Feature

Konferancab VIII Fatayat NU Tarik Tetapkan Yusmia Ekawati sebagai Ketua 2026–2030

42
×

Konferancab VIII Fatayat NU Tarik Tetapkan Yusmia Ekawati sebagai Ketua 2026–2030

Sebarkan artikel ini
Ketua PC Fatayat NU Sidoarjo, Hj. Dzurrotun Nafisah, S.Sos.I, membuka secara resmi Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VIII Fatayat NU Tarik yang digelar di Trawas, 17 April 2026. (Tagar.co/Al Mukharomah)

Selain memilih ketua baru, Konferancab VIII menjadi ruang evaluasi dan penyusunan program strategis untuk periode 2026–2030.

Tagar.co – Regenerasi kepemimpinan di tubuh Fatayat NU Tarik resmi bergulir. Melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VIII yang digelar pada 17–18 April 2026 di Trawas, Yusmia Ekawati terpilih sebagai ketua untuk periode 2026–2030, menandai penguatan peran perempuan muda Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.

Konferensi yang berlangsung di Arrayana Hotel & Resort Trawas tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi kepengurusan sebelumnya. Kegiatan ini juga menjadi ruang penyusunan program kerja serta penentuan arah gerakan Fatayat NU Tarik ke depan.

Ketua PC Fatayat NU Sidoarjo, Hj. Dzzurrotun Nafisah, S.Sos.I, yang memimpin jalannya konferensi, menegaskan pentingnya peran kader perempuan dalam merespons dinamika sosial. Ia menyebut Fatayat NU harus mampu berkontribusi dalam bidang sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Serah terima jabatan Ketua Fatayat NU Tarik dari kepengurusan sebelumnya kepada ketua terpilih periode 2026–2030, Yusmia Ekawati, dalam rangkaian Konferancab VIII di Arrayana Hotel & Resort Trawas, 17–18 April 2026. (Tagar.co/Al Mukharomah)

Konferancab VIII dihadiri oleh perwakilan pengurus ranting se-Kecamatan Tarik. Seluruh agenda, mulai dari laporan pertanggungjawaban hingga sidang pemilihan ketua, berlangsung dengan mekanisme musyawarah.

Baca Juga:  PCNA Sibar Gelar Kolaborasi Ramadan, Perkuat Ukhuah lewat Takjil dan Kajian

Hasilnya, Yusmia Ekawati ditetapkan sebagai Ketua Fatayat NU Tarik periode 2026–2030. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi serta menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat, khususnya perempuan.

Konferensi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat peran Fatayat NU dalam bingkai nilai Ahlusunah Waljemaah serta meningkatkan kontribusi organisasi di tengah masyarakat. (#)

Jurnalis Al Mukharomah Penyunting Mohammad Nurfatoni