
Tagar.co – Rakerda (Rapat Kerja Daerah) 2026 Lazismu Bakorwil 3 digelar di SMA Muhammadiyah 1 Panji Situbondo, Jumat-Sabtu (23-24/1/2026).
Rakerda diikuti pimpinan dan pengelola Lazismu Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jember, dan Lumajang.
Kegiatan ini mengusung tema Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan” sebagai upaya memperkuat sinergi dan arah program Lazismu di wilayah Tapal Kuda.
Di forum ini menyusun rencana kerja, mengevaluasi program, serta merumuskan inovasi sosial yang mampu menjawab kebutuhan umat secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, peran petugas acara menjadi salah satu unsur pendukung kelancaran agenda.
May Sulistiyowati, S.Pd., dari Lazismu Lumajang menjadi pembawa acara. Ini pengalaman pertama menjadi master of ceremony (MC) di luar daerah.
May mengatakan, kesempatan tersebut menjadi proses belajar yang berharga. Ia menyadari masih terdapat kekurangan dalam penyampaian, namun pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan diri di bidang keprotokolan dan public speaking.
“Ini adalah pengalaman pertama saya menjadi MC di luar daerah. Masih banyak yang perlu saya pelajari, tetapi saya tidak menyerah dan akan terus belajar,” ujar May Sulistiyowati.
Tugas qori dipercayakan kepada Lukman Hakim dari Kantor Layanan Lazismu Yosowilangun, Lumajang. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan menambah kekhidmatan suasana dan memperkuat nilai spiritual dalam pelaksanaan Rakerda.
Keterlibatan petugas dari Lumajang ini mencerminkan kolaborasi antar daerah dalam tubuh Lazismu Bakorwil 3.
May Sulistiyowati menyampaikan, setiap daerah tidak hanya berperan dalam perumusan program, tetapi juga saling mendukung dalam aspek teknis dan pelaksanaan kegiatan.
Rakerda Lazismu Bakorwil 3 fokus pada penguatan inovasi sosial yang terintegrasi.
Program-program yang dirancang diharapkan tidak berjalan parsial, melainkan saling terhubung dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.
”Keberlanjutan program menjadi perhatian utama. Lazismu mendorong agar setiap inisiatif sosial memiliki perencanaan jangka panjang, pengelolaan yang profesional, serta dukungan kolaborasi lintas wilayah,” katanya.
Melalui Rakerda ini, sambung dia, Lazismu Bakorwil 3 menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran lembaga dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.
Sinergi antar daerah, termasuk kontribusi dari Lazismu Lumajang, menjadi modal penting dalam mewujudkan program yang berdampak luas.
Kolaborasi petugas MC dan qori dari Lumajang diharapkan dapat menjadi contoh semangat kebersamaan dan saling menguatkan antar wilayah, sejalan dengan tema besar Rakerda 2026. (#)
Penulis Umi Fauzia Yuniarsih Penyunting Sugeng Purwanto












