Feature

Majelis Dikdasmen Pasuruan Gelar PKKS

32
×

Majelis Dikdasmen Pasuruan Gelar PKKS

Sebarkan artikel ini
Majelis Dikdasmen PDM Kota Pasuruan menggelar Penjaminan Kualitas Keberlanjutan Sumberdaya (PKKS), Sabtu (19/4/2025).
Guru dan pimpinan SD Al-Kautsar bersama Ketua Majelis Dikdamen Kota Pauruan M. Fatoni yang duduk keempat dari kiri.

Kegiatan PKKS ini diadakan agar pimpinan lembaga pendidikan Muhammadiyah dipegang oleh orang bermutu yang punya kapasitas dan kompetensi.

Tagar.co – Majelis Dikdasmen PDM Kota Pasuruan menggelar Penjaminan Kualitas Keberlanjutan Sumberdaya (PKKS), Sabtu (19/4/2025).

Acara ini merupakan penilaian kinerja pada Kepala SD Al-Kautsar Kota Pasuruan yang masa jabatannya segera berakhir di semester ini.

Kegiatan di SD Al-Kautsar ini dihadiri oleh kepala sekolah dan para guru.

Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Pasuruan Mokhamad Fatoni mengatakan, acara ini salah satu usaha memiliki kepala sekolah/madrasah yang berkualitas.

”Apabila hasil penilaian kinerjanya baik maka kepala bisa dipertahankan untuk tetap menjabat. Jika hasilnya kurang maka kepala sekolah kembali menjadi guru,” katanya.

Dia menjelaskan, penilaian terhadap kepala sekolah dan madrasah menurut ketentuan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah meliputi: manajerial dan leadership, kewirausahaan, supervisi, pengembangan keprofesian berkelanjutan, pengembangan lembaga, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta Ortom.

Pengangkatan kepala sekolah/madrasah diatur dalam SK Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah No. 2 tahun 2024 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala/Wakil Kepala Sekolah/Madrasah dan Direktur/Wakil Direktur Pendidikan Nonformal Muhammadiyah.

Baca Juga:  Segitiga Sukses KH Ahmad Dahlan Memajukan Muhammadiyah

Di lingkungan Majelis Dikdasmen PDM Kota Pasuruan ada dua kepala sekolah yang semester ini jabatannya akan berakhir yaitu kepala SD Al-Kautsar dan SMK Muhammadiyah 1.

Kegiatan PKKS ini dilakukan, kata Fatoni, agar pimpinan lembaga pendidikan di lingkungan Dikdasmen Kota Pasuruan benar-benar dipegang oleh orang bermutu yang punya kapasitas dan kompetensi.

”Dengan dipimpin oleh orang yang bermutu diharapkan lembaga pendidikan tersebut bisa berkembang dengan baik dan dipercaya.oleh masyarakat,” katanya.

Sebelum masuk ke acara inti penilaian, peserta dihibur oleh murid dengan menyanyikan lagu. Suasana bertambah heboh ketika Ketua Dikdasmen Fatoni ikut bernyanyi bersama murid tersebut.

Dengan hiburan ini membuat suasana menjadi lebih gayeng dan rileks.

Dalam sambutannya, Fatoni menyampaikan, seseorang yang diberi amanah sebagai kepala sekolah/madrasah agar bisa mengelola dengan baik, maka yang bersangkutan harus mempunyai kompetensi.

”Kompetensi adalah kemampuan atau kewenangan untuk menentukan sesuatu,” katanya.

Kompetensi yang mesti dimiliki oleh kepala sekolah/madrasah di Peraturan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur nomor: 582/PRN/II.0/B/2017 tentang Peraturan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala dan Wakil Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Jawa Timur meliputi kompetensi: kepemimpinan dan manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepribadian dan sosial.

Baca Juga:  Abu Nasir: Satu Matlak Dunia Menuju Kesatuan Umat

Dengan kompetensi ini, sambung dia, maka bisa mengantarkan lembaga pendidikan menjadi yang bermutu, dengan sekolah bermutu membuat masyarakat akan menyekolahkan putra-putri di sekolah.

”Jika sekolah bermutu, output dan outcomenya bisa memuaskan stakeholder sehingga lulusannya akan dicari,” ujarnya.

Jadi kompetensi ini, ujar dia, merupakan keniscayaan yang mesti dimiliki oleh kepala sekolah/madrasah Muhammadiyah dalam mengelola lembaga pendidikannya. (#)

Penyunting Sugeng Purwanto