FeatureUtama

Muhammadiyah Kucurkan 6 M Bantu Korban Banjir Sumatra

56
×

Muhammadiyah Kucurkan 6 M Bantu Korban Banjir Sumatra

Sebarkan artikel ini
Muhammadiyah kucurkan 6 miliar rupiah untuk membantu korban banjir dan longsor Aceh, Sumut, dan Sumbar. Muhammadiyah terus mengoptimalkan dukungan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak
Perwakilan Lazismu Jatim Aditio Yudono (ketiga dari kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan Muhammadiyah Jatim untuk korban bencana Sumatra kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Tagar.co/Istimewa)

Muhammadiyah kucurkan 6 miliar rupiah untuk membantu korban banjir dan longsor Aceh, Sumut, dan Sumbar. Muhammadiyah terus mengoptimalkan dukungan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak

Tagar.co – Bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat terus mendapatkan perhatian khusus dari Muhammadiyah. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nasir menyatakan, Muhammadiyah akan terus mengonsolidasi gerakannya untuk penanggulangan kedaruratan bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. Ikhtiar ini akan terus dilakukan hingga masa pasca bencana.

Hal itu disampaikan Haedar Nashir saat penyerahan bantuan untuk korban bencana Sumatra oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertempat di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara (Sumut), Senin (15/12/2025).

“Muhammadiyah terus mengonsolidasi gerakannya lewat Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lazismu, MPKU. Dan mengerahkan seluruh apa yang kami miliki, berupa dana, tenaga, termasuk para sukarelawan dokter dan sukarelawan lainnya untuk penanggulangan kedaruratan bencana. Dan nanti setelah ini pasca bencana, dalam satu proses yang panjang,” ujar Haedar Nashir dilansir dari muhammadiyah.or.id.

Dia juga menegaskan, Muhammadiyah akan mengoptimalkan dukungan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak. Dia juga berharap segenap warga Muhammadiyah dan bangsa dapat memberikan bantuan tanpa terkecuali. Termasuk salah satunya melalui doa.

Baca Juga:  Kewaspadaan Cuaca Ekstrem Jatim 1-10 Februari 2026

Bersatu Tanggulangi Bencana

Di tengah bencana seperti saat ini, lanjutnya, perbedaan pandangan dan pendapat adalah satu hal yang biasa muncul. “Tetapi, mohon bahwa semuanya hal itu kita satukan bersama untuk menanggulangi bencana dan derita saudara-saudara kita. Ini jauh lebih diutamakan pada saat ini. Setelah ini, mari kita memperbaiki hal-hal yang kira-kira menjadi sebab dari bencana ini,” ungkapnya.

Dalam kehidupan yang sementara ini, bencana musibah itu ada karena beberapa penyebab. Ada sebab manusia, ada pula hal-hal yang sifatnya metafisik. Karenanya sebagai orang beriman, diperlukan kesabaran dan ketabahan dalam berikhtiar. Oleh karena itu, Haedar mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk berada dalam satu barisan.

Menurutnya, tidaklah patut jika dalam keadaan seperti ini banyak pihak yang membuat-buat pernyataan yang bersifat politis. Tuntut menuntut atau desak mendesak yang justru malah menambah perbedaan di kala menghadapi musibah.

“Dan karena itu, kami meminta kepada seluruh keluarga besar Perserikatan Muhammadiyah, lebih-lebih kepada lembaga, majelis, organisasi otonom, amal usaha, perorangan, pimpinan, untuk berada dalam satu barisan Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk bergerak menanggulangi bencana dan musibah ini,” ajaknya.

Baca Juga:  Gempa M 5,5 Guncang Pacitan, Tidak Berpotensi Tsunami

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyalurkan 6 miliar rupiah untuk korban banjir dan longsor yang melanda di tiga provinsi di Sumatra. Terdiri dari 2 miliar rupiah untuk Aceh, 2 miliar rupiah untuk Sumatra Utara, dan 2 miliar rupiah untuk Sumatra Barat. (#)

Jurnalis Sugiran.