
Di balik kemenangan atlet cilik SD Sakri di SAC 2025, ada latihan keras, disiplin tinggi, dan dukungan penuh. Simak perjuangan mereka meraih prestasi di ajang nasional ini!
Tagar.co – Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil mengharumkan nama sekolah dengan mencetak prestasi gemilang dalam turnamen Tapak Suci tingkat nasional Sport And Art Competition (SAC) yang digelar di Maspion Square, Surabaya, pada Sabtu-Ahad (22-23/2/2025). Para ‘pendekar’ cilik dari SD Sakri berhasil memborong berbagai gelar juara di berbagai kelas pertandingan.
Dukungan Sekolah dan Pembinaan Atlet Muda
Koordinator Pengembangan Potensi Atlet Tapak Suci kontingen Sakri, Mam Lala, menyampaikan bahwa sekolah akan terus berusaha menumbuhkan semangat dan minat siswa, khususnya di tingkat usia dini, untuk menjadi kader penerus atlet beladiri Tapak Suci.
Persiapan yang dilakukan dalam menghadapi turnamen tingkat nasional ini meliputi pembinaan intensif melalui kelas potensi yang terjadwal secara rutin. Selain itu, sekolah juga membekali para pelatih dengan pelatihan khusus agar dapat membimbing atlet muda menjadi juara yang berani, kuat, dan memiliki mental kompetitif.
“Sebagai bentuk dukungan kepada anak-anak terbaik kami dalam bidang Tapak Suci, sekolah memfasilitasi kelas potensi yang dilaksanakan setiap hari Kamis sore. Kami bekerja sama dengan pelatih-pelatih andal yang siap membina anak-anak dengan sepenuh hati,” ujar Mam Lala, Sabtu (1/3/25)
Selain itu, para atlet juga diberikan kesempatan untuk aktif mengikuti berbagai kejuaraan beladiri guna menambah pengalaman, mengasah keterampilan teknis, serta mempersiapkan diri menjadi kader penerus atlet Tapak Suci yang berprestasi.
Peran Dukungan dan Motivasi
Dukungan dari orang tua, guru, serta rekan sejawat memiliki pengaruh besar terhadap mental para atlet selama pertandingan. Menunggu giliran bertanding dalam waktu lama bisa menjadi tantangan tersendiri, namun dengan motivasi yang tinggi, para pendekar cilik SD Sakri mampu menjaga semangat dan menampilkan teknik serangan terbaik mereka di arena.
Mam Lala menutup dengan optimisme, “Insyaallah, hasil yang diraih tentu tidak akan mengkhianati usaha yang telah dilakukan.”
Prestasi membanggakan ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih dan mengukir prestasi di bidang beladiri.
Daftar Prestasi Pendekar Cilik SD Sakri di SAC 2025
- Azzam Nasrullah Akbar (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas E
- Briant Rafanda (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas D
- Alvian Rizqie (Kelas 4) – Juara 1 kategori Tanding Kelas F
- Sayeda Nafisa (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas F
- Ammarzaky Wirayuda (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas D
- M. Hafidz Al Furqon (Kelas 4) – Juara 2 kategori Tanding Kelas E
- Annisa Izza Zahra (Kelas 4) – Juara 1 kategori Tanding Kelas LS
- Hamizan Fausta Pradiptantoro (Kelas 3) – Juara 1 kategori Tanding Kelas I
- Geg Aisyah Mera Gati (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas G
- Mahes Dae Abrisam (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas F
- M. Virendra Ramadhanu (Kelas 3) – Juara 3 kategori Tanding Kelas C
- Janitra Kanaka P. (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas J
- Haidar Thariq (Kelas 3) – Juara 3 kategori Tanding Kelas D
- Clemira Aretha (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas J
- Alma Adeeva (Kelas 3) – Juara 2 kategori Tanding Kelas C
- M. Rama Kusumawardana (Kelas 3) – Juara 3 kategori Tanding Kelas C
- Danendra Abrisam Yoka Kalandra (Kelas 3) – Juara 3 kategori Tanding Kelas D
- Kyna Monique (Kelas 1) – Juara 1 kategori Tanding Kelas G
- Royana Syarifa (Kelas 2) – Juara 2 kategori Tanding Kelas D
- Kenzie Alfarizqi (Kelas 2) – Juara 1 kategori Tanding Kelas E
- Hamizan Muhammad A. (Kelas 1) – Juara 2 kategori Tanding Kelas E
- Achmad Khoirun Nizam (Kelas 1) – Juara 1 kategori Tanding Kelas B
- Riyuh Syahdu Sundhawijaya Maharani (Kelas 2) – Juara 2 kategori Tanding Kelas B
Penulis Yanuarti Pangestuningtyas Penyunting Mohammad Nurfatoni












