Feature

Mahasiswa UMM dan UiTM Malaysia Kolaborasi Dokumentasikan Permainan Tradisional Jawa

43
×

Mahasiswa UMM dan UiTM Malaysia Kolaborasi Dokumentasikan Permainan Tradisional Jawa

Sebarkan artikel ini
Penutupan acara agenda bertajuk “Multimedia Cultural Chronicles: Unveiling the Joy of Javanese Traditional Games Collaboration Program”, sebuah program kerja sama UMM dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia., Jumat 28 November 2025

Puluhan mahasiswa Indonesia dan Malaysia bekerja sama mendokumentasikan permainan tradisional Jawa melalui coffee table book dan video, mengangkat budaya lokal Malang ke panggung internasional melalui program kolaboratif UMM–UiTM.

Tagar.co – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus menghadirkan berbagai program internasional bagi mahasiswanya. Salah satunya adalah agenda bertajuk “Multimedia Cultural Chronicles: Unveiling the Joy of Javanese Traditional Games Collaboration Program”, sebuah program kerja sama UMM dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

Sejak 23 November 2025, puluhan mahasiswa dari Indonesia dan Malaysia berkolaborasi dalam kegiatan yang berlangsung selama satu pekan ini, hingga Jumat 28 November 2025.

Baca juga: Serunya Fun Game Siswa Sekolah Kreatif Baratajaya bersama Mahasiswa Malaysia dan ITS

Program ini menghadirkan mahasiswa internasional dari UiTM untuk mempelajari dan mendokumentasikan permainan tradisional Jawa sebagai bagian dari proyek pembuatan coffee table book.

Kegiatan ini tidak hanya menekankan pengembangan wawasan budaya, tetapi juga penguatan jejaring internasional bagi mahasiswa. Selama program, para peserta melakukan pengamatan langsung, wawancara, hingga proses kreatif untuk menghasilkan coffee table book yang menampilkan kekayaan permainan tradisional Indonesia kepada audiens global.

Baca Juga:  Menghidupkan Kembali Budaya Bertanya di Kelas

Dalam sambutannya saat pembukaan, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Fauzik Lendriyono, M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa UiTM menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama kedua institusi.

“UMM sangat senang dan bangga menerima mahasiswa dari luar negeri. Saya berharap adik-adik memperkuat kolaborasi dan komunikasi karena itu adalah social capital,” ujarnya.

Mahasiswa UMM dan UiTM

Ia juga menekankan pentingnya menjaga perilaku, norma, serta mengembangkan kompetensi selama mengikuti program, terutama karena kegiatan ini berlangsung di beberapa lokasi di Malang dan Batu, seperti Museum Panji, Desa Wisata Ngawonggo, dan Taman Dolan.

Para peserta diajak merasakan langsung pengalaman bermain permainan tradisional di masing-masing lokasi, lalu menyusun video yang menampilkan cara memainkannya agar bisa disebarluaskan.

Salah satu mahasiswa Malaysia, Tengku Syamimi Afiqah, mengungkapkan bahwa program ini memberikan pengalaman akademik dan budaya yang berharga. Menurutnya, lingkungan di UMM sangat ramah dan menginspirasi.

Kolaborasi ini memungkinkan mereka memperoleh wawasan lebih mendalam tentang budaya Indonesia, terutama permainan tradisional yang didokumentasikan.

Baca Juga:  Paradoks Keberagamaan: Ibadah Ramai, Moral Sosial Melemah

Output utama dari kegiatan ini adalah coffee table book yang menampilkan berbagai permainan tradisional Indonesia, disertai video-video yang menjelaskan cara memainkannya.

Kegiatan kolaboratif ini menjadi langkah konkret UMM dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus mempromosikan budaya lokal ke tingkat global melalui pendekatan multimedia. (*)

Penyunting Mohammad Nurfatoni