Feature

Menjajal Panggung setelah Vakum Empat Tahun, Guru Mugeb Juara I Tilawah Al-Qur’an

44
×

Menjajal Panggung setelah Vakum Empat Tahun, Guru Mugeb Juara I Tilawah Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

 

Rico Amalda Utama, guru Al-Qur'an muda Mugeb Primary School, menjuarai cabang lomba tilawah Al-Qur'an dewasa MTQ PDM Gresik 2025.
Rico Amalda Utama, S.Pd. guru SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb Primary School), sukses meraih juara I tilawah Al-Qur’an dewasa dalam ajang Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-5 PDM Gresik 2025. (Tagar.co/Rijalul Fikri)

Rico Amalda Utama, guru Al-Qur’an muda Mugeb Primary School, menjuarai cabang lomba tilawah Al-Qur’an dewasa MTQ PDM Gresik 2025.

Tagar.co — Kabar gembira datang dari panggung utama lapangan Perguruan Muhammadiyah Cerme, Gresik, Jawa Timur, pada Ahad (13/10/2025). Rico Amalda Utama, S.Pd. guru SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb Primary School), sukses meraih juara I tilawah Al-Qur’an dewasa dalam ajang Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-5 PDM Gresik 2025.

Selain hadiah uang pembinaan Rp 1.250.000, piala, dan sertifikat, Rico juga membawa pulang hadiah istimewa. Yakni voucher umrah senilai Rp 2.500.000 dari PT Surya Amanah Tour Travel. Voucher diskon perjalanan umrah yang berlaku untuk satu orang ini jelas menjadi berkah tak terduga. Rico Amalda Utama, guru Al-Qur’an berusia 25 tahun asal Gresik, mengaku terkejut dan bersyukur.

“Alhamdulillah, hadiah yang juga tidak saya sangka. Seolah-olah diberi jalan sejengkal demi sejengkal untuk bisa melaksanakan ibadah umrah dari hadiah voucher tersebut,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Pria yang hobi membaca buku, qira’ah, menyanyi, bermain gitar, dan mengotak-atik komputer ini menceritakan perjalanan tilawahnya. Ia mulai belajar membaca Al-Qur’an dengan tilawah sejak kelas III SD di SD Muhammadiyah 1 Giri karena ada ekstrakurikuler wajib tilawah. Namun, bakatnya baru terlihat dan ia mulai mengikuti musabaqah saat kelas IV SD.

Dalam perjalanannya di dunia tilawah Al-Qur’an, Rico menyebutkan ada dua sosok yang sangat berpengaruh: Alm. Ustaz H. Ishom Syaikhun (Dewan Hakim bagian Tajwid) dan Ustaz Miftakhur Rozi (Guru Ekstrakurikuler Qiro’ah SD Muhammadiyah 1 Giri).

Baca Juga:  Menapak Jejak Bahari di Gedung Heritage

Kemudian, ia menjelaskan motivasi utamanya mengikuti MTQ kali ini. “Motivasi utamanya tentu tes ombak kepedean (percaya diri). Saya mulai vakum dari dunia MTQ sejak 2021 hingga 2024. Jadi, hampir empat tahun saya belum menyentuh panggung MTQ sama sekali,” kata Rico.

Rico (ke-4 dari kiri) bersama para Juara Cabang Tilawah Al-Qur’an Tilawah Dewasa. (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah)

Respons Keluarga

Keluarga menyambut gembira kemenangannya. “Senang, tentu saja. Tetapi, respons keluarga saya sudah menduga saya dapat juara berapapun, meski mereka tidak menyangka juara satu,” ungkapnya.

“Sekaligus keluarga saya paham betul kalau saya masih pantas untuk mengikuti musabaqah bahkan setelah vakum empat tahun,” tuturnya.

Kemenangan ini bukan yang pertama, tetapi sudah lama sekali ia raih. “Pernah, lebih tepatnya sudah lama sekali, yaitu tahun 2018. Saat itu, saya juara 3 MTQ tingkat Kabupaten Gresik Cabang Tilawah Remaja yang berlokasi di Kecamatan Wringinanom,” kenangnya.

Rico, yang mulai mengabdi di Mugeb School sejak 2024, membacakan Surah Al-Isra’ ayat 9-13 di babak final. Sebab, itu ayat favoritnya karena mudah untuk dia improvisasi.

Dalam mengikuti ajang bergengsi tingkat kabupaten ini, Rico memegang prinsip, “Saya tidak berharap juara dulu. Yang penting ikhtiar dulu. Urusan juara atau tidak itu bonus dari ikhtiar.”

Hal ini juga ia terapkan saat menyeimbangkan tugas mengajar dan latihan tilawah. “Saya tetap mengajar, tetapi lebih saya longgarkan dan saya enjoy-kan lagi, sehingga saya mudah mengatur waktu untuk berlatih. Lebih tepatnya, pagi mengajar, malam latihan,” jelas Rico.

Mugeb School Perkuat Fokus Al-Islam

Bagi Rico, perjalanan tilawahnya dapat digambarkan dengan satu kata: Unexpected. “Semua yang saya alami dari awal terpilih sebagai peserta sampai saya pulang sebagai juara benar-benar memiliki plot twist yang hebat. Sungguh Allah benar-benar pembuat skenario terbaik bagi hamba-Nya,” ungkapnya penuh syukur.

Baca Juga:  Mugeb Primary School Jadi Sekolah Model Pembelajaran Mendalam dan KKA

Sekolah turut berperan besar dalam mendukung prestasi Rico. Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembiasaan dan Pembinaan Karakter (PPK) SDM 1 GKB, Nur Hamidah, S.Pd., menceritakan perjuangan sekolah memilih kandidat terbaik. Rico telah menjalani seleksi bahkan sejak di tingkat empat sekolah di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik.

“Saat pendaftaran, kami mengirim masing-masing dua tilawah putra dan putri karena Mugeb punya talenta. Kami tidak asal tunjuk kandidat untuk berjuang di ajang MTQ ini. Masing-masing sekolah di bawah naungan PCM GKB akhirnya memutuskan mengeluarkan jagoannya masing-masing, lalu kami seleksi. Alhamdulillah, terpilih Ustaz Rico,” ujar Mida, sapaan akrabnya.

Ia menegaskan arti kemenangan ini bagi sekolah. “Tentu kemenangan ini sangat berarti bagi kita. Sekolah benar-benar concern terhadap bacaan dan hafalan Al-Qur’an. Prestasi ini memperkuat fokus kami di bidang Al-Islam,” tegasnya.

Peran Mugeb School dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, terutama bagi Rico, memang sangat masif. “Sangat masif perannya, terutama dengan memberikan metode, acara yang berhubungan dengan Al-Qur’an seolah pembelajaran Al-Qur’an dijadikan inti dan kebiasaan dalam keseharian. Sehingga, secara tidak langsung mendidik siswa-siswi untuk mencintai Al-Qur’an. Terbukti dengan banyaknya hafidz-hafidzah yang ada di Mugeb School,” ujar Rico.

Baca Juga:  Menembus Gelap, Siswa Mugeb Jelajah Rasi Bintang di Museum Loka Jala Crana

Keteladanan Sang Juara di “Klinik” Al-Qur’an

Nur Hamidah menjelaskan bagaimana sekolah berencana memanfaatkan prestasi Rico untuk menumbuhkan semangat cinta Al-Qur’an di kalangan siswa dan guru. Rico, selain guru Al-Qur’an, juga membina “klinik”—sebuah ruang untuk mengasah kemampuan siswa yang di bawah batas seharusnya. Ia juga membina siswa yang punya kelebihan di bidang tahfiz dan tahsin. Pembinaannya bersifat ganda.

“Dengan mendapat juara ini, tentu menambah nilai keberadaan beliau. Jadi, anak didik akan melihat, ‘Oh ya, Ustaz Rico juga berprestasi.’ Insyaallah manfaatnya luas, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk sekolah,” jelas Mida.

Kemenangan Rico juga menjadi teladan bagi sesama pengajar. Mida menambahkan, “Ini juga menunjukkan nilai plus sekolah, bahwa guru Mugeb Primary School saling ber-fastabiqul khairat (berlomba dalam kebaikan). Guru Mugeb memang ahli di bidangnya masing-masing, sebagaimana Ustaz Rico ahli di bidangnya, tilawah Al-Qur’an.”

Prestasi Rico Amalda Utama menjadi bukti, dedikasi dan ikhtiar yang tulus akan membuahkan hasil, sekaligus membawa semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Selain Rico, di ajang ini, Mikhayla Rizkita Kusuma siswa kelas IV Ant juga meraih juara 1 cabang Musabaqah Hifzh Al-Qur’an 1 Juz Putri. Ia memperoleh nilai tertinggi: 99,50. M. Azzam Lazuardi siswa kelas V Business juga menorehkan prestasi. Ia juara harapan cabang lomba Musabaqah Hifzh Al-Qur’an 1 Juz Putra. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni