sosok rekan sekantor di Lazismu Lumajang, Sabtu (2/8/2025).

Seperti kisah di suatu sore. Tim Lazismu baru saja duduk makan bersama. Makanan sudah dipesan, aroma sudah menggoda, tawa mulai terdengar, tiba-tiba handphone Rezy berdering.

Ada warga yang butuh ambulans. Tanpa pikir panjang, Rezy berdiri. Ia pamit. Lari kecil menuju kendaraan dinasnya. Makanan belum disentuh. Tapi baginya, umat yang sakit lebih penting dari sepiring nasi. Begitulah sosok Rezy.

Baca Juga:  Lazismu Lumajang Audiensi ke Bupati

Tak hanya mengemudi, ia juga teknisi dadakan. Bila listrik kantor bermasalah, Rezy yang sigap turun tangan. Kabel digulung, alat disiapkan. Persoalan diselesaikan diam-diam.

Layanan ambulans yang ia bawa pun tak terbatas di dalam kota. Beberapa kali ia mengantar pasien sampai ke luar daerah. Tak sedikit donatur yang mengenalnya secara pribadi karena jasa-jasanya.

“Pas Lebaran, ada yang membelikan dia kue. Bahkan ada juga yang belikan baju Lebaran untuk Rezy. Saya percaya, keikhlasan itu memang menular,” tambah Septian.

Ketika ada kegiatan Muhammadiyah atau Lazismu yang butuh layanan dapur bakso, nama Rezy tak pernah absen.

Ia sudah di depan. Menyiapkan kompor, mengangkat tabung gas, memastikan semua alat lengkap. Sampai di lokasi, dialah yang menyalakan api pertama.

“Kalau soal air, ukuran panci, bahkan panasnya, dia yang paling tahu takarannya,” ujar Septian tertawa kecil. “Rezy itu memang paham semua, dari ambulans sampai air bakso.”

Rezy menjemput pasien dibawa ke rumah sakit. (Tagar.co/Kuswantoro)

Suatu malam, pukul 01.00 dini hari, handphonenya berdering. Padahal saat itu Rezy sedang tidur lelap. Tapi panggilan itu langsung dijawab dengan langkah cepat. Ambulans dinyalakan. Lalu tancap gas.

Baca Juga:  Idulfitri 20 Maret, Ini Tempat Salat Id di Lumajang

Pasien yang dilayani tak hanya dari kalangan muslim. Ada warga Tionghoa Lumajang, setiap bulan selalu minta diantar ke rumah sakit pakai ambulans Lazismu.

Rezy selalu siap. Pelayanan kemanusiaan Lazismu tidak pernah memandang agama atau ras. Rezy sangat paham masalah itu.

Teman-temannya banyak belajar tentang keikhlasan dan kesabaran melayani umat darinya. ”Di mata kami, Mas Rezy bukan sekadar teman kantor, tapi sahabat dan saudara dalam perjuangan di bawah rumah besar Muhammadiyah. Insyaallah semua mencontoh ajaran KH Ahmad Dahlan, pengamal gerakan Al-Ma’un,” ujar Septian yang juga menjabat Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Gucialit.

Senada disampaikan Direktur Lazismu Lumajang, Said Romdhon. “Kalau dilihat sekilas memang tampak seperti staf Lazismu lainnya. Tapi di balik itu semua, terdapat etos kerja dan loyalitas yang tinggi,” katanya.

Rezy, sambung dia, sosok yang selalu siap ketika Lazismu membutuhkan. Selalu siaga setiap urusan ambulans. Bahkan di luar itu dia tetap siap membantu.

Said Romdhon mengajak para donatur menyisihkan rezekinya demi kelancaran operasional ambulans Lazismu yang dijalankan Rezy.

Baca Juga:  Masjid Uranggantung Kejutan Baru PCM Candipuro

”Semua butuh dukungan para donatur,” ujarnya.

Donasi bisa disalurkan ke rekening Bank BSI 7117170017 atas nama Lazismu Lumajang atau melalui website lazismulumajang.or.id. (#)

Jurnalis Kuswantoro  Penyunting Sugeng Purwanto