
Anggota DPRD Jatim H. Fuad Benardi mengapresiasi kiprah Rumah Singgah Al-Furqon PRM Medokan Semampir yang aktif membina anak duafa, penyandang disabilitas, dan korban kekerasan dalam rumah tangga.
Tagar.co — Suasana rapat rutin Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Medokan Semampir Cabang Sukolilo Surabaya tampak berbeda pada Kamis (1/5/2025) siang. Kali ini, rapat diwarnai dengan kunjungan istimewa dari anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, H. Fuad Benardi, S.Kom., M.MT., yang akrab disapa Cak Fuad.
Tiba di sekretariat PRM Medokan Semampir di Jalan Semampir Barat Perum Tanjung Permai Blok B No. 66 sekitar pukul 14.00 WIB, Cak Fuad disambut hangat oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah Sukolilo.
Baca juga:Mimpi Masjid di Jalan Strategis MERR: PRM Medokan Semampir Beraudiensi ke PDM Surabaya
Hadir dalam penyambutan tersebut Direktur Rumah Singgah Al-Furqon (RSAF) Yusfit Effendy, S.E.; Ketua PRM Drs. Chomsul Chamim; Ketua PCM Sukolilo M. Farid, M.T.; serta Sekretaris PCM sekaligus Ketua Majelis Dikdasmen PDM Surabaya, Dikky Syadqumullah, M.Hes., beserta sejumlah wakil ketua PCM dan PRM lainnya.
Kunjungan Balasan dan Dukungan Sosial
Kehadiran Cak Fuad merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Direktur RSAF bersilaturahmi ke kantor DPRD Jawa Timur pada 9 April 2025. Pertemuan kala itu membahas permohonan dukungan dewan terhadap RSAF yang selama ini aktif membina anak-anak duafa, penyandang disabilitas, serta korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Acara dibuka oleh Sekretaris PRM Ahmad Mahmudi, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian Cak Fuad terhadap amal usaha PRM Medokan Semampir. Ketua PRM Chomsul Chamim kemudian memperkenalkan para tokoh yang hadir dan memaparkan kiprah PRM, termasuk pengelolaan RSAF, Mushala Al-Furqon, serta rencana pendirian masjid di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno (MERR).
“Kami menyelamatkan anak-anak ini menuju masa depan yang cerah. Dakwah sosial adalah identitas PRM Medokan Semampir,” ujar Yusfit Effendy.

Suasana Gayeng dan Komitmen Bersama
Ketua PCM Sukolilo M. Farid, M.T., turut menyampaikan apresiasi. Dengan nada berseloroh namun sarat makna, ia menyebut kehadiran Cak Fuad membawa angin segar bagi dakwah sosial Muhammadiyah di kawasan Sukolilo.
“Muhammadiyah Sukolilo insyaallah akan terus berkembang. Dakwah sosial adalah penopang kesejahteraan warga,” katanya. Farid juga memaparkan bahwa selain RSAF, PCM Sukolilo mengelola Panti Asuhan AR. Fahrudin di Keputih dan panti asuhan lain di Nginden Jangkungan.
Dialog yang berlangsung hangat sempat jeda saat azan Asar berkumandang. Setelah salat berjemaah, diskusi berlanjut membahas program-program unggulan, termasuk pembangunan masjid yang telah direncanakan.
Siap Bersinergi untuk Kemaslahatan
Dalam sambutannya, Cak Fuad menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif dakwah sosial PRM dan PCM Sukolilo.
“Pada dasarnya, kami mendukung program sosial yang digagas RSAF Medokan Semampir. Kami siap mendampingi untuk mengatasi persoalan sosial yang dihadapi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, “Kami siap bersinergi dengan Muhammadiyah Sukolilo dalam merealisasikan program-program kemaslahatan masyarakat Surabaya Timur, termasuk pembangunan rumah ibadah yang sudah disampaikan sebelumnya.”
Kunjungan Cak Fuad menjadi angin segar bagi PRM Medokan Semampir dan PCM Sukolilo dalam menggerakkan roda organisasi dan dakwah amar makruf nahi mungkar. Sinergi antara legislatif dan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah diharapkan dapat mempercepat terwujudnya masyarakat yang madani dan sejahtera. (#)
Jurnalis Ahmad Mahmudi Penyunting Mohammad Nurfatoni












