Feature

Guru dan Karyawan SD Sakri Antusias Ikuti Bimbingan Tahsin Al-Qur’an

33
×

Guru dan Karyawan SD Sakri Antusias Ikuti Bimbingan Tahsin Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Guru dan karyawan SD Sakri mengikuti bimbingan Tahsin Al Qur’an. (Tagar.co/Fairuz Bilah Izzah Hazwani)

Guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 Krian antusias mengikuti bimbingan tahsin Al-Qur’an di bulan Ramadan. Program ini bertujuan meningkatkan bacaan sesuai tajwid dan makhraj dengan metode Tajdied.

Tagar.co – Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat bagi guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 Krian (Sakri), Sidoarjo, Jawa Timur, untuk meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an. Pada Sabtu (8/3/2025) pukul 07.30 – 10.00 WIB, mereka mengikuti bimbingan tahsin Al-Qur’an yang diadakan di ruang kelas I Ali bin Abi Thalib dan kelas I Khalid bin Walid.

Baca juga: Rahasia Sukses Atlet SD Sakri Borong Juara di SAC 2025

Program bimbingan ini berlangsung dalam enam kali pertemuan dan dibimbing langsung oleh Staf Tajdied Center Surabaya, Nafidah S.Psi. Menurutnya, tujuan utama dari program ini adalah memperbaiki cara membaca Al-Qur’an agar lebih baik, sesuai dengan kaidah tajwid dan makhroj yang benar.

“Dalam pelatihan ini, kami menggunakan Al-Qur’an Rasm Utsmani karena lebih mudah dipelajari dan halaman-halamannya seragam, sehingga mempermudah proses belajar,” ujar Nafidah.

Gukar Sakri mengulang bacaan Al Qur’an dengan menggunakan metode Tajdied. (Tagar.co/Fairuz Bilah Izzah Hazwani)

Selama sesi bimbingan, peserta dibagi menjadi lima kelompok besar. Nafidah membimbing mereka dengan membacakan Al-Qur’an menggunakan tiga nada berbeda dalam metode Tajdied, disertai dengan pelafalan makhorijul huruf yang benar. Guru dan karyawan Sakri pun mengulang bacaan tersebut dan turut menganalisis hukum bacaan yang terdapat dalam ayat.

Semangat para peserta begitu luar biasa dalam mengikuti bimbingan ini. Nafidah menegaskan bahwa teknik mengaji yang mereka pelajari dapat diterapkan kepada siswa di kelas, termasuk bagaimana mengelola pembelajaran Al-Qur’an dengan lebih efektif.

“Ada beberapa tips untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada siswa. Pertama, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil agar lebih fokus. Kedua, setiap kelompok diminta membaca 10 ayat lanjutan dari surah tertentu. Ketiga, ayat-ayat tersebut diulang dengan perbaikan makhorijul huruf. Keempat, siswa diminta membaca ayat secara individu hingga benar, karena kesalahan dalam membaca Al-Qur’an memiliki konsekuensi tersendiri,” tambahnya.

Pondan Nurindahsari, S.Pd., Kepala Urusan Ismuba sekaligus Guru Kelas V Utsman bin Affan, berharap agar ilmu dari bimbingan ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Al-Qur’an di sekolah. Dengan demikian, siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan lebih fasih dan sesuai dengan kaidah yang benar. (#)

Penulis Fairuz Bilah Izzah Hazwani Penyunting Mohammad Nurfatoni