Feature

Dari Gombak untuk Indonesia: Peringatan Kemerdekaan Warga Muhammadiyah di Malaysia

32
×

Dari Gombak untuk Indonesia: Peringatan Kemerdekaan Warga Muhammadiyah di Malaysia

Sebarkan artikel ini
Pembinaan Upacara, Ketua PCIM Malaysia H. Fauzi Fatkhur (Tagar.co/Mundzirin Mukhtar)

HUT Ke-80 RI dirayakan meriah oleh PCIM dan PCIA Malaysia di IIUM Gombak. Pidato kebangsaan, doa, dan rasa syukur berpadu dalam suasana hangat persaudaraan.

Tagar.co – Suasana kebersamaan terasa hangat di Male Sport Complex, International Islamic University Malaysia (IIUM) Gombak, Malaysia, Ahad (17/8/2025).

Warga Muhammadiyah dari Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia berkumpul dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia bertema “Semangat Kemerdekaan, Terus Maju Indonesia”

Acara yang rutin digelar setiap tahun ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus peneguh semangat nasionalisme bagi warga Indonesia di perantauan, khususnya di Malaysia.

Anggota PCIM Malaysia mengikuti upacara (Tagar.co/Mundzirin Mukhtar)

Pesan Merawat Kemerdekaan

Pembina upacara, Ketua PCIM Malaysia H. Fauzi Fatkhur, mengingatkan pentingnya merawat kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata para pahlawan.

“Sebagai penerus bangsa, kita seharusnya meneladani para pejuang yang pantang menyerah, rela mengorbankan jiwa, raga, dan harta benda demi kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Saat Indonesia Raya Menggema di Taiwan: Smamda Rayakan HUT RI di Dayeh University

Baca Juga:  Korban Luka Bakar di Malaysia Dipulangkan, Kisah Siti Khotijah dan Gerak Cepat Lazismu PCIM

Fauzi juga menekankan bahwa tantangan di era globalisasi menuntut generasi bangsa untuk tetap optimis dan berkontribusi nyata. “Dengan semangat kemerdekaan, kita harus berprestasi, disiplin, dan membangun karakter mulia,” katanya.

Di akhir pidatonya, Fauzi mengajak warga Muhammadiyah untuk mengingat tiga hal pokok: menjaga persatuan dalam keberagaman, meningkatkan kompetensi diri demi masa depan bangsa, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Anggota PCIA Malaysia mengikuti upacara (Tagar.co/Mundzirin Mukhtar)

Rasa Syukur dan Kebersamaan

Sementara itu, Wakil Ketua PCIA Malaysia, Nita Nasyitah, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas suksesnya peringatan kemerdekaan ini meski cuaca tidak bersahabat.

“Alhamdulillah acara agustusan sudah selesai dengan lancar dan meriah. Cuaca yang silih berganti dari adem, panas, mendung, hujan, sampai berhenti hujannya tidak menyurutkan semangat panitia dan peserta,” ungkapnya haru.

Ia menambahkan, kerja keras para panitia layak diapresiasi. “Saya mewakili ibu-ibu PCIA mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia dan semua pihak yang sudah bertungkus lumus mensukseskan acara ini. Semoga segala lelah dibalas kebaikan berlipat ganda dari Allah Swt. Aamiin,” tutur Nita.

Baca Juga:  Silaturahmi Diaspora Wotan di Malaysia, Kepala Desa Hadir Perkuat Ikatan Warga

Peringatan kemerdekaan di tanah rantau bukan sekadar seremoni. Bagi PCIM dan PCIA Malaysia, kegiatan ini menjadi pengingat akan jati diri kebangsaan sekaligus pengikat rasa persaudaraan. Dari lapangan IIUM Gombak, gema semangat merdeka pun mengalir, menegaskan bahwa cinta tanah air tak mengenal batas geografis. (#)

Jurnalis Mundzirin Mukhtar Penyunting Mohammad Nurfatoni