
Penutupan Fortasi SD Al-Islam Cerme tak sekadar meriah. Dari senam massal hingga parade ekstrakurikuler, siswa baru diajak bergerak, bergembira, dan mengenal lebih dekat semangat belajar di sekolah Muhammadiyah ini.
Tagar.co – Langkah kaki kecil berderap kompak di atas lapangan yang mulai hangat oleh sinar matahari pagi. Dengan seragam olahraga marun dan kerudung pink muda, ratusan siswa SD Al-Islam Cerme bergerak energik mengikuti irama senam.
Di belakang mereka, bangunan sekolah bertingkat berdiri teduh, menjadi saksi penutupan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) tahun pelajaran 2025/2026, Jumat (18/7/2025).
Baca juga: Langkah Awal di Rumah Kedua: Siswa Baru Jelajahi Lingkungan SD Al-Islam
Mengusung tema “Jumat Sehat, Semangat Bersahabat”, kegiatan dibuka dengan Senam Anak Indonesia Hebat. Di bawah arahan instruktur Tutik, sebanyak 267 siswa bersama dewan guru dan tenaga kependidikan mengikuti gerakan dengan penuh antusias. Tawa ceria dan gerakan yang serempak menciptakan atmosfer yang bukan hanya sehat, tetapi juga hangat dan membahagiakan.
“Saya berharap seluruh siswa dan guru lebih sehat dan bahagia dengan senam ini,” ujar Siti Fatimah, Wakil Kepala SD Al Islam Cerme, usai kegiatan berlangsung. Ia menambahkan, setelah sepekan penuh aktivitas Fortasi yang cukup menyita energi, momen ini memberi ruang untuk rileksasi bersama.
Setelah tubuh digerakkan, giliran kreativitas siswa yang unjuk gigi. Berbagai penampilan ekstrakurikuler disuguhkan untuk memperkenalkan ragam kegiatan di SD Al Islam Cerme sekaligus memberi inspirasi bagi para siswa baru.
Tampilan pertama dibuka dengan lantunan merdu dari ekstra Qiraah oleh Mochammad Hardika Pratama (kelas 5), disusul aksi Hizbul Wathan yang memperagakan semaphore dan tepuk HW oleh siswa kelas 4, 5, dan 6.
Tepuk tangan membahana saat dua siswa Tapak Suci, Achmad Bayu Kusuma dan Keyla Assyifatin Qolbi dari kelas 6A, menampilkan jurus bela diri yang lincah namun berwibawa.
Sementara itu, kreativitas dalam seni rupa ditampilkan oleh Annisa Nismara Halimah (kelas 5), Hazel Reandra Lafatunnisa (kelas 4), dan Haykal Zidane (kelas 6) melalui karya lukis mereka yang ditampilkan secara langsung.
Tak kalah menarik, program ECA (English Club Activities) mempersembahkan sesi perkenalan diri dalam bahasa Inggris oleh Emqi Raihana Ramadhani, Io Fatih Zahira Purnama, Najwan Abidzar Ja’far, dan Abraham Pili dari kelas 5.
Penampilan ini menunjukkan bagaimana siswa SD Al-Islam tak hanya diajak berani tampil, tetapi juga dibekali kemampuan berbahasa global.

Atraksi futsal dari siswa kelas 2 juga mencuri perhatian. Aksi lincah mereka menggiring bola menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton, termasuk Arsyio, salah satu siswa baru. “Saya senang melihat tampilan futsal tadi. Besok saya mau ikut ekstra futsal,” ujarnya dengan semangat.
Sebagai penutup, dentuman ritmis dan harmoni dari tim drumben SD Al-Islam Cerme sukses memukau hadirin. Formasi yang rapi dan penampilan penuh percaya diri menjadi klimaks dari rangkaian acara.
Shofiatur Rohmah, S.Pd., Koordinator Kesiswaan, menuturkan bahwa parade ekstrakurikuler ini bertujuan memotivasi siswa baru agar mengenal dan menentukan kegiatan sesuai minat dan bakat mereka. “Kami ingin mereka merasa bahwa sekolah ini adalah tempat untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi diri.”
Sementara itu, Kepala SD Al-Islam Cerme, Cicik Indrawati, menjelaskan bahwa Fortasi berlangsung selama lima hari, sejak Senin hingga Jumat (14–18 Juli 2025). “Anak-anak diajak mengenal lingkungan sekolah, nilai-nilai Kemuhammadiyahan, pembentukan karakter, hingga eksplorasi kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.
Fortasi bukan sekadar orientasi, tetapi menjadi gerbang awal perjalanan panjang para siswa menuju pembentukan pribadi yang cerdas, berakhlak, dan siap berkontribusi. Dan pagi itu, semuanya bermula dari senyum, gerak, dan semangat yang terpancar dari wajah anak-anak Indonesia hebat. (*)
Jurnalis Mardiyana Z. Penyunting Mohammad Nurfatoni












