Feature

Gema Harmoni Bambu Mias Bungah Curi Perhatian di Panggung Konpida IPM Gresik

53
×

Gema Harmoni Bambu Mias Bungah Curi Perhatian di Panggung Konpida IPM Gresik

Sebarkan artikel ini
Penampilan angklung memukau dari siswa-siswi MI Assa'adah Bungah di Konferensi Pimpinan Daerah IPM Gresik, mencuri perhatian dengan harmoni bambu yang menggugah.
Tim Angklung Mias Bungah tampil memukau. (Tagar.co/Wahyu Setya)

Penampilan angklung memukau dari siswa-siswi MI Assa’adah Bungah di Konferensi Pimpinan Daerah IPM Gresik, mencuri perhatian dengan harmoni bambu yang menggugah.

Tagar.co – Suasana Konferensi Pimpinan Daerah (Konpida) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Gresik tahun 2025 di Aula Mas Mansur SMK Muhammadiyah 1 (SMK Mutu) Gresik mendadak hening. Ratusan pasang mata yang hadir fokus ke panggung.

Tiba-tiba, harmoni nada dari alat musik bambu mengalun, lalu seketika pecah dalam tepuk tangan meriah. Para hadirin terpukau oleh penampilan istimewa dari 25 siswa kelas IV dan V MI Assa’adah (Mias) Bungah yang membawakan pertunjukan angklung.

Dengan mengenakan kostum serba hitam, berikat kepala khas Sunda, dan sembong batik putih, para pemain angklung tampil penuh semangat. Mereka dengan apik membawakan dua lagu populer. Yakni “Ambilkan Bulan Bu” dan “Laskar Pelangi”.

Mereka tampil apik di bawah arahan dirigen Wahyu Setyaning Ati, S.Pd, Sabtu (28/6/2025). Penampilan ini bukan sekadar hiburan, melainkan representasi kekayaan budaya dan semangat para pelajar muda yang berupaya melestarikan warisan seni bangsa.

Baca Juga:  Apresiasi Kinerja, Lazismu Gresik Anugerahkan Kantor Layanan Terbaik 2026

“Ini luar biasa! Saya kagum dengan penampilan adik-adik tim angklung Mias Bungah,” puji Atika Zahira Mawaddah, salah seorang peserta Konpida yang juga merupakan Anggota PC IPM Bungah.

Penampilan Gema Harmoni Bambu Mias Bungah menjadi salah satu momen yang paling mencuri perhatian peserta konferensi yang berasal dari berbagai kecamatan di Gresik itu.

Penampilan angklung memukau dari siswa-siswi MI Assa'adah Bungah di Konferensi Pimpinan Daerah IPM Gresik, mencuri perhatian dengan harmoni bambu yang menggugah.
Tim Angklung Mias Bungah menyuguhkan Gema Harmoni Bambu. (Tagar.co/Wahyu Setya)

Cinta Warisan Budaya

Penampilan angklung dari para siswa Mias Bungah ini memiliki makna lebih dalam. Menurut Kepala Mias Bungah, Nurul Khaniyah, S.Pd., pentas ini bukan hanya tentang memainkan alat musik, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kepercayaan diri.

“Ini bukan hanya soal bermain angklung. Tetapi juga tentang membangun karakter, percaya diri, dan mencintai warisan budaya bangsa,” tutur Nurul Khaniyah.

Ia menambahkan, tim angklung ini merupakan tim baru yang baru pertama kali tampil di acara resmi tingkat kabupaten. Latihan intensif selama sepekan  terakhir membuahkan hasil yang membanggakan.

Keberanian dan semangat para siswa untuk tampil di hadapan ratusan pelajar, Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, serta pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah lainnya menjadi bukti nyata, semangat melestarikan budaya lokal bisa berjalan seiring dengan semangat berorganisasi

Baca Juga:  Outbound di Pantai Putri Klayar Cairkan Kebersamaan Karyawan Zam Zam Amanah

Nurul juga menegaskan, kehadiran tim angklung Mias Bungah di Konpida IPM Gresik membuktikan, pelestarian budaya lokal dan pendidikan karakter bisa berjalan seiring dengan semangat organisasi pelajar Muhammadiyah. Tampil memukau, Mias Bungah meninggalkan jejak manis di panggung Konpida. Mereka pun menyalakan harapan, mampu menginspirasi sekolah lain untuk terus menggali potensi seni dan budaya dalam dunia pendidikan. (#)

Jurnalis Wahyu Setya Penyunting Sayyidah Nuriyah