Feature

Kreativitas Siswa SD Al-Islam Hidupkan Semangat Kartini lewat Busana Kertas

36
×

Kreativitas Siswa SD Al-Islam Hidupkan Semangat Kartini lewat Busana Kertas

Sebarkan artikel ini
Siswa kelas 1B SD Al Islam berpose bersama sambil menunjukkan hasil karya “Kartini Berbusana Batik” yang mereka buat dengan penuh semangat dalam rangka memperingati Hari Kartini. (Tagar.co/Mardiyana Zulifah)

Peringatan Hari Kartini di kelas 1 SD Al-Islam Cermen Gresik dikemas kreatif—siswa merancang busana batik dari kertas sambil belajar mengenal perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Tagar.co – Suasana cerah pada Selasa pagi, 21 April 2026, menghadirkan nuansa istimewa di SD Al-Islam, Cerme, Gresik, Jawa Timur.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, siswa kelas 1A dan 1B menggelar kegiatan kreatif yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna: membuat karya seni bertema Raden Ajeng Kartini.

Meski berlangsung sederhana di dalam kelas, kegiatan ini terasa hangat dan penuh semangat. Setiap kelas menampilkan cara unik dalam merayakan hari bersejarah tersebut, dengan tujuan utama menanamkan rasa hormat sekaligus mengenalkan perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.

Baca juga: Bila Raden Ajeng Kartini Hidup di Zaman Sekarang

Di kelas 1B, suasana belajar tampak hidup di bawah bimbingan guru kelas Nina Kurnia R., yang akrab disapa Ustazah Nina. Ia mengajak para siswa berkreasi menggunakan kertas sebagai media utama.

Baca Juga:  Salat Idulfitri di Morowudi Tekankan Pentingnya Menjaga Kesucian dan Ukhuah
Devano, siswa kelas 1B, tampak teliti menggunting bahan untuk kreasi rok pahlawan Raden Ajeng Kartini. (Tagar.co/Mardiyana Zulifah)

Tidak sekadar mewarnai gambar wajah Kartini, siswa juga menyusun potongan kertas bermotif batik menjadi rok, menciptakan tampilan “Kartini Berbusana Batik” yang unik dan penuh warna.

“Anak-anak kami arahkan untuk mewarnai sesuai imajinasi mereka. Harapannya, peringatan Hari Kartini ini bisa sekaligus mengasah kreativitas sejak dini,” ujar Ustadzah Nina di sela kegiatan.

Didampingi Ustazah Nina dan Ustazah Setya Rini, para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan. Sambil berkarya, mereka juga mendapatkan penjelasan ringan mengenai sosok Kartini dan nilai perjuangannya. Materi dan perlengkapan telah disiapkan sekolah, sehingga siswa dapat lebih leluasa mengekspresikan ide mereka.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh keceriaan. Dengan wajah bangga, para siswa memamerkan hasil karya mereka—simbol sederhana namun bermakna dalam mengenang jasa pahlawan emansipasi wanita Indonesia. (#)

Jurnalis Mardiyana Zulifah Penyunting Mohammad Nurfatoni