Feature

Din Syamsuddin Dorong Warga Muhammadiyah Aktif Terlibat dalam Proses Politik

34
×

Din Syamsuddin Dorong Warga Muhammadiyah Aktif Terlibat dalam Proses Politik

Sebarkan artikel ini
Din Syamsuddin (kiri) dalam Kuliah Umum di Unmuh Jember (Tagar.co/istimewa)

Din Syamsuddin di Universitas Muhammadiyah Jember menyampaikan Kuliah Umum bertajuk Peran Strategis Muhammadiyah dalam Politik Kebangsaan

Tagar.co – Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menjadi saksi  penyampaian gagasan-gagasan cemerlang dari Prof. M. Din Syamsuddin, M.A., Ph.D., dalam sebuah kuliah umum yang digelar di Aula Ahmad Zainuri, Selasa (24/12/2024).

Tokoh nasional yang dikenal sebagai pemikir dan penggerak dalam dunia Islam dan politik kebangsaan ini memaparkan peran strategis Muhammadiyah dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ratusan mahasiswa dan dosen tampak antusias menyimak pemikiran Prof. Din dalam kuliah umum bertajuk Peran Strategis Muhammadiyah dalam Politik Kebangsaan.

Acara ini sekaligus menjadi refleksi pentingnya Muhammadiyah sebagai salah satu kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang inklusif dan berkeadilan.

Kontribusi Nyata Muhammadiyah

Prof. Din membuka paparannya dengan menyoroti kontribusi nyata Muhammadiyah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Muhammadiyah bukan hanya gerakan dakwah Islam, tetapi juga kekuatan strategis yang mampu membangun peradaban bangsa. Dalam konteks kebangsaan, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan nilai-nilai Islam yang moderat dan progresif menjadi bagian dari kebijakan nasional,” tegasnya.

Baca Juga:  Doorprize Tak Biasa di Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo, Peserta Cek Kursi

Baca juga: Tabligh Akbar di Jember, Din Syamsuddin Ajak Kembangkan Persaudaraan Kemanusiaan

Dia menggarisbawahi posisi unik Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modernis yang menjadi pionir dalam menjembatani tradisi keislaman dan tantangan global.

Di era disrupsi digital, di mana perubahan cepat dalam teknologi dan informasi turut memengaruhi dinamika sosial, budaya, dan politik, Muhammadiyah dituntut untuk terus beradaptasi.

“Di tengah transformasi global ini, kita harus memperkuat peran Muhammadiyah sebagai katalisator perubahan positif dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam yang inklusif,” ungkapnya, dikutip dari duniaislam.net.

Din Syamsuddin bersma ratusan peserta Kuliah Umum di Unmuh Jember ( Tagar.co)/Istimewa)

Keterlibatan Aktif dalam Politik sebagai Bagian dari Dakwah

Din Syamsuddin juga mendorong warga Muhammadiyah untuk aktif terlibat dalam proses politik sebagai bagian dari dakwah amar makruf nahyi mungkar. Keterlibatan ini penting untuk menghadapi tantangan kontemporer seperti intoleransi, korupsi, dan ketimpangan sosial.

“Tantangan ini hanya bisa diatasi jika kita bersatu dan bekerja bersama untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik. Perjuangan politik kita bukan untuk kekuasaan, melainkan untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” tambahnya.

Baca Juga:  Antusiasme Tinggi Warnai Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo, Ribuan Warga Sambut Din Syamsuddin

Apresiasi untuk Unmuh Jember

Selain memaparkan pandangannya tentang peran strategis Muhammadiyah, Din Syamsuddin juga mengapresiasi langkah Unmuh Jember dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Upaya ini sejalan dengan misi Muhammadiyah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkuat kapasitas umat.

“Universitas Muhammadiyah Jember telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat,” ujarnya

Din juga terkesan dengan filosofi spirit Unmuh Jember, Wise Beyond The Dream, yang dimaknai sebagai kebijaksanaan untuk melampaui mimpi.

“Saya senang dengan Wise Beyond The Dream, luar biasa. Bermimpi saja sudah tinggi, apalagi di atas mimpi. Karena warna biru merepresentasikan langit dan laut. Maka pemilik warna biru ini menggantungkan cita-cita setinggi langit dan menggelar harapan seluas samudera untuk diwujudkan di bumi nyata dalam kemajuan kebudayaan dan peradaban,” tegasnya.

Prof. Din menutup kuliah umumnya dengan pesan inspiratif kepada para mahasiswa. “Jadilah generasi yang tidak hanya bermimpi, tetapi mampu mewujudkan mimpi tersebut dengan kerja keras, ketulusan, dan komitmen terhadap nilai-nilai luhur Islam. Muhammadiyah membutuhkan kalian untuk melanjutkan perjuangan ini,” tuturnya. (#)

Baca Juga:  Din Syamsuddin Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace yang Berubah Menjadi “Board of War”

Penyunting Mohammad Nurfatoni