Feature

Dorong Mandiri, PDPM Lamongan Gelar Bincang Bisnis Inspiratif

31
×

Dorong Mandiri, PDPM Lamongan Gelar Bincang Bisnis Inspiratif

Sebarkan artikel ini
PDPM Lamongan menggelar Bincang Bisnis Inspiratif, fokus memperkuat kemandirian ekonomi dan mengatasi persoalan kaderisasi Pemuda Muhammadiyah.
Pemateri Bincang Bisnis Inspiratif (kanan). (Tagar.co/Afan Alfian)

PDPM Lamongan menggelar Bincang Bisnis Inspiratif, fokus memperkuat kemandirian ekonomi dan mengatasi persoalan kaderisasi Pemuda Muhammadiyah.

Tagar.co – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lamongan menyelenggarakan Bincang Bisnis Inspiratif, Jumat (24/10/2025) sore di Hall Grand Mahkota Hotel Lamongan. Temanya, Optimalisasi Peluang Bisnis UMKM untuk Masa Depan Perekonomian Pemuda Muhammadiyah.

Sebanyak 130 peserta dari jajaran PDPM dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Daerah Lamongan mengikuti acara tersebut. Mereka membawa semangat memperkuat kemandirian ekonomi kader muda Muhammadiyah.

Ketua PDPM Lamongan, Husnul Abid, dalam sambutannya menegaskan betapa pentingnya ekonomi mandiri bagi para kader. “Kemandirian ekonomi menjadi salah satu pilar yang kita inginkan bersama di Pemuda Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia berharap, momentum kegiatan ini menjadi upaya kolektif agar seluruh kader Muhammadiyah di Lamongan lebih mandiri secara finansial. Lebih lanjut, Husnul Abid mengungkapkan keprihatinannya terkait kondisi kaderisasi di sejumlah cabang.

“Sampai hari ini, kami telah melakukan kunjungan kerja hingga tujuh kali ke PCPM, dan ada satu hal yang membuat saya sedih. Ternyata, hampir semua cabang mengeluh kekurangan kader,” ungkapnya.

Baca Juga:  KM3 Smamio Menebar Cahaya Ramadan Perkuat Dakwah Pelajar di Pesisir Ngembo

Menurut Husnul, banyak informasi yang masuk menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab utama rendahnya keaktifan kader. “Semoga kegiatan hari ini menjadi langkah tepat dalam penguatan kader,” tambahnya.

PDPM Lamongan menggelar Bincang Bisnis Inspiratif, fokus memperkuat kemandirian ekonomi dan mengatasi persoalan kaderisasi Pemuda Muhammadiyah.
Peserta Bincang Bisnis Inspiratif. (Tagar.co/Afan Alfian)

Adaptasi Bisnis dan Keteladanan Rasulullah

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, KH. Mulyono AR, menyoroti perubahan signifikan tren bisnis di era digital dalam sambutannya. Ia menilai, “Posisi bisnis offline hari ini sangat lemah. Bisnis tersebut kalah dengan bisnis digital yang sering generasi muda gunakan.”

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat memulai dunia usaha sejak muda. Mulyono bahkan mengutip keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi berdagang.

“Rasulullah berpesan, jika ingin kaya, berdaganglah. Beliau sendiri mencontohkannya. Muhammad menjualkan barang Khadijah sebelum kemudian Khadijah menjadi istrinya,” jelas Mulyono.

Menutup sambutannya, ia kembali menekankan bahwa tata kelola bisnis yang baik merupakan kunci keberhasilan. “Dengan tata laksana bisnis yang baik, maka hasilnya akan baik pula,” tegasnya sebelum secara resmi membuka acara Bincang Bisnis Inspiratif PDPM Lamongan.

Baca Juga:  Penilaian Sumatif Akhir Jenjang 2026: SD Almadany Mengukur Capaian Belajar Murid Angkatan 3

Kegiatan kemudian berlanjut ke sesi inspiratif bersama Sulthon Hanafi, seorang pengusaha sukses sekaligus Anggota Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Sulthon Hanafi yang juga owner PT Bahari Sinar Baru itu berbagi pengalaman berharga serta trik-trik jitu untuk menjadi pengusaha muda yang tangguh dan berdaya saing di era modern.

Melalui acara ini, PDPM Lamongan berupaya memperkuat semangat wirausaha, membangun jejaring bisnis yang solid, dan mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkemajuan bagi organisasi dan anggotanya. (#)

Jurnalis Afan Alfian Penyunting Sayyidah Nuriyah