FeatureUtama

Kurban Kemasan Lazismu Jatim Capai Rp5,49 Miliar, Luncurkan Inovasi Baksomu

29
×

Kurban Kemasan Lazismu Jatim Capai Rp5,49 Miliar, Luncurkan Inovasi Baksomu

Sebarkan artikel ini
Salah satu kurban sapi yang dagingnya diolah jadi makanan kemasan (Tagar.co/Istimewa)

Kurban kemasan Lazismu Jatim tahun ini mencapai Rp5,49 miliar. Selain rendang dan kornet, hadir inovasi baru: Baksomu, untuk memperluas jangkauan distribusi dan manfaat.

Tagar.co – Lazismu Jawa Timur kembali meluncurkan program Kurban Kemasan dengan capaian signifikan. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp5.491.578.002. Tidak hanya memproduksi Rendangmu dan Kornetmu, tahun ini Lazismu Jatim menghadirkan inovasi baru: Baksomu.

Ketua Panitia Kurban 1446 Lazismu Jatim, Agus Lukman Hidayat, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia menyebut bahwa dana tersebut berasal dari kontribusi 38 Lazismu daerah se-Jatim serta dukungan dari sejumlah Lazismu Wilayah.

“Jaringan rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA), panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah (PAMA), dan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) juga berpartisipasi melakukan penghimpunan kurban kemasan. Bahkan beberapa lembaga amil zakat wilayah lain juga ikut menitipkan dana kurban kemasan,” ungkapnya, Jumat (13/6/25).

Pengolahan daging sapi akan dijadikan kurban kemasan (Tagar.co/Istimewa)

Lebih dari sekadar pengolahan daging kurban, program kurban kemasan Lazismu kini dikembangkan dengan menghadirkan produk bakso kemasan. Produk ini bernama Baksomu, sebuah terobosan baru yang lahir dari pengalaman Lazismu Jatim berbagi bakso gratis sejak Muktamar Ke-48 Muhammadiyah di Surakarta.

Baca Juga:  Prodi Kedokteran Unmuh Jember Segera Berdiri

Baca juga: Taawun Dulu, Fastabikul Khairat Kemudian: Menata Gerak Fundrising Lazismu Jatim

“Baksomu bisa menjangkau lebih banyak masyarakat. Mulai anak-anak hingga orang tua banyak yang menyukai bakso. Baksomu bisa dimanfaatkan dalam kegiatan yang banyak mengumpulkan masyarakat, seperti rembug warga, pengajian, tabligh akbar, dan event lainnya,” jelas Agus.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Lazismu Jatim dilakukan di dua lokasi: Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya dan RPH Magetan. Di RPH Surabaya, proses pemotongan berlangsung pada Jumat, 6 Juni 2025, dengan jumlah 7 ekor sapi.

Proses Penyembelihan Sesuai Standar

Sementara itu, di RPH Magetan, pemotongan dilakukan selama empat hari, Jumat hingga Senin (6–9 Juni 2025), dengan jumlah 112 ekor sapi. Total hewan kurban yang dipotong mencapai 119 ekor sapi.

“Sebelum disembelih, seluruh hewan kurban diperiksa oleh dokter hewan guna memastikan kesehatannya. Pemeriksaan dilakukan setiap kali hewan akan disembelih, dan diawasi ketat oleh petugas medis,” terang Agus.

Setelah dinyatakan sehat, penyembelihan dilakukan oleh juru sembelih halal bersertifikat Juleha (Juru Sembelih Halal). Proses selanjutnya berupa pencucian jeroan hingga pembuangan rumen, dilakukan sesuai prosedur standar.

Baca Juga:  Dari Kuitansi Digital hingga Laporan SDGs, Simziska Perkuat Tata Kelola Lazismu Daerah

“Hal ini dilakukan melalui koordinasi langsung dengan Lazismu Jatim. Tujuannya, agar daging yang akan diolah menjadi Rendangmu, Kornetmu, dan Baksomu terjamin kualitasnya. Juga layak dan aman untuk dikonsumsi masyarakat,” imbuhnya.

Dari kanan: Achmad Saifu, Agus Lukman Hidayat, Zainul Muslimin (Bendahara PWM Jatim), dan Muhammad Masrukh (Sekretaris Lazismu Jatim) (Tagar.co/Istimewa)

Dukung Ketahanan Pangan dan Daerah 3T

Agus menambahkan, kurban kemasan Lazismu Jatim tahun ini juga dimaksudkan sebagai bentuk kontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional yang tengah digalakkan pemerintah.

“Manfaat kurban kemasan Lazismu, pertama, memiliki daya simpan yang lebih panjang. Kedua, lebih tepat sasaran menjangkau daerah 3T, pakumis (permukiman padat, kumuh, miskin), dan daerah konflik seperti Palestina. Ketiga, kemasan praktis siap makan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pekurban yang telah menitipkan amanahnya melalui Lazismu se-Jawa Timur.

“Semoga Allah Swt. menerima ibadah kurban kita dan mencatatnya sebagai pahala yang melimpah. Dengan semangat pelayanan dan kepedulian umat, Lazismu terus berupaya menjalankan kurban secara amanah, profesional, dan berdampak luas,” tuturnya. (#)

Jurnalis Sugiran Penyuntng Mohammad Nurfatoni