
Media online ini lahir dalam waktu singkat tanpa operasi sesar maupun pertolongan dukun bayi. Tapi berkat bantuan dari orang-orang yang bersimpati.
Oleh Sugeng Purwanto, Pemimpin Redaksi
Tagar.co – Ibarat bayi, Tagar.co yang berumur setahun pada 21 Juli 2025 ini masih belajar berdiri. Perlu menegakkan kaki dan langkah. Bersyukur kalau ada pegangan. Bisa menjejakkan tapak kaki dengan aman.
Namun tanpa pegangan pun patut disyukuri. Sebab bayi Tagar.co tidaklah belajar mulai dari merangkak. Langsung bisa berdiri dan berjalan pelan.
Dalam bisnis media, dibutuhkan kapital, sumber daya manusia, segmen pembaca, dan marketing. Tagar.co sudah mempunyai awak redaksi yang berpengalaman dan segmen pembaca.
Kelahiran portal berita Tagar.co atas dorongan kontributor penulis yang memiliki solidaritas dan menginginkan media dengan gaya editing yang mencerdaskan.
Maksud editing mencerdaskan itu berita yang ditayangkan lebih bagus dari tulisan aslinya. Dari tulisan hasil editing itu penulis bisa belajar cara menulis yang baik dan layak muat.
Sebab sekarang sudah ribuan media online bermunculan tapi tak semuanya melakukan editing. Ada media online yang memuat tulisan apa adanya lengkap dengan salah kata, ejaan, susunan kalimat membingungkan, judul gak nyambung dengan isi berita.
Padahal dari proses editing yang baik melahirkan jurnalis yang bisa menceritakan peristiwa dengan runtut dan jelas. Inilah media pendidikan jurnalis. Jurnalis yang mampu menyajikan berita informatif, menginspirasi, dan mencerahkan.
Dengan modal redaksi berpengalaman, kontributor penulis yang militan, dan segmen pembaca yang setia ini memungkinkan melahirkan Tagar.co dalam waktu singkat dua bulan.
Kelahiran singkat tanpa operasi sesar. Juga bukan pertolongan dukun bayi. Tapi berkat bantuan dari orang-orang yang bersimpati.
Munculnya portal berita ini mendapatkan respon sangat baik dari pembaca. Aliran kiriman berita maupun opini dari penulis baru berdatangan. Inilah kekuatan portal berita ini. Ditopang oleh kontributor relawan yang profesional.
Laporan beritanya sudah mencakup seluruh Jawa Timur dan provinsi lainnya. Tulisan opininya juga menarik untuk diperbincangkan menjadi bahan diskusi.
Dengan hasil setahun ini, kalau ditambah modal kapital, Tagar.co bisa menjadi bayi yang bisa berlari untuk mencari berita dan tulisan eksklusif yang dibutuhkan pembaca.
Seperti bayi yang kalau menangis bikin pusing, tapi kalau diam bikin kangen orang. Bayi yang menggemaskan.
Langkah Kedua
Media ini memilih tagline Siar Keadilan dan Kemanusiaan. Menyiarkan isu besar keadilan dan kemanusian dari sisi sosial, hukum, ekonomi, politik, pendidikan, sejarah, agama, budaya.
Tulisan itu dikemas dalam kolom Feature, Opini, Sejarah, Telaah, Budaya, dan Rileks. Dalam kolom Budaya ada sub kolom cerpen ternyata menarik perhatian pembaca. Bisa menjadi wadah penulis fiksi yang mulai kekurangan ruang di media massa.
Dalam milad pertama tahun 2025 ini membuat tema Menyatukan Gagasan. Artinya, menyatukan konsolidasi, arah gerak, dan cita-cita masa depan.
Ini masih senapas dengan nama media Tagar. Singkatan dari Tanda Pagar nama lain dari hashtag.
Hashtag merupakan simbol yang sangat dikenal di dunia digital, sering digunakan untuk mengelompokkan dan menemukan konten terkait di media sosial.
Portal berita Tagar.co berharap menjadi media yang menyatukan suara-suara umat, masyarakat sipil, dan orang yang punya kepedulian terhadap keadilan dan kemanusiaan.
Dalam setahun ini sudah menyatukan tim, visi, gaya, hingga pembaca. Langkah kedua pada tahun berikutnya bisa memantapkan organisasi perusahaan sehingga keberadaannya terus bertahan dalam pesatnya persaingan media digital. (#)












