
Hari Gerakan Sejuta Pohon 10 Januari 2025 diperingati TK Aisyiyah 41 Menganti Gresik dengan berbagi aneka tanaman kepada pengguna jalan raya.
Tagar.co – Jumat pagi (10/1/25) di Jalan Raya Menganti, Gresik, tampak pemandangan berbeda. Bukan hanya hiruk-pikuk kendaraan, tetapi juga keceriaan anak-anak berseragam TK Aisyiyah 41 yang membagikan ratusan tanaman kepada para pengguna jalan. Aksi simpatik ini merupakan wujud nyata kepedulian mereka terhadap lingkungan dalam rangka memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon.
Tepat pukul 09.00 WIB, dengan senyum mengembang, anak-anak TK Aisyiyah 41 Menganti ini mulai membagikan aneka tanaman. Mulai dari tanaman hias yang cantik, sayur-mayur yang bermanfaat, hingga tanaman toga yang berkhasiat. Semua dibagikan dengan penuh semangat. Raut bahagia terpancar dari wajah-wajah mungil mereka saat menyerahkan tanaman kepada para pengendara yang melintas.
Antusiasme untuk berbagi ini sudah terlihat sejak sehari sebelumnya. Dinara Puteri Erka Aluula, salah satu siswi, bahkan sudah membawa pohon cabai yang lebat berbuah dari rumah. “Bunda coba lihat, aku bawa tanaman cabai, sudah ada cabainya banyak,” celotehnya riang setibanya di sekolah. “Aku bawa hari ini biar tidak lupa,” lanjutnya, menunjukkan kesungguhannya untuk berpartisipasi.
Iwama Terlibat
Tak mau kalah dengan anak didiknya, para anggota Ikatan Wali Murid Aisyiyah (Iwama) pun turut andil. Mereka kompak memesan stiker bergambar menarik untuk ditempelkan pada setiap polybag tanaman. Stiker tersebut bertuliskan nama anak dan nama sekolah, menjadi identitas sekaligus sarana promosi yang cerdas.
“Wah, rasanya saya ingin jadi pengguna jalan saja besok,” gurau Amel Intan Pratiwi, Ketua Iwama TK Aisyiyah 41 Menganti, di sela-sela kesibukannya mempersiapkan tanaman bersama wali murid lainnya.
Kegiatan yang telah direncanakan sejak awal tahun ajaran 2024-2025 ini memiliki tujuan mulia. “Kami ingin mengajak anak didik untuk gemar berbagi sebagai wujud syukur kepada Allah atas karunia-Nya berupa alam semesta,” ungkap Laili Uswatin, guru kelas B Dolphin. “Jadi, agar alam semesta ini semakin indah dan cantik, maka anak-anak kami ajak untuk berbagi tanaman kepada para pengguna jalan,” lanjutnya.
Laili berharap tanaman-tanaman tersebut akan dirawat dan ditanam di rumah masing-masing penerima. “Selain mendapatkan pahala berbagi, rumah mereka akan semakin cantik dengan tanaman hias yang kami bagikan,” ujarnya, penuh harap.
Baca juga: Dua Warna, Dua Makna: Kisah di Balik Piala Mewarnai Siswi TK Aisyiyah 41 Menganti
Nofia Firdawati, guru kelompok B Butterfly, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan. “Kegiatan berbagi ini dapat menumbuhkan sikap mencintai lingkungan dan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya tumbuhan bagi kehidupan. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nofia menekankan pentingnya peran tanaman bagi kelestarian alam. “Tanaman bisa digunakan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan menyerap karbon dioksida,” pungkasnya, menutup percakapan dengan pesan yang sarat makna.
Aksi bagi-bagi ratusan tanaman oleh TK Aisyiyah 41 Gresik ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal kecil dan dari usia dini. Sekolah kecil ini telah menanamkan nilai-nilai luhur kepada anak didiknya, mengajarkan mereka untuk mencintai bumi dan berbagi kebaikan dengan sesama.
Sebuah langkah kecil yang diharapkan dapat menginspirasi banyak orang untuk turut serta menghijaukan bumi, demi masa depan yang lebih baik. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












