
Kolaborasi siswa, guru, dan wali murid menghadirkan ratusan paket takjil bagi pengguna jalan, jemaah masjid, dan calon penumpang kereta api.
Tagar.co – Ramadan selalu menghadirkan kisah-kisah indah tentang kepedulian dan kebersamaan. Semangat itu tampak nyata dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya—yang akrab dikenal sebagai Sekolah Kreatif Baratajaya—pada Selasa (10/3/2026).
Sejak pukul 14.00 WIB, suasana di depan sekolah di Jalan Baratajaya I sudah tampak ramai. Para siswa bersama ustaz-ustazah serta wali murid berbaris rapi menyiapkan ratusan paket takjil yang akan dibagikan kepada masyarakat.
Baca juga: Tak Ada yang Mustahil: Motivasi Ramadan dari Dokter Syamsu Rahmadi di Al-Fattah
Senyum ceria terpancar dari wajah para siswa yang dengan penuh semangat menyapa para pengguna jalan yang melintas.
Program Takjil on the Road (TOR) dilakukan tepat di depan sekolah. Didampingi guru, para siswa membagikan paket takjil kepada pengendara motor, pengemudi mobil, dan warga sekitar yang melintas di kawasan tersebut.
Menariknya, paket yang dibagikan tidak hanya berisi makanan ringan untuk berbuka puasa. Di dalamnya juga terdapat sayuran lengkap dengan lauk pauk yang dapat langsung dimasak di rumah. Bagi sebagian warga, bantuan tersebut terasa sangat bermanfaat.

Bersyukur
Salah satu penerima paket takjil, Widya Isnani Nahrita, mengaku bersyukur atas kegiatan yang dilakukan sekolah tersebut.
“Alhamdulillah apa yang dibagikan Sekolah Kreatif ini sangat bermanfaat bagi kami. Karena dapat sayuran dan lauknya, kami sudah tidak perlu belanja lagi. Setelah ini langsung bisa dimasak untuk berbuka,” ujarnya sambil tersenyum.
Respons positif masyarakat membuat suasana pembagian takjil semakin hangat. Para siswa terlihat semakin bersemangat ketika menyadari bahwa paket yang mereka bagikan benar-benar membantu warga.
Kegiatan Takjil on the Road berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika azan Asar berkumandang, seluruh peserta menghentikan aktivitas sejenak untuk melaksanakan salat Asar berjemaah.
Usai salat, rombongan melanjutkan kegiatan melalui program Takjil on the Spot (TOS). Kali ini lokasi pembagian berpindah ke dua titik sekaligus, yaitu Masjid Asy-Syuhada di kawasan Ngagel Jaya Utara No.102 serta Stasiun Gubeng Surabaya.
Di Masjid Asy-Syuhada, paket takjil dibagikan kepada jemaah dan masyarakat yang tengah menunggu waktu berbuka puasa. Suasana kebersamaan terasa hangat ketika para siswa menyapa satu per satu penerima takjil.
Sementara di Stasiun Gubeng, suasananya lebih dinamis. Para siswa bersama guru dan wali murid menyusuri berbagai sudut area stasiun untuk menjangkau calon penumpang, pengunjung, hingga petugas yang sedang bertugas.
Pengelola stasiun memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Rombongan dari Sekolah Kreatif Baratajaya bahkan diizinkan masuk ke area dalam stasiun, sehingga takjil dapat dibagikan lebih luas—mulai dari area peron, ruang tunggu, hingga kepada penumpang di dalam kereta yang tengah transit menunggu jadwal keberangkatan.
Tak ketinggalan, paket takjil juga dibagikan kepada petugas keamanan dan kru stasiun yang sedang berjaga.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para calon penumpang kereta api. Banyak di antara mereka yang merasa terbantu karena memperoleh bekal takjil untuk berbuka puasa selama perjalanan.

Berlanjut
Kepala Urusan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Sekolah Kreatif Baratajaya, Taufik, S.Sos.I., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan kita mulai dari pukul 14.00 WIB di depan sekolah, kemudian bergeser ke Masjid Asy-Syuhada, dan berlanjut di Stasiun Gubeng. Semuanya berjalan lancar, cuaca juga sangat mendukung karena tidak turun hujan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan berbagi ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial Ramadan yang diselenggarakan sekolah.
“Insyaallah besok kegiatan serupa akan kita lanjutkan di Yayasan Kanker Indonesia yang berada di kawasan Mulyorejo,” tambahnya.
Tradisi berbagi di bulan Ramadan memang telah menjadi agenda tahunan Sekolah Kreatif Baratajaya. Menariknya, kegiatan ini selalu mendapat dukungan penuh dari para wali murid yang turut terlibat aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
Dipersiapkan Matang
Salah satu wali murid, Hestiningrum Triastuti, orang tua dari Baskara Rizki Hediarsyah siswa kelas 3 Drum, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan bakti sosial ini telah dilakukan jauh hari sebelumnya.
“Kami dari wali murid sudah mempersiapkan kegiatan ini sejak lama. Alhamdulillah semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan sosial ini akan mencapai puncaknya pada Sabtu (14/3/2026).
“Pada hari Sabtu nanti akan menjadi puncak bakti sosial Sekolah Kreatif. Akan ada bazar sembako murah, penjualan barang bekas berkualitas, dan juga buka puasa bersama antara ustaz-ustazah dan wali murid,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang berbagi kepada masyarakat, tetapi juga sarana pembelajaran nyata bagi para siswa tentang nilai kepedulian, empati, dan kerja sama.
“Melalui kegiatan ini, para siswa belajar bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” ujarnya. (#)
Jurnalis Ahmad Mahmudi | Penyunting Mohammad Nurfatoni












