Feature

Bulir Air Mata Bahagia Menyaksikan Anak Bontot IPM Kota Probolinggo Berganti Nakhoda

34
×

Bulir Air Mata Bahagia Menyaksikan Anak Bontot IPM Kota Probolinggo Berganti Nakhoda

Sebarkan artikel ini
Pelantikan IPM Kota Probolinggo di Puri Manggala Bakti (28/1/2025) (Tagar.co/Izza El Mila)

Menyaksikan pelantikan PD IPM Kota Probolinggo saya merasakan semangat muda yang menginspirasi. Lantunan Mars IPM yang syahdu dan tekad para pemimpin baru menyentuh hati, meninggalkan jejak optimisme yang mendalam.

Tagar.co – Haru dan bangga berbaur dalam khidmatnya suasana pelantikan Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Probolinggo periode 2023-2025, Selasa (28/1/2025).

Di Gedung Puri Manggala Bhakti, saya turut merasakan getaran semangat para kader muda yang siap mengemban amanah, menatap masa depan dengan optimisme di tengah gempuran era digital.

Sebagai perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah yang ditugaskan hadir, sekaligus Koordinator Bidang Majelis Pembinaan Kader (MPK), saya menaruh harapan besar pada generasi penerus ini, yang mengusung tema “Satu Langkah Satu Tujuan Era Baru Pelajar Kota Probolinggo”.

Suasana semakin khidmat saat lantunan ayat suci Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 102-104 yang dibawakan oleh Nasywa Azmira Liviana, mengawali acara. Ayat yang menjadi inspirasi K.H. Ahmad Dahlan dalam mendirikan Muhammadiyah ini, seolah mengingatkan saya kembali untuk berkhidmat dengan tulus karena Allah.

Baca juga: Dari Dunia Pendidikan Anak ke Meja Advokasi: Menyelami Integrasi Layanan Primer demi Kesehatan Masyarakat

Kemudian, lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars IPM bergema, membangkitkan semangat nasionalisme dan kemuhammadiyahan. Bait demi bait Mars IPM, khususnya, terasa begitu menyentuh kalbu, seakan membawa saya larut dalam semangat juang para kader muda ini.

Baca Juga:  Ratusan Remaja Ikuti Jirem Ramadan, Belajar Iman hingga Berbagi Takjil

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo, para pimpinan organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah, serta anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, S.H., M.H.

Kehadiran Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faisal, serta perwakilan IPNU dan IPPNU Kota Probolinggo, menambah kemeriahan acara, sekaligus menunjukkan soliditas antar organisasi pelajar.

Prosesi pelantikan dipandu oleh Galang Tito Pamungkas, Ketua Bidang Pengembangan Prestasi dan Keolahragaan Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur. Dengan suara lantang, ia mengutip Surat Al-Fath ayat 10, meneguhkan ikrar janji para pengurus baru. Suasana menjadi hening, dan saya pun turut merasakan kesakralan momen tersebut.

Hilda Eka Hartini, Ketua PD IPM periode 2021-2023, menyampaikan pidato perpisahan yang singkat namun sarat makna. Ucapan terima kasih, permohonan maaf, dan selamat kepada pengurus baru, disampaikannya dengan tulus. Saya melihat ketegaran sekaligus kelembutan dalam sosok pemimpin muda ini.

Kemudian, Alfira Rizqia Dewi, Ketua PD IPM terpilih, maju ke depan. Dalam pidatonya, ia menegaskan komitmennya untuk membawa IPM Kota Probolinggo menghadapi era baru yang penuh tantangan.

“Mari kita tingkatkan prestasi, bakat dan minat diri, tumbuhkan karakter mulia untuk mencapai tujuan,” ajaknya. Semangat dan optimismenya menular, membuat saya yakin bahwa IPM Kota Probolinggo berada di tangan yang tepat.

Baca Juga:  Tutup Safari Ramadan, IPM MBS Madinatul Ilmi Ajak Siswi Spensagres Berubah Lebih Baik
Berfoto bersama para undangan (Tagar.co/Ulul Azmi)

Mendengar Pesan, Meresapi Makna

Sesi sambutan menjadi momen yang tak kalah menarik. Ketua PDM Kota Probolinggo, Drs. Dawam Ichsan, M.Si., mengingatkan tentang tugas manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Dia menekankan pentingnya sinergi antar pelajar dan menjalin silaturahim dengan alumni IPM. “Carilah persamaan, bukan perbedaan,” pesannya.

Saya terkesan dengan penekanannya pada pentingnya mencari persamaan di tengah keberagaman, mengingat hal itu adalah kunci perdamaian dan kemajuan. Dia juga menceritakan kisah sukses Dr. Afifuddin Latif Adirejo, SP., M.Sc, Wakil Dekan I Bidang Akademik Universitas Brawijaya Malang, yang merupakan alumnus PD IPM Kota Probolinggo. Kisah ini menjadi inspirasi, sekaligus bukti nyata bahwa IPM mampu melahirkan kader-kader terbaik bangsa.

Liset Ayuni, Sekretaris Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur, hadir memberikan dukungan dan semangat. Ia menyebut IPM sebagai “anak bontot” yang membutuhkan bimbingan dari PDM, PDA, dan ortom Muhammadiyah lainnya.

Saya tersenyum mendengar analogi ini, sangat pas menggambarkan posisi IPM di dalam keluarga besar Muhammadiyah. Liset juga menyinggung tentang tantangan yang dihadapi generasi Z, yang sangat lekat dengan gawai dan dunia digital.

Baca Juga:  Pimpinan Ranting IPM Putra dan Putri MBS Madinatul Ilmi Dilantik Bersamaan

“Jadikan peluang menjadi pimpinan sebagai ladang dakwah pada sejawat muda,” pesannya. Sebagai bagian dari generasi yang lebih senior, saya merasa tertantang untuk turut membimbing generasi Z ini agar bijak dalam memanfaatkan teknologi.

Dukungan juga datang dari Muchlas Kurniawan, SH., MH., anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Dia menyatakan kesiapannya untuk bermitra dengan IPM dan menerima masukan-masukan konstruktif. Saya melihat ini sebagai peluang emas bagi IPM untuk berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan-persoalan remaja di Kota Probolinggo.

Menyaksikan pelantikan ini, saya merasakan harapan besar terhadap masa depan PD IPM Kota Probolinggo. Semangat mereka, dukungan dari berbagai pihak, dan tantangan era digital yang mereka hadapi, menjadi perpaduan yang menarik untuk diikuti.

Lamat-lamat, makna Mars IPM yang berkumandang di awal acara, kini terasa semakin nyata. Bulir air mata haru dan bahagia pun terasa hangat mengalir di pipi saya.

Ya, di hadapan saya, berdiri para pemuda harapan bangsa, siap mengukir prestasi dan membawa perubahan positif bagi negeri. Mereka adalah bukti bahwa tunas-tunas muda Muhammadiyah terus tumbuh dan berkembang, siap meneruskan estafet perjuangan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. (#)

Jurnalis Izza El Mila Penyunting Mohammad Nurfatoni