Feature

Target Rp1 Miliar, Lazismu Magetan Siap Menjawab Amanah Wilayah

34
×

Target Rp1 Miliar, Lazismu Magetan Siap Menjawab Amanah Wilayah

Sebarkan artikel ini
Ketua Lazismu Magetan Kasim (kiri) menandatangani berita acara target pengelolaan dana di Rakerwil Hotel Horison Gresik Kota Baru, Sabtu (20/12/2025). (Samsul Hidayat/Tagar.co)

Target hampir Rp1 miliar dari Lazismu Jatim menjadi ujian sekaligus kepercayaan bagi Lazismu Magetan untuk memperkuat filantropi dan tata kelola umat.

Tagar.coLazismu Jawa Timur menetapkan target ambisius bagi Lazismu Magetan: pengelolaan penghimpunan dana umat mendekati Rp1 miliar. Target tersebut dituangkan secara resmi dalam berita acara dan nota kesepakatan yang ditandatangani pimpinan Lazismu wilayah dan daerah, bertepatan dengan agenda Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu Jawa Timur 2026, Jumat–Sabtu (19–20/12/2025).

Bagi Lazismu Magetan, penetapan target itu bukan sekadar angka, melainkan kepercayaan besar yang harus dijawab dengan kerja nyata. Kepala Badan Pengurus Lazismu Magetan, Kasim, menyebut amanah tersebut sebagai kehormatan sekaligus tantangan yang memacu semangat organisasi untuk terus berbenah.

“Butir-butir dalam berita acara itu memberi kekuatan bagi Lazismu Magetan untuk terus bergerak dan menyambut amanah dari wilayah,” ujar Kasim saat ditemui di ruang pertemuan Hotel Horison Gresik Kota Baru, Sabtu sore (20/12/2025).

Baca juga: Rakerwil Lazismu Jatim 2026 Dorong Inovasi dan Perluasan Muzaki

Baca Juga:  Lazismu Magetan Perkuat Respons Bencana, Aisyiyah Titipkan Donasi Kemanusiaan

Kasim—yang akrab disapa Bang Kasim—mengaku semakin yakin target tersebut dapat diwujudkan, berkaca pada pengalaman sebelumnya. Ia mencontohkan keberhasilan Lazismu Magetan saat dipercaya menggalang dana kemanusiaan untuk bencana alam di Sumatra.

“Saya sudah ‘di-test case’ wilayah, khususnya pada penggalangan dana bencana alam Sumatra. Dengan dukungan semua pihak, Lazismu Magetan mampu menghimpun lebih dari Rp70 juta dan sudah kami setorkan ke wilayah. Alhamdulillah,” katanya.

Dukungan dari Lazismu Jawa Timur, menurut Kasim, juga memberi penguatan mental tersendiri. Ia bahkan berkelakar tentang proses evaluasi yang dijalaninya. “Saya sempat ‘diinterogasi’ enam orang wilayah saat Milad Ke-113 Muhammadiyah. Rasanya seperti ujian tesis, tapi itu justru menguatkan,” ujarnya sambil tersenyum.

Tak kalah penting, kehadiran dan dukungan pimpinan daerah turut menjadi energi tambahan. Kasim menyebut kehadiran Ketua PDM Magetan dalam Rakerwil sebagai bentuk dukungan moral yang berdampak besar bagi semangat tim Lazismu Magetan. “Itu memberi kekuatan tersendiri bagi saya dan teman-teman untuk bekerja lebih keras lagi,” ucapnya.

Rakerwil Lazismu Jawa Timur 2026 sendiri diikuti perwakilan Lazismu dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyusun arah kebijakan, mengevaluasi capaian program, serta memperkuat peran Lazismu dalam menggerakkan filantropi Muhammadiyah ke depan.

Baca Juga:  Tak Cukup Angka dan Laporan, Lazismu Butuh Modal Batin

Salah satu pembicara utama dalam Rakerwil tersebut adalah Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, yang menekankan pentingnya tata kelola, kepercayaan publik, dan keberanian menetapkan target besar sebagai fondasi penguatan Lazismu di semua level. (#)

Jurnalis Samsul Hidayat Penyunting Mohammad Nurfatoni