Feature

Pelatihan Jurnalistik Al-Ibrah Dorong Guru Adaptif di Era Media Sosial

239
×

Pelatihan Jurnalistik Al-Ibrah Dorong Guru Adaptif di Era Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua II Yayasan Al Ibrah Gresik, Nanang Sutedja, M.M. (kiri), memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pelatihan jurnalistik bertema “Content Is News” di Ruang Sinergi Al Ibrah Gresik, Sabtu (9/5/2026). Pelatihan ini digelar sebagai upaya peningkatan kualitas SDM yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan media digital serta teknologi AI. (Tagar.co/Lu’lu’atuz Zahiroh)

Pelatihan jurnalistik Content is News yang digelar Yayasan Al-Ibrah Gresik mendorong guru lebih adaptif menghadapi perkembangan media sosial, komunikasi digital, dan teknologi AI di dunia pendidikan.

Tagar.co — Wakil Ketua 2 Yayasan Al-Ibrah Gresik, Nanang Sutedja, menegaskan pentingnya penguatan kemampuan jurnalistik serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di era media sosial saat ini. Hal itu disampaikan saat membuka acara Content is News Pelatihan Jurnalistik di Era Media Sosial, di Ruang Sinergi Al-Ibrah Gresik, Jawa Timur,Sabtu (9/5/2026).

Acara yang diikuti 21 guru dari Yayasan Al-Ibrah Gresik dari KB-TK IT, SD IT, hingga SMP IT ini menghadirkan Redaktur Pelaksana Tagar.co Mohammad Nurfatoni.

Dalam sambutannya, Pak Nanang, sapaan akrabnyam  mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang mengikuti pelatihan jurnalistik tersebut. Bahkan, jumlah peserta disebut melebihi kapasitas awal yang telah direncanakan.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan visi dan misi pendidikan Yayasan Al-Ibrah, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi digital yang berkembang sangat cepat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang dinilai memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi di bidang jurnalistik. Nanang berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar menyajikan konten dan berita yang menarik di tengah derasnya arus media sosial.

“Kita berharap sekolah-sekolah kita semakin dikenal, semakin diminati, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Suasana pelatihan jurnalistik “Content Is News” yang diikuti peserta dari berbagai unit pendidikan Yayasan Al Ibrah Gresik. Kegiatan yang diselenggarakan Divisi Pengembangan SDM Yayasan Al Ibrah ini menghadirkan materi penulisan berita dan strategi konten media sosial guna memperkuat publikasi dan citra lembaga pendidikan. (Tagar.co/Mohammad Nurfatoni)

Selain penguatan jurnalistik, Nanang juga menyinggung pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis digital dan AI.

Menurutnya, Yayasan Al-Ibrah akan terus menghadirkan berbagai program pengembangan kemampuan agar seluruh unit pendidikan tetap adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kita harus siap menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan tantangan perubahan yang terus berkembang dengan cepat,” katanya.

Menurut Nanang, Yayasan Al Ibrah akan terus menghadirkan berbagai pelatihan bersama para ahli di bidangnya masing-masing sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. (#)

Jurnalis Fuzti Nadya Brilian, pemenang praktik menulis berita | Penyunting Mohammad Nurfatoni