
Dari kerja sunyi yang konsisten, program Gerakan Aisyiyah Layani Disabilitas (GALA) Pimpinan Daerah Aisyiyah Gresik tumbuh menjadi praktik baik layanan disabilitas yang diakui Pemerintah Kabupaten Gresik.
Tagar.co – Program Gerakan Aisyiyah Layani Disabilitas (GALA) yang digagas Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik meraih penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Gresik.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangka Peringatan Ke-97 Hari Ibu yang digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jalan Pahlawan No. 58 Gresik, Kamis (11/12/2025).
Ketua PDA Gresik, Innik Hikmatin, tampil anggun mengenakan kebaya putih berpadu jilbab kuning, jarit motif parang, serta selendang senada saat menerima penghargaan dari Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik.
Baca juga: Air Mata Haru di Kelas Ngaji Al-Qur’an Isyarat, Cahaya bagi Teman Tuli dan Dengar
Penghargaan tersebut diberikan bersama sejumlah organisasi perempuan lain yang dinilai berkontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Senyum bangga tak lepas dari wajah Innik ketika menerima piagam penghargaan bernomor 007/497/437.79/2025, berlogo Garuda emas dan ditandatangani Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani. Piagam itu menjadi pengakuan resmi atas partisipasi PDA Aisyiyah Gresik dalam mendukung perempuan dan anak melalui Program GALA.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas nikmat Allah yang tiada tara. Penghargaan ini benar-benar rezeki yang tidak kami sangka-sangka,” ujar Innik dengan mata berbinar di hadapan 54 undangan dari berbagai organisasi perempuan se-Kabupaten Gresik.

Menurut Innik, penghargaan dari Bupati Gresik tersebut merupakan apresiasi atas pelaksanaan program GALA yang bersifat sinergis, baik secara internal maupun eksternal, serta inklusif, unik, dan berkelanjutan.
Sinergi internal, jelas Innik, terbangun antara koordinator bidang dan Majelis PAUD Dasmen dengan Majelis Kesejahteraan Sosial PDA Aisyiyah Gresik, termasuk dukungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik dan Lazismu Gresik.
Sementara itu, sinergi eksternal dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Kementerian Sosial, ESQ Kemanusiaan, komunitas orang tua peduli disabilitas, Universitas Muhammadiyah Gresik, serta Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama.
“Program GALA ini juga unik karena kebermanfaatannya dapat dirasakan semua kalangan tanpa kecuali. Ia menjadi best practice yang inovatif, kreatif, dan sarat makna,” ungkapnya.
Lebih jauh, Innik menegaskan bahwa GALA bersifat inklusif karena melibatkan berbagai komunitas, mulai dari teman tuli, teman dengar, orang tua hebat, hingga Tim GALA yang tergabung dalam Komunitas Al-Qur’an Isyarat. Tim inilah yang selama ini konsisten mendampingi dan mendukung keberhasilan Program GALA di Kabupaten Gresik.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat. “Semoga penghargaan ini membawa kebahagiaan bersama dan menguatkan langkah kita untuk terus memberi manfaat,” ucapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati Gresik, Kepala Dinas KBPPPA, serta masyarakat yang telah merasakan manfaat Program GALA Unit Layanan Disabilitas (ULD) PDA Aisyiyah Gresik. Tak lupa, Innik mengapresiasi peran media yang selama ini aktif memberitakan kegiatan GALA.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media, khususnya kontributor PWMU.co, Tagar.co, dan Radar Jawa Pos, yang telah membantu menyuarakan Program GALA kepada masyarakat luas,” katanya.
Acara peringatan Hari Ibu ini diselenggarakan oleh Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Puspa Pinatih Gresik.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai organisasi perempuan, antara lain Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, PDA Aisyiyah Gresik, PD Nasyiatul Aisyiyah Gresik, PC Muslimat NU Gresik, PC Fatayat NU Gresik, Ikatan Istri Dokter Indonesia, Dharma Wanita Persatuan Gresik, Pattiro Gresik, Lembaga Perlindungan Anak, Wanita Katolik Gresik, Wanita Hindu Dharma Indonesia, hingga Ojek Perempuan Gresik. (#)
Jurnalis Estu Rahayu Penyunting Mohammad Nurfatoni












