
Branding sekolah mencerminkan nilai-nilai, keunggulan, budaya, serta visi dan misi sekolah. Di antaranya adalah menonjolkan keunikan sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan
Tagar.co – Dalam suasana hangat Syawal 1446 H, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kanigoro Kabupaten Blitar menggelar kegiatan Kantin Tangguh atau Kajian Rutin Setiap Tanggal Tujuh, yang kali ini diselenggarakan Kamis malam (17/4/2025) karena tanggal 7 bertepatan dengan libur Lebaran.
Bertempat di Masjid Muhammad Ibrahim Al-Amru (MIA) Jatinom, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, acara dimulai pukul 19:30 WIB dan berlangsung hingga usai.
Acara ini dihadiri oleh pengurus dan anggota PCM, PCA, PCPM, dan PCNA, para warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, guru, karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta para simpatisan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan Halalbihalal dan kemudian Kajian rutin sambil menikmati sajian yang telah disiapkan.
Yang menarik pada edisi Kantin Tangguh kali ini adalah pemaparan langsung dari Kepala SD ‘Aisyiyah Jatinom, Ruciana Galunggung, M.Pd., yang akrab disapa Ruci.
Ruci mengawali dengan menyampaikan, “Selamat Hari Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali suci dan diberi kekuatan untuk terus membawa kebaikan bagi umat.”
Ruci kemudian membagikan hasil yang didapat dari keikutsertaannya dalam kegiatan Diksuspala Jawa Timur, yaitu Pendidikan Khusus Kepala Sekolah Muhammadiyah, yang menjadi bekal berharga untuk memajukan SD ‘Aisyiyah Jatinom, yang berlokasi di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
“Branding sekolah adalah hal yang sangat penting dalam era pendidikan saat ini,” ujar Ruci. “Ini adalah proses membangun citra, identitas, dan reputasi sekolah agar dikenal dan diingat secara positif oleh masyarakat, orang tua, calon murid, dan pihak-pihak terkait.”
Ruci menekankan branding sekolah mencerminkan nilai-nilai, keunggulan, budaya, serta visi dan misi sekolah. Di antaranya adalah menonjolkan keunikan sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan, serta membangun loyalitas murid, alumni, dan orang tua.
SD ‘Aisyiyah Jatinom kini mengangkat Branding sebagai Sekolah Entrepreneur, yang menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Sekolah ini juga aktif membina Wartawan Cilik melalui Ekskul Jurnalistik, yang bahkan telah mewawancarai delapan tokoh nasional.
“Kami juga memiliki Ekskul Dokter Kecil yang bekerja sama dengan RS Aminah dan RS Aulia Blitar, serta menjalin kemitraan keuangan sekolah dengan Bank Muamalat,” tambahnya.
Ruci pun menyampaikan rencana sekolah untuk menerbitkan buku cerita dan majalah sekolah, sebagai bagian dari penguatan literasi dan kreativitasnya.
Di akhir penyampaiannya, Bu Ruci memohon doa dan dukungan semua pihak, “Mohon dukungan dan kerja samanya untuk terus memajukan sekolah ini, demi generasi masa depan yang cemerlang.”
Semangat kolaboratif dan kekeluargaan dalam kegiatan Kantin Tangguh menjadi penanda kuat bahwa sinergi antara sekolah, masyarakat, dan Muhammadiyah terus hidup dan berkembang demi kemajuan pendidikan. (#)
Jurnalis Agus Fawaid. Penyunting Ichwan Arif.












