Feature

Penampilan Perdana Mugeb Teacher Band Mengguncang Panggung Milad

162
×

Penampilan Perdana Mugeb Teacher Band Mengguncang Panggung Milad

Sebarkan artikel ini
Penampilan perdana Mugeb Teacher Band sukses memeriahkan Milad ke-31 SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik lewat harmoni lagu legendaris, membuktikan talenta seni luar biasa dari balik meja guru.
Mugeb Teacher Band tampil perdana, memeriahkan Milad ke-31 SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Penampilan perdana Mugeb Teacher Band sukses memeriahkan Milad Ke-31 SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik lewat harmoni lagu legendaris, membuktikan talenta seni luar biasa dari balik meja guru.

Tagar.co – Suasana Mugeb Sport Center pada Ahad pagi, 12 April 2026, mendadak riuh. Petikan gitar dan dentuman drum yang bertenaga memecah udara, menandai dimulainya agenda Preaching and Talk Show Special 31st Milad of Mugeb Primary School. Namun, ada yang berbeda kali ini. Bukan siswa yang memegang instrumen, melainkan para pendidik yang biasanya sibuk berinteraksi dengan siswa.

Mugeb Teacher (MT) Band membuka acara dengan lagu “Rumah Kita”. Lagu ikonik milik God Bless yang populer bersama Slank itu berhasil membakar semangat hadirin. Tidak berhenti di situ, di tengah acara, mereka kembali menyentuh sisi emosional penonton lewat tembang “Kemesraan” karya Franky dan Johny Sahilatua. Sebagai pamungkas, lagu “Selamat Ulang Tahun” dari Jamrud menutup rangkaian acara dengan penuh sukacita.

Koordinator Ekstrakurikuler sekaligus Manajer MT Band, Mohammad Fathoni, S.Pd., mengungkapkan alasan di balik pembentukan grup musik ini. “Selama ini siswa Mugeb yang tampil, kami ingin menghadirkan suasana baru. Akhirnya kami memutuskan membentuk band guru setelah menelusuri bakat-bakat musik mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Dua Kado Istimewa di Milad Ke-31 Mugeb Primary School

Toni, sapaan akrabnya, berharap grup ini tidak hanya muncul sekali saja, melainkan terus mewarnai momen-momen istimewa sekolah di masa depan.

Proses terbentuknya MT Band tergolong sangat singkat. Mereka hanya memiliki waktu satu pekan untuk berlatih, terhitung sejak Senin, 6 April lalu. “Rekan-rekan tidak butuh waktu lama untuk berlatih dari nol. Saya bersyukur karena guru-guru yang tergabung di MT Band memiliki potensi luar biasa sehingga chemistry di antara mereka terbentuk dengan cepat,” tambah Toni.

Dukungan fasilitas berupa gitar dan keyboard baru pun menambah kepercayaan diri para personel untuk tampil maksimal.

Penampilan perdana Mugeb Teacher Band sukses memeriahkan Milad ke-31 SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik lewat harmoni lagu legendaris, membuktikan talenta seni luar biasa dari balik meja guru.
Mugeb Teacher Band memeriahkan Milad ke-31 SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Perjuangan Jemari Menebal dan Otot Pegal

Di balik penampilan yang memukau, para personel menyimpan cerita perjuangan yang unik. M. Zakariyal Anshor, misalnya, harus merelakan permukaan kulit jemari kirinya menebal karena latihan yang sangat intens. Meski terasa perih, semangatnya tidak surut demi menyukseskan milad ke-31 sekolah tercinta.

Hal senada dirasakan oleh Rico Almada Utama, S.Pd. Rico mengaku lengan kanannya terasa “kemeng” atau pegal luar biasa setelah memukul drum berjam-jam. Namun, ia merasa sangat bahagia menjalani proses tersebut.

Baca Juga:  Rahasia Stimulasi Sensori Integrasi Membantu Anak Istimewa Bertumbuh

“Demi penampilan maksimal, di rumah saya tetap berlatih tanpa drum atau pseudodrumming,” kata Rico dengan antusias.

Berbeda dengan rekan-rekannya, H. M. Fani Hidayatullah, M.Pd., justru merasa santai karena terbiasa bergerak aktif di bidang sarana prasarana yang sehari-hari ia geluti.

Tantangan sesungguhnya dirasakan oleh Almira Fahrani, S.Pd., sang vokalis tunggal. Sebagai grup yang baru terbentuk di awal April 2026, adaptasi menjadi kunci utama.

“Tantangannya adalah perlunya adaptasi satu sama lain. Kami masih berusaha saling menyesuaikan diri,” ungkap Almira.

Ia menjelaskan, proses latihan menjadi ajang belajar bersama. Jika ada kesalahan, mereka saling mengoreksi dan membenahi demi keharmonisan nada.

Baca Juga: Jadi Pengguna Gawai Cerdas ala Konselor Mugeb

Debut Sang Pemain Keyboard

Cerita menarik datang dari Zahra Dini Santoso, S.Pd., pemegang instrumen keyboard. Bagi Zahra, ini adalah momen perdana ia tampil di hadapan seluruh siswa dan rekan guru.

“Perasaan saya sangat antusias karena bisa menjadi anggota band, tapi juga gugup karena tidak terlalu mahir memegang keyboard, jadi sekadar bisa saja,” tuturnya sambil tertawa kecil.

Baca Juga:  Bumi kian “Mendidih”, Din Syamsuddin Ajak Umat Islam Perlakukan Alam sebagai Subjek

Perempuan kelahiran Gresik, 24 Maret 2002, ini sebenarnya adalah sosok multi-talenta. Meski sehari-hari ia akrab dengan gitar, drum, dan keyboard sebagai hobi, tampil di panggung besar tetap memberikan sensasi berbeda. Ia terakhir kali naik panggung saat masih duduk di bangku SMP, itu pun sebagai pemain gitar. Zahra menceritakan, ia bergabung setelah dihubungi oleh Toni atas saran seseorang yang identitasnya masih menjadi rahasia hingga kini.

Akhirnya, Zahra menyampaikan doa tulus bagi tempatnya mengabdi. “Selamat milad buat Mugeb. Semoga Allah senantiasa menjadikan Mugeb sebagai ladang ilmu yang bermanfaat dan saksi perjuangan mencetak generasi berkualitas serta berbudi pekerti luhur untuk Indonesia di masa depan,” ucapnya penuh harap.

Penampilan MT Band hari itu bukan sekadar hiburan, melainkan kado indah bagi perjalanan panjang SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni