Feature

PPIC eLKISI Melepas 87 Santri Menuju Al-Azhar Kairo

51
×

PPIC eLKISI Melepas 87 Santri Menuju Al-Azhar Kairo

Sebarkan artikel ini
Syekh Ahmad Abdul Adzim Al-Azhari secara simbolis melepas 87 santri PPIC eLKISI melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Sabtu (6/12/25)

PPIC eLKISI resmi melepas 87 santri yang akan menimba ilmu di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, melalui Program Azhari dan Markaz Lughah. Acara dihadiri keluarga santri, asatizah, dan pejabat terkait.

Tagar.co — Sabtu pagi, 6 Desember 2025, Masjid Agung Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI, Mojosari, Mojokerto, Jawa Timur,  menjadi tempat pelepasan 87 santri yang akan melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Mereka berasal dari Program Azhari dan Markaz Lughah, dua jalur yang selama ini menjadi dasar pembinaan akademik dan keilmuan di eLKISI.

Acara pelepasan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan resmi, lalu pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muammar, santri kelas 10 Azhari, yang menghadirkan nuansa khusyuk dan menenangkan hati para hadirin.

Suasana terasa hangat karena seluruh sivitas santri, wali santri, dan asatizah hadir memberikan dukungan moral, doa, dan restu. Pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen kebersamaan yang memperkuat tekad para santri sebelum menapaki perjalanan panjang di negeri para ulama.

Baca Juga:  eLKISI Bahas Minimnya Dai di Kawasan Minoritas Muslim

Baca juga: eLKISi Award 2026 Buktikan Pesantren Bisa Jadi Rumah Talenta Masa Depan

Sambutan pengasuh, K.H. Mujib Abdurrahman, menegaskan bahwa keberangkatan para santri adalah amanah besar. “Jaga adab, ketekunan, dan kehormatan ilmu sebagai bekal utama menempuh studi di Mesir,” pesannya.

Suasana pelepasan 87 santri PPIC eLKISI yang melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Sabtu (6/12/25)

Suasana semakin hangat ketika Syekh Ahmad Abdul Adzim Al-Azhari, mantan Wakil Kementerian Al-Azhar Kairo, yang kini mengasuh di PPIC eLKISI memberikan nasihat khusus. Dia mengingatkan bahwa Al-Azhar adalah tempat istimewa yang akan membuka pintu ilmu bagi siapa saja yang datang dengan hati bersih dan tekad kuat.

Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin, M.Ag., secara simbolis melepas keberangkatan para santri. Dia menekankan pentingnya membawa nama baik pesantren, keluarga, dan Indonesia selama menimba ilmu di luar negeri.

Doa penutup dipimpin K.H. Hamim Thohari, memohon keselamatan, keberkahan, dan kelancaran ilmu bagi seluruh santri. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, memancarkan kebahagiaan dan kebanggaan seluruh keluarga besar eLKISI.

Untuk meneguhkan hati para orang tua, pihak pesantren memastikan para santri akan tinggal dalam satu asrama resmi di Kairo yang dikelola langsung oleh eLKISI. Dengan demikian, mereka tetap memperoleh pembinaan intensif, bimbingan akhlak, dan pendampingan akademik seperti di PPIC eLKISI Mojokerto. (#)

Baca Juga:  Rihlah Pesantren, Siswa Muhdelta Belajar Kehidupan Santri di eLKISI Mojokerto

Jurnalis Muhammad Hidayatulloh Penyunting Mohammad Nurfatoni