
Aula hasil program Revitalisasi SMK menghadirkan suasana rapat penerimaan rapor yang tertib, hangat, dan komunikatif bersama wali murid.
Tagar.co — Suasana berbeda terasa saat rapat penerimaan rapor di SMK Pemuda Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, 20 Desember 2025.
Kegiatan yang dihadiri wali murid kelas X, XI, dan XII itu berlangsung di aula sekolah yang baru direhabilitasi melalui program Revitalisasi SMK dari pemerintah.
Aula yang kini tampil lebih nyaman dan representatif tersebut menjadi saksi rapat yang tertib, hangat, dan penuh interaksi positif.
Baca juga: Rapor Dibagikan, Literasi Dirayakan di SMK Pemuda Krian
Tak hanya aula, sejumlah ruang kelas yang turut direhabilitasi juga tampak lebih baik dan layak digunakan. Penataan ruang yang rapi, pencahayaan yang terang, serta sirkulasi udara yang baik menghadirkan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Kondisi ini memberi kesan tersendiri bagi para wali murid sekaligus menegaskan dampak nyata program revitalisasi terhadap lingkungan belajar.
Kepala SMK Pemuda Krian, Desy Kartikaningtyastuti, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolah.
Ia menjelaskan, proses rehabilitasi sarana dan prasarana berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025. Menurutnya, pembenahan fasilitas—terutama aula—sangat menunjang kelancaran berbagai kegiatan akademik dan nonakademik.
“Dengan fasilitas yang lebih layak dan nyaman, kegiatan sekolah dapat berjalan lebih efektif. Harapannya, siswa-siswi semakin betah dan termotivasi untuk belajar,” ujarnya.
Desy juga memaparkan program-program semester genap. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari capaian akademik. Peran wali murid tetap krusial dalam menumbuhkan motivasi belajar dan tanggung jawab anak terhadap masa depan mereka.
“Nilai bukan segalanya. Akhlak menjadi hal utama yang kami tanamkan. Kebiasaan baik seperti salat duha yang dibiasakan di sekolah kami harapkan juga diterapkan di rumah,” tambahnya.

Ruang Dialog
Rapat penerimaan rapor ini pun berkembang menjadi ruang dialog yang sehat antara sekolah dan wali murid. Para wakil kepala sekolah secara bergantian memaparkan program semester genap dari berbagai bidang—kesiswaan, humas, Ismuba dan sarana prasarana, hingga kurikulum—sehingga orang tua memperoleh gambaran utuh arah pengembangan sekolah.
Suasana kian hangat ketika Sandra, wali murid dari ananda Al Fath Insan Bathsy kelas XII Bisnis Digital, menyampaikan testimoni atas prestasi putrinya selama menempuh pendidikan di SMK Pemuda Krian. Ungkapan tersebut disambut tepuk tangan meriah hadirin.
“Saya sangat berterima kasih kepada bapak dan ibu guru SMK Pemuda Krian yang telah membimbing ananda selama 2,5 tahun ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi putra-putri panjenengan semua,” tuturnya.
Melalui pemanfaatan gedung hasil revitalisasi, SMK Pemuda Krian menegaskan komitmennya meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan—tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia. (#)
Jurnalis Fransy Herani Putri Penyunting Mohammad Nurfatoni












