Feature

Khitan 13 Anak di Batang Toru, EMT Muhammadiyah Berikan Layanan Spesifik

33
×

Khitan 13 Anak di Batang Toru, EMT Muhammadiyah Berikan Layanan Spesifik

Sebarkan artikel ini
Khitan 13 anak di Batang Toru - Tapanuli Selatan, EMT Muhammadiyah berikan layanan spesifik saat tanggap darurat. Kali ini, permintaan datang dari warga di sekitar Posyan Muhammadiyah MDA Batu Hula. Sebelumnya, 3 anak di Dusun Pulo Lubang jalani khitan
Khitan 13 anak di Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan, EMT Muhammadiyah berikan layanan spesifik saat tanggap darurat, Ahad (28/11/2025) (Tagar.co/M. Taufiq Ulinuha)

Khitan 13 anak di Batang Toru – Tapanuli Selatan, EMT Muhammadiyah berikan layanan spesifik saat tanggap darurat. Kali ini, permintaan datang dari warga di sekitar Posyan Muhammadiyah MDA Batu Hula. Sebelumnya, 3 anak di Dusun Pulo Lubang jalani khitan

Tagar.co – Dukungan penanganan darurat banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatra Utara terus dilakukan oleh Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah Jawa Tengah bersama Relawan Muhammadiyah Jawa Tengah.

Di pekan ketiga masa tanggap darurat, tim masih memusatkan layanan kemanusiaan di Kecamatan Batang Toru, salah satu wilayah yang terdampak cukup serius akibat bencana tersebut.

Sejak awal kehadirannya, EMT Muhammadiyah Jateng tidak hanya fokus pada layanan medis dasar, tetapi juga berupaya merespons kebutuhan spesifik warga terdampak. Salah satu bentuk layanannya adalah khitan bagi anak-anak, yang tetap dibutuhkan masyarakat meski berada dalam situasi darurat bencana.

Sebelumnya, tim EMT Muhammadiyah Jateng telah melaksanakan layanan khitan di Dusun Pulo Lubang, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat. Sejumlah orang tua menyampaikan apresiasi karena layanan khitan tetap bisa diakses di tengah keterbatasan akibat banjir.

Baca Juga:  Menkes: Relawan Muhammadiyah Berbeda

Tenaga Medis Berpengalaman

Setelah layanan di Dusun Pulo Lubang, EMT Muhammadiyah Jateng kembali menerima permintaan serupa. Kali ini, permintaan datang dari warga terdampak banjir yang berada di sekitar Pos Layanan (Posyan) Muhammadiyah MDA Batu Hula, Ahad (28/12/2025). Tim menindaklanjuti permintaan tersebut sebagai bagian dari rangkaian pelayanan kemanusiaan yang berkelanjutan.

Untuk pelaksanaan layanan khitan di posyan tersebut, EMT Muhammadiyah Jateng menugaskan tenaga medis yang berpengalaman. dr. Agus Muttaqien dari RS PKU Muhammadiyah Rodliyah Achid Pemalang, yang tercatat sebagai anggota Roasterlist 2 EMT Muhammadiyah Jawa Tengah, bertindak langsung dalam layanan tersebut. Selain dr. Agus, layanan ini juga dilakukan oleh Eko Anggoro dari RSI Muhammadiyah Kendal, dan Ibnu Yanuar Prasetyo dari RS PKU Muhammadiyah Surakarta.

dr. Agus menyampaikan, layanan khitan ini merupakan bagian dari komitmen EMT Muhammadiyah Jateng untuk hadir menjawab kebutuhan warga terdampak. Menurutnya, kondisi bencana tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Layanan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada warga, khususnya anak-anak. Tentu agar anak-anak tetap mendapatkan pelayanan yang layak meskipun berada dalam situasi darurat,” ujarnya.

Baca Juga:  Banjir Pekalongan, Relawan Muhammadiyah Cepat dan Sigap Evakuasi Warga

Di posyan ini, EMT Muhammadiyah Jateng melayani sebanyak 13 anak. Proses layanan berlangsung di Posyan Muhammadiyah MDA Batu Hula dengan memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan anak-anak yang mengikuti khitan. Orang tua anak-anak yang dilayani tampak mendampingi dan mengikuti proses dengan tertib.

Khitan 13 anak di Posyan Muhammadiyah MDA Batu Hula Kecamatan Batang Toru, Ahad (28/11/2025) (Tagar.co/M. Taufiq Ulinuha)

Respons Sesuai Kondisi Lapangan

Keberlanjutan layanan khitan ini menunjukkan bahwa EMT Muhammadiyah Jateng tidak hanya berfokus pada penanganan medis akibat banjir secara langsung, tetapi juga memperhatikan kebutuhan sosial dan kesehatan jangka pendek warga terdampak. Layanan semacam ini dinilai penting untuk membantu masyarakat tetap menjalani aktivitas penting di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Selain memberikan layanan, keberadaan EMT Muhammadiyah Jateng bersama Relawan Muhammadiyah Jateng juga menjadi bagian dari upaya pendampingan psikososial bagi warga. Kehadiran relawan dan tenaga medis di lokasi bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi masyarakat Kecamatan Batang Toru.

Hingga pekan ketiga penanganan darurat, EMT Muhammadiyah Jateng masih bersiaga di wilayah terdampak banjir di Tapanuli Selatan. Tim terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan merespons kebutuhan warga sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Kunjungi Batang Toru Tapsel, Ini Pesan Ketua MDMC PP Muhammadiyah kepada Penyintas

Layanan khitan yang kembali digelar ini menjadi salah satu bukti kesinambungan peran Muhammadiyah dalam misi kemanusiaan di daerah bencana. (#)

Jurnalis M. Taufiq Ulinuha. Penyunting Sugiran.