Rileks

Silat Cekak Harimau Sambut Delegasi Foskam Sidoarjo di Melaka

144
×

Silat Cekak Harimau Sambut Delegasi Foskam Sidoarjo di Melaka

Sebarkan artikel ini
Delegasi Foskam SMP/MTs Muhammadiyah Sidoarjo tiba dan disambut di KPM Bandar Melaka. (Tagar.co/Mahyuddin Syaifulloh)

Mahasiswa KPM Bandar Melaka menyambut delegasi Foskam SMP/MTs Muhammadiyah Sidoarjo dengan bendera Indonesia–Malaysia dan atraksi silat Cekak Harimau dalam ajang Mypo 3.0.

Tagar.co — Nuansa persahabatan serumpun terasa hangat saat rombongan pelajar dan guru Muhammadiyah dari Sidoarjo tiba di Malaysia. Sebanyak 121 delegasi Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) SMP/MTs Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo disambut meriah dalam ajang Moslem Youth Project Olympiad and Culture Exchange (Mypo) 3.0 Malaysia–Singapura di Kolej Profesional Mara (KPM) Bandar Melaka, Kamis (30/4/2026).

Sejak langkah pertama memasuki area kampus, rombongan langsung disuguhi pemandangan semarak. Puluhan mahasiswa KPM berdiri berjajar sambil mengibarkan bendera Malaysia dan Indonesia, menciptakan suasana penyambutan yang hangat dan penuh simbol persaudaraan.

Tak hanya itu, tiga mahasiswa KPM turut menampilkan seni bela diri khas, silat Cekak Harimau, yang memikat perhatian para tamu.

Baca juga: Naik Kereta Gantung Genting Highlands, Siswa Sidoarjo Rasakan Pengalaman Baru

Ketua pelaksana teknis Abdullah bin Long menjelaskan makna di balik penampilan tersebut.
“Cekak Harimau merupakan salah satu seni bela diri Melayu untuk menyambut tamu-tamu penting,” terangnya.

Baca Juga:  Din Syamsuddin: Board of Peace Itu Kamuflase, Lebih Tepat Board of War

Sentuhan budaya Melayu semakin kental dengan busana tradisional yang dikenakan para penyambut tamu. Keterlibatan puluhan mahasiswa dalam acara ini terlihat dari berbagai peran yang mereka jalankan—mulai dari penerima tamu, pengisi acara, hingga pendamping delegasi.

Tak berhenti pada pertunjukan silat, mahasiswa KPM juga mempersembahkan syair sebagai media dakwah dan nasihat. Selain itu, dikir barat turut ditampilkan, menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus menunjukkan kepiawaian dalam berpantun—sebuah tradisi lisan yang lekat dengan budaya Melayu.

Atraksi silat Cekak Harimau oleh mahasiswa KPM Bandar Melaka saat prosesi penyambutan. (Tagar.co/Mahyuddin Syaifulloh)

Perwakilan KPM Bandar Melaka, Puan Noormila binti Mohamad Fahmi, dalam sambutannya menekankan pentingnya kehadiran delegasi dari Indonesia.

“Selamat datang kepada delegasi Indonesia, kehadiran sangat bermakna, hubungan serumpun perlu diperkuat lewat program keilmuan dan inovasi,” terangnya.

Sambutan hangat tersebut disambut positif oleh Ketua Foskam SMP/MTs Kabupaten Sidoarjo, Agus Widiyanto, M.Pd.

“Kami dari rombongan Indonesia membawa sembilan sekolah Muhammadiyah yang ada di sidoarjo, mereka memiliki semangat persahabatan, pada hakikatnya media pendidikan bagi insan-insan bertaqwa yaitu senantiasa mengembangan inovasi,” ujarnya.

Sebagai penutup yang berkesan, Agus menyampaikan pantun yang merefleksikan eratnya hubungan dua bangsa serumpun:

Baca Juga:  Talent Show Miosi, Tiap Siswa Tampilkan Kreasi

Naik perahu menuju Melaka
Singgah sebentar membeli durian
Walau beda negara dan bahasa
Tetap serumpun dalam persahabatan.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda pendidikan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya yang mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia melalui generasi muda. (#)

Jurnalis Mahyuddin Syaifulloh Penyunting Mohammad Nurfatoni