Feature

40 Guru PAUD Gresik Ikuti Bimtek Pemanfaatan Papan Interaktif Digital

132
×

40 Guru PAUD Gresik Ikuti Bimtek Pemanfaatan Papan Interaktif Digital

Sebarkan artikel ini
Plt. Kabid Pengelolaan PAUD dan Non Formal Kabupaten Gresik, Sunikan, S.Kom.,M.Pd. (tengah) saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimtek Digitalisasi Pembelajaran di ruang Ainul Yakin, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Selasa, 10 Maret 2026 (Foto tim dokumentasi Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik).

Sebanyak 40 guru PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gresik mengikuti bimbingan teknis pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) guna memperkuat pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus meningkatkan literasi dan numerasi anak sejak usia dini.

Tagar.co – Suasana Ramadan tidak menyurutkan semangat para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Gresik untuk meningkatkan kompetensi diri.

Sebanyak 40 perwakilan guru dari berbagai kecamatan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran yang digelar Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD Gresik bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

Baca juga: “Menjahit Kembali Mimpi yang Terbelah”, Karya Nadhirotul Mawaddah Juara I Lomba Cerpen JSIT

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 9–11 Maret 2026, itu dipusatkan di Aula Ainul Yakin Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan PAUD.

Para peserta Bimtek Digitalisasi pembelajaran PAUD praktik langsung menggunakan PID di ruang Ainul Yakin, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Selasa, 10 Maret 2026 (Tim dokumentasi Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik).

Plt. Kepala Bidang Pengelolaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Kabupaten Gresik, Sunikan, S.Kom., M.Pd., dalam sambutannya menyoroti masih rendahnya kualitas literasi dan numerasi di Indonesia. Ia berharap kehadiran Papan Interaktif Digital (PID) yang disalurkan pemerintah dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejak jenjang pendidikan paling dasar.

Baca Juga:  Melawan Rasa Takut di Telaga Sarangan

“PID ini diharapkan mampu memberikan inovasi bagi guru dalam pembelajaran, sehingga anak-anak merasa aman, nyaman, dan materi pembelajaran dapat lebih mudah diterima,” ujarnya.

Sunikan juga mengingatkan pentingnya peran guru PAUD dalam membangun fondasi karakter dan cara berpikir anak sejak dini. Menurutnya, pada usia PAUD hingga sekolah dasar, anak cenderung lebih percaya kepada gurunya dibandingkan orang tua.

“Karena itu, tanamkan fondasi yang baik sejak awal,” pesannya.

Salah satu kelompok pamerkan hasil pembuatan media pembelajaran (Foto Tim dokumentasi Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik).

Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi kunci dalam memperbaiki kualitas pembelajaran. Melalui bimtek ini, diharapkan para guru dapat meningkatkan kapasitas sekaligus memperkaya metode pembelajaran yang lebih inovatif.

Hal senada disampaikan Dr. Wahyu Arijatmiko, S.I.Kom., M.T., perwakilan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur. Ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini menjalankan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang pemantauannya dilakukan langsung oleh presiden.

“Salah satunya adalah program digitalisasi melalui pemberian PID, laptop, dan hard disk,” jelasnya.

Menurut Wahyu, program tersebut tidak hanya menyediakan perangkat, tetapi juga mendorong guru memanfaatkannya secara optimal dalam proses pembelajaran. Ia berharap penggunaan PID dapat dibuktikan secara nyata melalui penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memanfaatkan teknologi digital.

Baca Juga:  Lebaran tanpa Kursi di Ujung Meja
Salah satu kelompok pamerkan hasil eksplorasi di Papan Interaktif Digital (PID) (Tim dokumentasi Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik).

Penguatan Kebijakan Digitalisasi Pembelajaran

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi penguatan kebijakan digitalisasi pembelajaran serta pelatihan pemanfaatan Papan Interaktif Digital dan bahan ajar interaktif. Materi tersebut dirancang untuk membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif di kelas PAUD.

Agar peserta tidak hanya memahami secara teoritis, panitia juga memberikan kesempatan kepada para guru untuk mencoba langsung penggunaan PID.

Salah satu peserta, Eulis Suadah, S.Ag., M.Pd.I, perwakilan dari Kecamatan Driyorejo, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang dengan kegiatan ini karena ilmunya bertambah. Ternyata di fitur ruang murid lebih spesifik—tema apa saja tinggal klik,” ujar Eulis.

Ia mengaku sebelumnya belum pernah menggunakan fitur Ruang Murid pada perangkat pembelajaran digital tersebut. Melalui bimtek ini, ia merasa memperoleh pengalaman baru yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan belajar di kelas.

Melalui kegiatan Bimtek Digitalisasi Pembelajaran ini, PKG PAUD Gresik berharap kompetensi guru semakin meningkat. Pemanfaatan teknologi seperti Papan Interaktif Digital diharapkan mampu mendorong pembelajaran yang lebih kreatif, sekaligus memperkuat kemampuan literasi dan numerasi anak sejak usia dini. (#)

Baca Juga:  Fania dan Ketakutan-Ketakutan Kecil

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah  |Penyunting Mohammad Nurfatoni