
Suasana hangat di Hotel Sultan Jakarta meneguhkan semangat kolaborasi mitra pendidikan. Pertemuan ini menjadi langkah penting memperkuat karakter, pembelajaran mendalam, dan pemanfaatan teknologi demi pendidikan bermutu yang merata bagi seluruh anak bangsa.
Jakarta — Kehangatan persaudaraan terasa kuat saat para pemimpin lembaga pendidikan duduk bersama, membicarakan mimpi yang sama: menghadirkan pendidikan bermutu dan merata bagi semua anak Indonesia.
Pertemuan ini menegaskan kembali semangat kolaborasi lintas organisasi. Bukan hanya soal program, tetapi juga tentang menjaga silaturahim agar terjalin lebih erat, sehingga kerja sama pendidikan tidak berhenti di ruang rapat, melainkan berlanjut ke ruang-ruang kelas di seluruh pelosok negeri.
Baca juga: Kemendikdasmen Libatkan 70 Mitra Pendidikan, Perkuat Program Prioritas Nasional
Komitmen untuk berlaku adil dan inklusif ditegaskan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Semua mitra pendidikan, tanpa memandang latar belakang atau afiliasi, diberi kesempatan yang sama untuk ikut serta dalam program prioritas nasional—mulai dari penguatan karakter, pembelajaran mendalam, hingga pengembangan koding dan kecerdasan artifisial.
“Silaturahim ini harus terus kita jaga agar menjadi kerja sama yang lebih erat demi pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia,” ujar Ketua LP Ma’arif NU PBNU, Muhammad Ali Ramdhani.
Apresiasi juga datang dari Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, yang menyebut forum ini sebagai ruang penting untuk bertukar pikiran dan mempererat kebersamaan. Dari Muhammadiyah, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, menekankan semangat gotong royong sebagai kunci peningkatan mutu pendidikan.
Sementara itu, Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa target program Kemendikdasmen menjangkau 45 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Pendekatan yang digunakan fleksibel, memberi ruang bagi tiap organisasi untuk menyesuaikan ritme dan kesiapan masing-masing.
Pertemuan silaturahim ini digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat 2 Agustus 2025. Hadir dalam forum tersebut Ketua LP Ma’arif NU PBNU Muhammad Ali Ramdhani, Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah Didik Suhardi, serta Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto.
Agenda ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari pertemuan Kemendikdasmen bersama para mitra pada 2 Juni 2025. Dalam pertemuan sebelumnya, Kemendikdasmen telah menggandeng sejumlah organisasi pendidikan.
Di antaranya Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, Pimpinan Pusat Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (Husmin), Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Kristen Indonesia (MPKI), Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), serta organisasi pendidikan lainnya.
Seluruh pihak bersepakat memperkuat kolaborasi dengan visi yang sama: pendidikan bermutu untuk semua. (#)
Jurnalis Hendra Apriyadi Penyunting Mohammad Nurfatoni












