
136 siswa KB-TK IT Handayani Menganti mengikuti puncak tema Mulut Ciptaan Allah dengan penuh keceriaan. Mereka senam bersama, belajar enam langkah cuci tangan sambil bernyanyi, gosok gigi dipandu drg. Allya Rania Diva, hingga periksa gigi gratis dari RS Eka Husada.
Tagar.co – Senyum ceria mewarnai halaman KB-TK IT Handayani, Menganti, Gresik, Jawa Timur, Rabu 17 September 2025. Sebanyak 136 siswa tampak bersemangat mengikuti Puncak Tema bertajuk Mulut Ciptaan Allah.
Dalam kegiatan yang dikemas bertajuk Edukasi Kesehatan dan Screening Gigi ini, mereka tidak hanya diajak senam bersama, tetapi juga praktik cuci tangan yang benar, gosok gigi, hingga mendapat pemeriksaan gigi gratis dari tim medis RS Eka Husada Menganti.
Baca juga: Hizbul Wathan Days: Cara TK Aisyiyah 42 GBA Kenalkan Muhammadiyah sejak Dini
Sejak pagi, satu per satu siswa datang dengan wajah berseri. Mereka membawa botol minum masing-masing untuk kumur-kumur setelah gosok gigi.
“Aku bawa air mineral besar untuk kumur-kumur,” kata Muhammad Ammar Tsaqif, murid Kelas Sa’ad bin Abi Waqash sambil memamerkan botolnya. Teman-teman lain pun ikut riang menunjukkan botol minum mereka.
Agar tidak tertukar, Etik Budiwati, salah satu guru, menuliskan nama pada setiap botol. “Bagi teman-teman yang botol minumnya sudah diberi nama, silakan menuju ke lapangan,” ujarnya.
Dengan berbaris rapi bak kereta api, siswa TK A segera bergabung dengan kelompok KB dan TK B yang sudah lebih dulu menunggu.
Senam Bersama Jadi Pemanasan
Agenda pertama dibuka dengan senam bersama. Musik anak-anak mengalun riang, membuat suasana lapangan penuh semangat. Gerakan tangan terayun, kaki melompat kecil, dan tawa ceria anak-anak berpadu dalam irama lagu.
Guru-guru pun ikut memimpin di depan, sehingga barisan siswa bergerak kompak bak gelombang kecil penuh warna.

Praktik Cuci Tangan Sambil Bernyanyi
Tepat pukul 08.00 WIB, tim RS Eka Husada tiba. Erlinda, staf humas, menyapa hangat para siswa. “Siapa yang sudah bisa cuci tangan dengan benar?” tanyanya. Spontan anak-anak berebut angkat tangan, dengan jawaban beragam: satu, tujuh, bahkan delapan langkah.
“Cuci tangan itu ada enam langkah, teman-teman,” jelas Erlinda. Dengan sabar, ia mengajarkan gerakan cuci tangan sambil bernyanyi. Lirik sederhana membuat anak-anak cepat hafal:
Ingin sehat dan selamat cuci tangan
Telungkupkan dua tangan bergantian
Mengatup dan mengunci
Lalu putar ibu jari
Terakhir putar-putar ujung jari.
Sambil menyanyi, tangan mungil mereka bergerak mengikuti irama. Suasana lapangan pun riuh penuh tawa.

Praktik Gosok Gigi
Selepas cuci tangan, kegiatan berlanjut dengan praktik gosok gigi. Allya Rania Diva, dokter gigi berusia muda yang akrab disapa Kak Allya, bersama timnya membagikan pasta gigi dan sikat gigi kepada semua siswa. Khusus siswa TK A dan TK B mendapat gelas plastik berwarna merah sebagai wadah kumur.
Dengan didampingi timnya, Kak Allya terlebih dahulu memperagakan cara menggosok gigi yang benar. Gerakannya sederhana tapi penuh semangat, sehingga anak-anak menirukan dengan antusias.
Setelah itu, ia mengajak beberapa siswa maju ke depan untuk memberi contoh di hadapan teman-temannya.
Dari kelompok TK A, tampil Farhan Giandra Abisatya, Muhammad Arsenio Reynathan, dan Nafiza Shevania Setiawan. Sementara dari TK B, ada Raden Kyanno Arrayan Tjahya, Muhammad Gibran Alfarizky, dan Kirana Arkadewi Putri.
Enam anak itu dengan percaya diri mempraktikkan cara menggosok gigi menggunakan sikat dan pasta gigi baru. Teman-teman mereka yang menonton bersorak riang, menambah semarak suasana belajar sambil bermain.
“Jangan lupa setelah selesai menggosok gigi, sikat giginya dibersihkan lalu diletakkan di tempat yang bersih ya,” pesan Kak Allya. Ia menambahkan, “Nanti pulang sekolah harus bisa sikat gigi dengan benar di rumah.”

Pemeriksaan Gigi Gratis
Sebagai penutup, seluruh siswa mendapat pemeriksaan gigi gratis. Satu per satu, mereka duduk manis untuk diperiksa oleh tim dokter gigi dari RS Eka Husada. Suasana tetap kondusif meski ratusan anak bergantian menunggu giliran.
“Alhamdulillah anak-anak KB-TK Handayani sangat kondusif,” kata Erlinda. Ia berharap, jika ada siswa yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, orang tua bisa langsung menghubungi RS Eka Husada.
Kegiatan puncak tema ini bukan hanya mengajarkan cuci tangan dan sikat gigi dengan benar, tetapi juga menanamkan pola hidup sehat: makan bergizi, menjaga kebersihan diri, serta bersyukur atas nikmat Allah berupa gigi yang sehat dan kuat. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












