Feature

Nasyiah Gresik Hadirkan 7 Pemateri di Darul Arqam NA II, Wujudkan Kader Progresif

41
×

Nasyiah Gresik Hadirkan 7 Pemateri di Darul Arqam NA II, Wujudkan Kader Progresif

Sebarkan artikel ini
PDNA Gresik siap lahirkan kader Nasyiah yang progresif. Sebanyak tujuh pemateri dari tingkat daerah hingga wilayah hadir untuk memberikan penguatan ideologi kepada kader Nasyiah Gresik. 
Sebagian panitia bekerja sama menyiapkan ID Card peserta maupun panitia, Jumat (17/10) di Aula Matahari Smamsatu. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

PDNA Gresik siap lahirkan kader Nasyiah yang progresif. Sebanyak tujuh pemateri dari tingkat daerah hingga wilayah hadir untuk memberikan penguatan ideologi kepada kader Nasyiah Gresik.

Tagar.co — Sejak Jumat (17/10/2025) sore, panitia dari Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Gresik sudah terlihat sibuk. Di Aula Matahari lantai 2 SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, mereka menata ruang dan segala perlengkapan. Beragam perlengkapan itu telah mereka usung dari Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik.

Wajah-wajah panitia memancarkan antusias penuh meskipun baru pulang dari pekerjaan masing-masing. Hingga malam tiba, semangat kader Nasyiah masih menyala.

Menjelang pulang di bawah langit petang, para perempuan muda itu turun ke lapangan Smamsatu. Di sanalah mereka mengikat sepuluh bendera hijau berlogo putih Nasyiatul Aisyiyah ke bambu. Kemudian, memasang bendera tersebut di pagar sekolah, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 162, Randuagung , Kebomas, Gresik, Jawa Timur.

Panitia bekerja sama melakukan persiapan terbaik untuk menyambut 32 peserta Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II PDNA Gresik. Para peserta  merupakan kader Nasyiatul Aisyiyah (NA) utusan dari 11 cabang di Kabupaten Gresik dan 4 kader PDNA Gresik.

Ketua Panitia Dina Auliyah, M.Pd mengatakan, kegiatan selama dua hari (18-19/10/2025) tersebut menjadi ruang pembinaan ideologi dan kepemimpinan bagi para kader perempuan muda NA. Tujuannya agar mereka semakin giat dalam menjalankan peran dakwah.

Baca Juga:  Abdul Mu’ti: Ilmu Kunci Manusia Menjalankan Tugas Kekhalifahan

“Setelah DANA II, kader NA Gresik harapannya akan bergerak lebih masif. Teman-teman cabang akan semakin kuat ideologinya yang mendukung pergerakan di cabang masing-masing,” ujarnya saat diwawancarai di sela-sela persiapan akhir, Jumat (17/10) malam.

Sejalan dengan Dina, Ketua PDNA Gresik, Fatma Hajar Islamiyah, M.Pd, menyampaikan, “DANA II ini merupakan wujud komitmen PDNA Gresik untuk mencetak kader terbaik yang selanjutnya menggerakkan NA di cabang, ranting, maupun daerah masing-masing.”

Sesuai tema “Nasyiah Gresik Progresif: Menguatkan Ideologi, Menggerakkan Aksi”, Fatma berharap kader NA tidak hanya kuat dalam ideologi, tetapi juga mengimplementasikannya dalam aksi nyata. “Aksi nyata tersebut mencakup bidang kesehatan, lingkungan, ekonomi, dakwah, dan lainnya. Artinya, responsif terhadap permasalahan di sekitar,” imbuhnya.

Keseriusan panitia dalam menyiapkan acara ini sekaligus menunjukkan kepada peserta, mereka akan mendapatkan bekal terbaik untuk menjadi pemimpin dan penggerak di masa depan.

PDNA Gresik siap lahirkan kader Nasyiah yang progresif. Sebanyak tujuh pemateri dari tingkat daerah hingga wilayah hadir untuk memberikan penguatan ideologi kepada kader Nasyiah Gresik. 
Para pemateri DANA II PDNA Gresik. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Peningkatan Wawasan

Dengan tema besar tadi, PDNA Gresik menghadirkan para pemateri yang sangat berkompeten. Sesi bermula dengan Ketua PDM Gresik, M. Thoha Machsun, S.Ag., M.Pd.I., M.HES., yang membuka wawasan peserta lewat materi Peran Manusia dalam Islam: Teologi Al-Ma’un. Materi ini memberikan landasan teologis yang kuat untuk setiap gerakan sosial.

Kemudian, Kepala Program Studi PAI Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Dr. Noor Aminudin, S.Pd.I., M.Pd.I, mengupas tuntas pemahaman Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM). Pemahaman ini berfungsi sebagai peta jalan ideologi organisasi.

Baca Juga:  Penutupan PKDA: Spemdalas Ajak Menguatkan Iman, Menumbuhkan Semangat Ramadan

Pada siang hari, peserta mendapatkan pembekalan materi bertajuk Nasyiah sebagai Gerakan Sosial dari Ketua Departemen Pusintek PWNA Jatim, Hervina Emzulia, M.Pd. Melalui sesi ini, panitia mendorong kader untuk memahami posisi strategis Nasyiatul Aisyiyah dalam perubahan sosial yang berbasis pada nilai Islam berkemajuan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Word Café—sebuah forum santai yang berhasil memantik dialog reflektif antarpeserta, mendorong mereka untuk saling bertukar pandangan. Suasana khidmat terasa saat sesi malam, yaitu Analisis Problem Sosial bersama M. Syafrizal Izaqi, S.Hub.Int, yang aktif di Majelis Pemberdayaan Masyarakat PWM Jatim. Ia mengajak peserta membedah realitas sosial yang terjadi di masyarakat, mempertajam kepekaan dan kemampuan analisis mereka.

Setelah istirahat malam, peserta memulai hari kedua dengan kegiatan spiritual salat Tahajud dan dilanjutkan dengan olahraga pagi bersama untuk menjaga kebugaran.

PDNA Gresik siap lahirkan kader Nasyiah yang progresif. Sebanyak tujuh pemateri dari tingkat daerah hingga wilayah hadir untuk memberikan penguatan ideologi kepada kader Nasyiah Gresik. 
Sebagian panitia mengikat bendera ke pagar sekolah. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Bekal Kepemimpinan dan Dakwah Inspiratif

Hari kedua DANA II terdapat materi-materi yang aplikatif, berfokus pada keterampilan yang penting untuk para pemimpin organisasi. Materi pertama yaitu Problem Solving oleh Ketua Departemen Ekonomi dan Kewirausahaan PWNA Jatim, Arin Setiyowati, S.HI., MA. Ia diagendakan memberi panduan praktis dalam pemecahan masalah di lapangan.

Baca Juga:  Wajah Baru Muhammadiyah Banjarsari Siap Beraksi

Selanjutnya, Dr. Afan Alfian, S.IP., M.Ikom., Dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), menyampaikan materi Manajemen Organisasi dan Public Relation. Dalam sesi ini, pemateri mengajak peserta memahami pentingnya komunikasi efektif dan strategi untuk mengelola kegiatan Nasyiah secara profesional. Kata Dina, keterampilan ini sangat kader Nasyiah Gresik butuhkan dalam upaya membangun citra positif organisasi ke depannya.

Sesi terakhir menghadirkan Ketua PDA Gresik, Innik Hikmatin, M.Pd.I. Ia membawakan materi bertema Perempuan dalam Dakwah Keluarga dan Masyarakat. Innik memberikan inspirasi tentang peran penting perempuan sebagai penggerak dakwah di lingkup keluarga dan sosial yang lebih luas.

Sebagai penutup, ada Festival Kader. Ialah ruang penuh keceriaan di tiga pos, menyediakan kesempatan untuk bertukar ilmu dan pengalaman antarpeserta. Di momentum ini juga, Ustadzah, kader PCNA Ujungpangkah memberikan penampilan spesial. Kemeriahan penutupan semakin semarak dengan kesempatan berbelanja di bazar Apuna, yang menampilkan produk-produk lokal dan kreatif.

Dengan berguru kepada para pemateri di gedung berbentuk damar kurung khas Gresik itu, para kader Nasyiah Gresik harapannya memperoleh bekal ideologi yang kuat dan keterampilan kepemimpinan yang matang, sehingga siap menggerakkan aksi progresif di Gresik. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni