Feature

Terima Kunjungan Industri SMK Fatahillah Cileungsi, Bukti Komitmen TBIG Majukan Pendidikan Vokasi

109
×

Terima Kunjungan Industri SMK Fatahillah Cileungsi, Bukti Komitmen TBIG Majukan Pendidikan Vokasi

Sebarkan artikel ini
Terima Kunjungan Industri SMK Fatahillah Cileungsi, bukti komitmen TBIG majukan pendidikan vokasi. Dan membantu siswa sekolah vokasi memiliki kompetensi serta daya saing yang baik
Kunjungan industri siswa SMK Fatahillah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat ke Rumah Belajar dan TBIG Lab (Tagar.co/Istimewa)

Terima Kunjungan Industri SMK Fatahillah Cileungsi, bukti komitmen TBIG majukan pendidikan vokasi. Dan membantu siswa sekolah vokasi memiliki kompetensi serta daya saing yang baik

Tagar.co – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia. Kali ini melalui pelaksanaan kunjungan industri siswa SMK Fatahillah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat ke Rumah Belajar dan TBIG LAB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari keberlanjutan Program Kurikulum Unggulan TBIG. Tujuan Kurikulum Unggulan adalah membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan yang selaras dengan kebutuhan industri.

Melalui kegiatan ini, TBIG dapat melakukan transfer pengetahuan serta keterampilan teknis yang diterapkan dalam industri infrastruktur telekomunikasi kepada para siswa SMK peserta program. Kunjungan industri ini dilanjutkan dengan pelatihan intensif yang dilaksanakan secara daring dan luring melalui sesi in-class dan on-site trolning.

Pengetahuan plus Ketrampilan

“Melalui kegiatan ini, siswa dan guru SMK mendapatkan pengetahuan serta keterampilan yang saat ini digunakan oleh perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan berharga bagi peserta untuk mempersiapkan diri agar siap bekerja di sektor yang berkembang pesat,” jelas Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An dalam rilis yang diterima tagar.co, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga:  Jejak Pengabdian Muhammad Mirdasy: Antara Dakwah, Akademik, dan Politik

Pak Si An – sapaan akrabnya menambahkan, program ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan terbuka bagi SMK lain yang berminat untuk bergabung.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kuat perusahaan untuk membantu siswa sekolah vokasi memiliki kompetensi serta daya saing yang baik. Sehingga peluang mereka untuk bekerja sebagai tenaga profesional semakin terbuka,” ungkapnya.

Pelatihan awal tersebut berlangsung selama satu hari penuh di bawah bimbingan tenaga ahli internal TBIG dan diikuti oleh lima orang guru dan 61 siswa SMK Fatahillah Cileungsi.

Teknologi Fiber Optik 

Sementara itu, Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi menyampaikan, perusahaan meyakini pendidikan vokasi harus senantiasa beradaptasi dengan dinamika perkembangan industri telekomunikasi.

“Di sinilah kekuatan dan relevansi program Kurikulum Unggulan TBIG. Melalui pemberian pengetahuan praktis terkait teknologi fiber optik serta operasional industri terkini, kami berharap para siswa dapat lebih siap dengan keterampilan yang relevan. Sekaligus memiliki peluang karier yang lebih luas di sektor telekomunikasi. Ini mungkin terlihat sebagai langkah kecil, namun memiliki dampak besar bagi masa depan mereka,” jelas Herman.

Baca Juga:  Salat Idulfitri 20 Maret 2026, Muhammadiyah Situbondo Siapkan 15 Lokasi

Dia memaparkan, TBIG secara konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia guna menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Siapkan Kompetensi 

Kepala Sekolah SMK Fatahillah Cileungsi, Eko Sukma Wijaya, S.Si., menyampaikan, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi siswa maupun sekolah.

“Program ini sangat mendukung dan selaras dengan proses pembelajaran di SMK. Khususnya dalam memberikan pemahaman langsung mengenai industri infrastruktur telekomunikasi, penerapan teknologi, serta gambaran operasional perusahaan TBIG,” jelasnya.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta menjadi bekal awal dalam mempersiapkan kompetensi dan karier mereka di dunia industri.” tambahnya. (#)

Penyunting Sugiran.