Feature

Lestari Bersih Pantai Antar Lazismu Kabupaten Pasuruan Raih Award Inovasi Lingkungan

40
×

Lestari Bersih Pantai Antar Lazismu Kabupaten Pasuruan Raih Award Inovasi Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Lestari Bersih Pantai antar Lazismu Kabupaten Pasuruan raih Award Inovasi Lingkungan. Program ini menyentuh aspek pelestarian ekosistem pesisir, pengelolaan sampah berkelanjutan, perubahan perilaku masyarakat, hingga mitigasi krisis iklim
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Pasuruan, Titik Sariatun Ulfa, S.Pd, saat menerima penghargaan Lazismu Award Kreativitas dan Inovasi Pendistribusian dan Pendayagunaan Bidang Lingkungan, Jumat (19/12/2025) (Tagar.co/Yekti Pitoyo)

Lestari Bersih Pantai antar Lazismu Kabupaten Pasuruan raih Award Inovasi Lingkungan. Program ini menyentuh aspek pelestarian ekosistem pesisir, pengelolaan sampah berkelanjutan, perubahan perilaku masyarakat, hingga mitigasi krisis iklim

Tagar.co – Lazismu Kabupaten Pasuruan menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lazismu Jatim Award 2025 yang digelar di Hall Hotel Horison GKB Gresik, Sabtu (19/12/2025). Program unggulan bertajuk Lestari Bersih Pantai sukses meraih Penghargaan Kreativitas dan Inovasi Pendistribusian dan Pendayagunaan Bidang Lingkungan.

Penghargaan tersebut diraih berkat dampak nyata dan pendekatan kolaboratif program dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat.

Manajer Lazismu Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifuddin, M.Si., menjelaskan bahwa Program Lestari Bersih Pantai merupakan aksi pembersihan kawasan pantai dan laut yang dilaksanakan selama satu pekan penuh. Lazismu merancang program ini sebagai upaya pencegahan bencana sekaligus respons terhadap perubahan iklim.

“Program ini bukan sekadar bersih-bersih pantai, tetapi ikhtiar membangun kesadaran kolektif masyarakat pesisir agar menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dokumentasi Pelaksanaan Program Lestari Bersih Pantai Lazismu Kabupaten Pasuruhan di Pantai Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok (Tagar.co/Istimewa)

Kolaborasi Lintas Sektor

Aksi bersih pantai dipusatkan di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Lazismu Kabupaten Pasuruan menerjunkan ratusan relawan, terdiri atas unsur perserikatan Muhammadiyah, komunitas peduli lingkungan, dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Innalillah, Ketua LHKP PWM Jatim Muhammad Mirdasy Wafat

“Program ini juga menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta berbagai komunitas lingkungan.
Sebagai bentuk penguatan solidaritas di lapangan, Lazismu turut mendirikan dapur umum yang menyediakan ratusan porsi bakso bagi relawan dan warga sekitar,” jelasnya.

Program Lestari Bersih Pantai, lanjutnya, lahir dari realitas tingginya volume sampah di kawasan pesisir Pasuruan. Persoalan yang dihadapi antara lain tumpukan sampah plastik dan organik di pantai, sampah kiriman dari sungai dan laut, serta minimnya sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Kondisi tersebut berdampak pada rusaknya ekosistem pesisir. Juga terganggunya aktivitas ekonomi dan wisata, hingga ancaman kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur sekaligus Koordinator Tim Lazismu Award, Zaenal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa program ini dinilai layak meraih penghargaan karena memiliki relevansi kuat dengan isu lingkungan global.

“Program ini menyentuh aspek pelestarian ekosistem pesisir, pengelolaan sampah berkelanjutan, perubahan perilaku masyarakat, hingga mitigasi krisis iklim,” paparnya.

Baca Juga:  Zakat dan Pemberdayaan Mustahik

Melalui Program Lestari Bersih Pantai, Lazismu Kabupaten Pasuruan membuktikan bahwa pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah mampu menjawab tantangan lingkungan secara inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Sekaligus menghadirkan kisah lestari dari pesisir Pasuruan. (#)

Jurnalis Yekti Pitoyo. Penyunting Sugiran.