
Dakwah pelajar tidak terbatas di ruang kelas. Di Ngemboh, nilai-nilai Islam dihidupkan melalui kebersamaan, interaksi, dan keteladanan nyata.
Tagar.co – Bulan Ramadan menjadi momentum pengabdian bagi Kader Mubaligh Muda Muhammadiyah (KM3) SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik.
Jumat–Sabtu (27–28/2/2026), sebanyak 18 kader melaksanakan program Safari Ramadan di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini mengintegrasikan dakwah, pembelajaran sosial, serta penguatan ukhuwah dengan masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, para kader langsung menyatu dengan aktivitas warga. Mereka membantu persiapan berbuka puasa, sekaligus mengambil peran strategis sebagai imam, muadzin, dan penyampai kultum di tiga musala secara bersamaan.
Kajian jelang berbuka menghadirkan Ustadz Aditama, S.Pd.I., M.Ag., sementara rangkaian malam diisi dengan salat tarawih. Enam anggota KM3 diterjunkan di tiga titik berbeda untuk mengemban amanah memimpin ibadah dan menyampaikan tausiyah.
Agenda tidak berhenti di situ. Usai Tarawih, KM3 Smamio menggelar Sharing Session bersama Pimpinan Ranting IPM MTs Muhammadiyah 8 Ngemboh dan MA Muhammadiyah 4 Ngemboh.
Forum tersebut menjadi ruang dialog, bertukar gagasan, sekaligus mempererat jaringan kaderisasi pelajar Muhammadiyah di wilayah pesisir.
Memasuki waktu sahur, semangat pengabdian tetap terjaga. Kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama, salat subuh berjamaah, dan kajian Subuh.
Keesokan paginya, para kader menyapa siswa TPQ di MI Muhammadiyah 4 Ngemboh melalui lomba mewarnai bagi siswa kelas 1 hingga 6. Suasana Ramadan pun terasa lebih hidup, ceria, sekaligus edukatif.
Ketua Umum KM3 Smamio, Ibrani Al Mukti, menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan.
“Kami ingin para kader benar-benar merasakan dinamika berdakwah di tengah masyarakat. Di sinilah mereka belajar empati, keterampilan komunikasi, serta tanggung jawab sebagai pelajar Muhammadiyah,” tuturnya.
Apresiasi turut disampaikan Hudzaifaturrohman, S.Th.I., Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai wadah implementasi ilmu yang telah dipelajari.
“Safari Ramadan yang diinisiasi KM3 menjadi ruang mengamalkan ilmu dakwah, meningkatkan kepedulian sosial melalui interaksi langsung dengan warga, sekaligus melatih kepercayaan diri saat menjadi imam dan menyampaikan kultum. Tujuan akhirnya satu, menebarkan syiar dakwah Muhammadiyah,” ujarnya.
Dukungan serupa datang dari Sekretaris PR Muhammadiyah Ngemboh Muzayin Akmal Khuluq, S.Or. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kontribusi para kader.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran generasi muda seperti mereka menjadi harapan keberlanjutan dakwah. Kami berharap KM3 dapat kembali menyelenggarakan program serupa di Ngemboh di masa mendatang,” ungkapnya. (#)
Jurnalis Bagus Rifani. Penyunting Ichwan Arif.












