
Dua siswa Smamsatu ini ikut mengantar Tim Arung Jeram Indonesia berdiri di podium perak setelah bersaing ketat dengan para juara dunia.
Tagar.co – Prestasi membanggakan kembali diraih atlet muda Indonesia di kancah internasional. Dua siswa dari SMA Muhammadiyah 1 Gresik (Smamsatu), Moch. Zaldy Fahruddin (kelas XI Soshum 2) dan Fariz Ilmi Nazzalloh Sahiroh (kelas XII Saintek 3) sukses mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perak kategori Youth Men U-19 pada ajang bergengsi World Rafting Championship (WRC) 2025, Selasa, 2 Desember 2025.
Kejuaraan dunia yang digelar di Sungai Kampar, Gopeng, Perak, Malaysia, ini masih berlangsung hingga 7 Desember 2025 untuk kategori lainnya. Tim Indonesia pun masih berjuang menambah pundi-pundi medali.
Baca juga: Smamsatu Gresik Cetak Back to Back Juara Umum Procommit V15 di ITS Surabaya
Zaldi dan Faris, yang tergabung dalam Tim Arung Jeram Indonesia kategori Youth Men U-19 bersama berasama Hanif Ahmad Ridho dan Ghani Sakha Febriansyah, tampil impresif pada nomor Sprint Race. Mereka bersaing ketat dengan berbagai tim kuat dari mancanegara.
Hasilnya, tim Indonesia mengamankan posisi kedua dan berdiri di podium perak. Mereka bahkan berhasil mengungguli tim tuan rumah Malaysia yang menempati posisi ketiga. Adapun emas diraih oleh tim Republik Ceko.
Faris menyampaikan, targetnya dalam perlombaan ini sesungguhnya sederhana namun penuh makna: berjuang untuk membanggakan orang tua dan sekolahnya.
“Simpel sih, target saya pulang bawa medali dan bikin bangga orang tua dan sekolah saya Smamsatu Gresik pada perlombaan ini,” ujar Faris, menunjukkan tekad kuat di balik prestasinya.
Zaldi pun merasakan kebanggaan besar bisa berjuang membawa nama Indonesia. “Saya merasa sangat senang dan bangga bisa membawa nama Indonesia di kejuaraan WRC ini,” kata Zaldi.

Keberhasilan ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Nurul Ilmiyah, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua siswanya.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ananda Zaldi, Faris, dan Tim Arung Jeram Indonesia ini. Mereka telah membuktikan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, siswa Indonesia mampu berprestasi di level dunia,” ujar Ibu Nurul Ilmiyah.
Ia menambahkan bahwa prestasi semacam ini menjadi dorongan kuat bagi seluruh siswa Smamsatu.
“Prestasi ini bukan hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat nonakademik, mengejar impian setinggi-tingginya, dan memperkaya portofolio jalur prestasi untuk masuk perguruan tinggi,” imbuhnya.
Perjalanan tim menuju podium juga penuh cerita. Menurut Faris, mereka hanya menjalani latihan intensif selama tiga bulan sebelum bertanding. Tantangan lainnya muncul ketika pelatih utama berhalangan hadir. Beruntung, semangat gotong royong terwujud melalui dukungan para pelatih dari kontingen lain yang berasal dari Surabaya, Lumajang, dan Sidoarjo.
Zaldi menegaskan bahwa kunci keberhasilan mereka adalah kepercayaan dalam tim. “Untuk membangun kerja sama tim kita harus saling percaya satu sama lain. Ketika ada masalah, diselesaikan bersama. Semua dilakukan bersama-sama agar bisa membangun tim yang solid,” tutup Zaldi.
Medali perak pada kategori Sprint Race Youth Men di WRC 2025 ini menjadi bukti bahwa semangat persatuan, kerja keras, dan keyakinan diri mampu membawa atlet muda Indonesia bersinar di tingkat dunia. Mereka kini siap melanjutkan perjuangan di kategori-kategori yang tersisa. (#)
Jurnalis Dwi Ayu Kurniawati Penyunting Mohammad Nurfatoni












