
Mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro memaknai Ramadan dengan aksi nyata. Mereka menggelar lomba kaligrafi, cerdas cermat agama, santunan yatim, hingga buka puasa bersama yang diikuti 115 santri TPQ Aisyiyah dan Madin Al-Arqam di Desa Pekuwon.
Tagar.co – Ramadan selalu menghadirkan makna yang berbeda bagi setiap orang. Bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro, khususnya Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), bulan suci ini bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga. Ramadan menjadi ruang untuk memperbanyak kebaikan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Semangat itulah yang mendorong para mahasiswa menggelar kegiatan lomba dan santunan bagi santri pada Jumat (13/3/2026) di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Aisyiyah dan Madrasah Diniyah (Madin) Al-Arqam, Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, Jawa Timur.
Baca juga: Mahasiswa STIT Mubo Hidupkan Masjid Desa lewat Gerakan Subuh Berjemaah dan Sembako Berkah
Ketua Takmir Masjid Al-Imtihan, Hariyanto, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan rasa terharu dan bangganya atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Madin Al-Arqam Pekuwon. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai tuan rumah kegiatan.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan pada Ramadan-Ramadan berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Pekuwon, Masfu’ati, yang turut membersamai acara hingga selesai.
Ketua Madrasah Diniyah Al-Arqam, Suwadi Pranoto, menyampaikan bahwa kegiatan ini disambut sangat antusias oleh para santri.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias. Ada sekitar 115 santri yang ikut berpartisipasi aktif, baik dari TPQ Aisyiyah maupun Madin Al-Arqam,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro mengadakan beberapa lomba edukatif untuk para santri, seperti lomba mewarnai kaligrafi dan cerdas cermat agama (CCA).
Pada lomba mewarnai kaligrafi, juara pertama diraih Ghazi’ah, disusul Inara sebagai juara kedua dan Izzam di posisi ketiga. Sementara pada lomba cerdas cermat agama, para peserta dibagi ke dalam tujuh kelompok yang masing-masing terdiri atas empat santri.
Kelompok dua berhasil meraih juara pertama, diikuti kelompok lima sebagai juara kedua dan kelompok enam sebagai juara ketiga.

Selain lomba, kegiatan ini juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan dhuafa. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama seluruh santri, mahasiswa, dan para pengelola lembaga pendidikan setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro dalam menyemarakkan Ramadan 1447.
Sebelumnya, mereka telah menggelar kegiatan Baitul Arqam pada 15 Februari 2026 dengan narasumber Ustaz H. Abdul Haris, S.Ag., Wakil Ketua Koordinator Bidang Tarjih, Tablig, dan Dakwah Komunitas PDM Bojonegoro, serta Ustaz H. Lukman Hakim, Lc., M.A., Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Bojonegoro.

Selanjutnya, para mahasiswa juga terlibat sebagai pemateri dalam kegiatan Training Center Darul Arqam bagi siswa SLTA Muhammadiyah se-Bojonegoro yang berlangsung pada 3–8 Maret 2026.
Rangkaian kegiatan Ramadan ini direncanakan ditutup dengan kegiatan takjil on the road pada Ahad (15/3/2026) di kawasan Kota Bojonegoro.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, para mahasiswa berharap dapat terus berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabikul khairat) sekaligus menjadikan Ramadan sebagai momentum menebar manfaat bagi masyarakat. (#)
Jurnalis Ahmad Zainul Arifin | Penyunting Mohammad Nurfatoni












